Suamiku Duda Muda

Suamiku Duda Muda
Tawaran


__ADS_3

Keesokan harinya Alfa tidak ke kantor karena libur jadi dia memutuskan menghabiskan waktunya menemani Alea


"Alfa!" Panggil Tita


"Iya ma."


"Mama tahu kamu tidak menyetujui perjodohan ini tapi jika tidak seperti ini maka kamu tidak akan pernah mau kenal dengan wanita." Kata Tita


"Mama kan tahu apa alasanku! Jadi jika dalam Waktu 2 minggu ini jika aku tidak bisa suka sama Audri maka jangan lagi menjodohkan aku,aku bisa mencari wanita sendiri ma!" Kata Alfa


"Baiklah,begini saja jika kamu bisa membawa wanita kerumah ini sebagai calon istri kamu maka mama akan membatalkan perjodohan kalian tapi jika dalam waktu 1 bulan kamu tidak bisa maka kamu harus segera menikahi Audri." Tantang Tita


"Ok ma."


"Baiklah mama mau ke butik dulu."


Mawar yang dari tadi sibuk dengan ponselnya ternyata diam-diam mendengarkan pembicaraan Tita dan Alfa


"Bagus,aku masih punya kesempatan menyingkirkan wanita itu dari kak Alfa dan aku akan berusaha mewujudkan keinginan Alea." kata Mawar


Setelah kepergian Tita,Mawar langsung mendekati kakaknya


"Kak Alfa aku akan bantu kakak lepas dari wanita itu!" Kata-kata Mawar membuat Alfa menatapnya dengan berbagai pertanyaan


"Bagaimana caranya?"


"Aku akan bantu kakak mendapatkan wanita sebagai calon istri kakak dan aku yakin jika wanita itu akan cocok jadi mommy Alea." Kata Mawar


"Awas aja kamu aneh-aneh!"


"Ya tidak mungkin lah kak,aku hanya mau kak Alfa dan Alea mendapatkan wanita yang benar-benar tulus sayang sama kalian." Kata Mawar memegang tangan kakaknya


"Terserah kamu lah. Bagaimana kuliahmu?" Tanya Alfa


"Lancar dong kak,kakak tenang aja karena aku akan membuat kakak bangga punya adik seperti aku." Mawar berkata dengan sombongnya


"Kita lihat sja nanti!"


***


Kantor Sanjaya Grup


"Permisi tuan,diluar ada wanita ingin bertemu dengan anda!" Kata Sekretaris Alfa


"Siapa?" Tanya Alfa yang masih sibuk dengan laptopnya


"Dia bilang tunangan Anda!" Kata Sekretaris agak gugup


"Suruh di masuk,dan dia bukan tunangan saya. Jangan sampai ada gosip tersebar dikantor!" Kata Alfa tegas


"Baik tuan!"


"Nona diminta masuk ke dalam ruangan tuan Alfa,mari saya antar!" Kata sekretaris

__ADS_1


"Hmm." Audri berjalan dengan angkuhnya menuju ruangan Alfa sedangkan dalam ruangan alfa langsung menghubungi Rey memintanya ke ruangannya,sebelum Audri sampai di ruangan Alfa,Rey sudah dulu disana


"Silahkan nona! kalau gitu saya permisi."


"Alfa!" Audri berjalan kearah Alfa dan langsung ingin memeluknya tetapi di hentikan oleh Rey


"Maaf nona Audri jaga sikap Anda!" Kata Rey menghalangi tindakan Audri yang ingin memeluk Alfa


"Kamu siapa beraninya melarang ku?" Tanya Audri menatap Rey


"Dia asisten pribadiku!" Kata Alfa langsung berjalan ke arah Audri


"oh cuma Asisten berani melarang ku."


"Tapi itu sudah ketentuannya nona,Tuan Alfa tidak suka di sentuh oleh wanita yang bukan muhrimnya!"


"Aku sebentar lagi akan jadi istri Alfa jadi gak masalah dong."


"Kamu yakin amat ya kalau aku akan menerima perjodohan itu?" Kata Alfa membuat Audri diam


"Tapi kan orang tua kita sudah sepakat."


"Apa kamu gak dengar itu hri aku bilang kalau aku tidak langsung menyetujuinya,jadi kalau kamu mau jadi istriku maka jaga sikap dan tingkah lakumu serta jadi orang yang lebih baik." Kata Alfa tegas


"Sebaiknya nona Audri berfikir apa kelakuan nona seperti ini sudah pantas menjadi pendamping tuan Alfa,jangan sampai kelakuan nona membuat reputasi tuan Alfa jelek." Kata Rey membuat Audri tidak bisa berkutik lagi dan memutuskan pergi dari sana


"Akhirnya tu orang pergi juga." Kata Alfa langsung duduk di kursi kebesarannya


"Kok bisa sih tante Tita mau menjodohkan kau dengan wanita seperi itu."


"Kurang ajar,aku harus bisa menaklukkan Alfa karena dengan begitu tidak akan ada yang bisa menjatuhkan ku lagi,dasar asisten tidak tahu diri awas aja kalau aku sudah jadi nyonya muda Sanjaya aku akan lempar dia keluar dari sana." Audri menyetir mobil sambil ngomel😁


"Mamaaaa!" Teriak Audri memanggil mamanya


"Ada apa sayang,kok wajahnya kayak gitu? Bukannya senang karena sudah ketemu sama Alfa." Kata Emeralda


Audri menceritakan semua yang terjadi tadi dikantor Alfa,Emeralda jadi naik pitam karena kelakuan Alfa. Mereka lalu merencanakan sesuatu yang mereka yakini akan berhasil.


"Kamu tenang saja sayang,mama akan bicara sama Tita supaya pernikahan kalian di percepat,mama yakin kalau Tita akan menyetujuinya. Kan kamu tahu kalau mama sama Tita sudah lama jadi sahabat dari kami SMA dulu jadi pasti Tita akan menuruti kemauan mama."Kata emeralda dengan yakinnya


"Baiklah ma,pokoknya aku harus jadi istri Alfa!"


"Iya sayang jamu tenang saja karena mama akan mewujudkan itu."


Mereka tidak kalau Tita tidak akan mudah terpengaruh dan mengorbankan kebahagiaan anaknya hanya demi sebuah teman


***


"Selamat siang!" Sapa Diva saat sampai di butik


"Siang. Tumben kamu lambat datang?" Tanya Tyas yang kini lagi siap-siap karena waktu mereka sebentar lagi untuk mulai bekerja


"Tadi aku bantuin ibu dulu." Jawab Diva singkat

__ADS_1


"Okelah. Ayo cepat siap-siap nanti mak lampir itu marah-marah lagi." Kata Tyas menunggu Diva


Setelah selesai mereka segera masuk ke area tempat kerjanya


"Kalian berdua cepat masuk,banyak customer yang harus di layani!" Kata sari yang melihat Diva dan Tyas diluar


"Iya mbak ini juga mau masuk!" Kata Tyas menarik Diva dan langsung masuk ke dalam


"Siang bu!" Sapa Diva dan Tyas bersamaan ketika bertemu dengan Tita


"Diva bisa keruangan saya dulu!" Kata Tita


"Iya bu." Mereka berdua berjalan berbarengan sampai dalam ruangan Tita


"Duduk Diva!"


"Iya bu.. Ada apa ya ibu memanggil saya?"


"Diva kamu sudah 1 bulan lebih kerja disini dan saya sangat suka dengan cara kerja kamu,saya ada penawaran sama kamu!" kata Tita membuat Diva bingung


"Apa itu bu?"


"Apa kamu gak ada niat buat kuliah?" Tanya Tita membuat Diva langsung murung dan menundukkan kepalanya


"Sebenarnya saya mau sekali kuliah bu tapi apalah saya saya tidak bisa karena keluarga saya tidak mampu,lagipula saya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan pengobatan ayah." jawab Diva dengan posisi masih menundukkan kepalanya


"Saya berniat menguliahkan kamu,apa kamu mau?" Tanya Tita


"Ibu serius?"


"Iya saya serius Diva,saya mau memberi kamu beasiswa untuk melanjutkan kuliah dan 1 kampus dengan Mawar. Apa kamu mau?"


"Iya bu saya mau tapi bagaimana saya harus berterima kasih dan membalas semua kebaikan ibu?"


"Suatu saat nanti kamu bisa membalas semuanya tapi bukan sekarang." Kata Tita


"Maksud ibu?"


"Sudahlah gak usa di bahas lagi,lusa kamu sudah bisa kuliah jadi kamu atur jadwal disini juga ya!"


"Baik bu terima kasih banyak." Diva mencium tangan Tita lalu keluar dari sana


"Kamu akan tahu nanti bagaimana cara membalas semuanya Diva,tapi bukan sekarang!" Kata Tita dengan senyum di bibirnya sambil menatap Diva yang berjalan keluar dari ruangannya


BERSAMBUNG


πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Mohon dukungannya teman-teman agar bisa semangat terus upnya.


πŸ€ Like


πŸ€Komentar

__ADS_1


πŸ€Vote yang banyak ya tema-teman


__ADS_2