
"Rey kita ke butik mama dulu ya,ada yang aku mau bicarakan!" Ucap Alfa ketika masuk kedalam mobil
"Ok sip!" Rey melajukan mobilnya ke Butik Tita
Tidak memerlukan waktu lama mereka samai depan butik yang sudah lumayan pengunjung. Butik milik Tita merupakan Butik terbaik yang terkenal sampai luar negeri,Tita merupakan Desainer ternama di berbagai negara karena semua rancangan yang ia keluarkan selalu menjadi sorotan para kalangan atas.
"Eh ada Pak Alfa di depan loh,tadi aku gak sengaja lihat waktu mau masuk." Kata salah satu karyawan dan tidak sengaja di dengar oleh Sari yang kebetulan melewati karyawan itu
"Kamu gak bohong kan? Di depan benar ada pak Alfa?" Tanya Sari memastikan dan hanya di jawab anggukan oleh karyawan itu. Sari segera merapikan tatanan rambutnya dan juga bajunya tidak lupa ia sedikit melonggarkan bagian dadanya agar terlihat lebih ****
"Huft dasar mak lampir,kalau dengar kata pak Alfa pasti kelakuan aslinya keluar deh."
"Iya gak tau malu amat sih,coba saja dia bukan orang kepercayaan ibu pasti sudah lama aku Katai tu orang." Kata karyawan itu yang terlihat sangat kesal pada Sari karena Sari selalu berbuat yang seenaknya di butik bahkan selalu menyuruh karyawan melakukan pekerjaan yang seharusnya ia kerjakan
"Kita lihat saja sampai dimana dia bisa bertahan dan bisa mendapatkan hati pak Alfa."
"Aku berani taruhan,sedikitpun pak Alfa tidak akan melirik dia yang ada pak Alfa jadi jijik." Kata karyawan yang lainnya
"Sudah ah nanti mak lampir itu masuk dan mendapati kita disini ngerumpi pasti dia akan murka lagi."
"Iya ayo kita lanjut kerjanya."
Alfa dan Rey langsung masuk ke dalam butik tanpa memperdulikan tatapan para gadis yang mereka lewati bahkan disana Sari sudah dengan senyum paling cantik (menurut sari yaπ) tetapi Alfa sama sekali tidak meliriknya walaupun sedikit,ternyata Rey menyadari kelakuan Sari yang menjijikkan dan malah membuatnya menahan tawa saat melewati Sari. Sampainya di depan ruangan Tita Rey yang sedari tadi menahan tawa kini melepaskan semua tawanya dan tertawa terbahak-bahak hingga membuat Alfa bingung melihatnya
"Kamu kenapa Rey,gak kesurupan kan?" tanya Alfa bingung melihat asistennya itu
"Kamu gak lihat tadi tingkah gadis murahan itu? Wajahnya sangat tidak bisa diartikan saat kita begitu saja melewatinya." Kata Rey yang masih tertawa
"Aku malas melihat orang-orang yang sangat' menjijikkan,mataku rasanya sakit melihat orang bermuka dua."
Diruang depan Sari yang merasa sangat malu ketika Alfa begitu saja melewatinya tanpa melirik sedikit pun. Dia merasa terhina dengan sikap Alfa,bagaimana pun jabatan dia di Butik itu cukup tinggi.
"Sial kenapa dia sama sekali tidak melirikku,apa aku kurang sexy ya. Akan aku pastikan kalau dia akan jatuh dalam pelukanku." Kata Sari dengan senyum menjijikkan
"Alfa! Ada apa kamu kesini nak?" Tanya Tita saat melihat Alfa masuk kedalam ruangannya
"Ada yang Alfa mau bicarakan sama mama. Apa mama sibuk?" Tanya Alfa sambil menarik kursi dan duduk di depan Tita
"Tampaknya ada hal yang sangat penting."
" bisa di bilang begitu ma."
"Apaan sih?"tanya tita penasaran
"Apa mama tau wanita yang Alea panggil mommy?" tanya Alfa membuat Tita menatapnya
"Emang ada apa dengan dia?"
__ADS_1
"Aku hanya penasaran aja ma,kenapa tiba-tiba Alea menganggap dia sebagai mommynya."
"Mungkin karena Alea merasa nyaman dekat dengan Diva,apalagi selama ini dia tidak pernah merasakan kasih sayang dari mommynya." Alfa diam mencerna perkataan dari Tita
"Alfa apa kamu tidak berniat menikah lagi supaya Alea mempunyai orang tua yang utuh?"
"entahlah ma,aku sama sekali tidak pernah berfikir kesana,rasa sakit yang di berikan oleh perempuan itu masih terasa. Aku juga takut jika aku menikah lagi tetapi orang yang aku nikahi tidak benar-benar sayang sama Alea,banyak hal yang aku pikirkan sebelum menikah lagi ma." Kata Alfa dengan raut wajah sedih
"Mama mengerti perasaan kamu tapi kamu juga harus memikirkan Alea."
"Apa mama ingin menjodohkan aku?" Tanya Alfa menatap mamanya
"Jika memang kamu mau begitu mama akan jodohkan kamu dengan anak teman mama tapi jika kamu tidak mau ya itu semua terserah kamu."
"Apa mama yakin perempuan itu bisa menerima Alea dengan Tulus?"
"Mama tidak yakin tapi kan kamu bisa dekat dulu dan kalaupun kalian tidak cocok jangan di lanjutkan."
"Nanti aku pikirkan ma. Ya sudah aku ke kantor lagi kalau gitu." Kata Alfa pergi meninggalkan Tita
Diluar ruangan Sari telah siap-siap untuk menyapa Alfa dengan senyum menggodanya
"Selamat pagi pak Alfa!" Kata Sari tetapi Alfa sama sekali tidak perduli justru Rey yang langsung ketawa terbahak-bahak membuat wajah Sari merah dan juga malu
"Itu tadi ada fans kamu." Kata Rey mengejek Alfa
^Pasti ada yang tanya kok alfa tidak bertemu dengan Diva?^
Hari ini Diva memang siftnya siang jadi dia tidak ketemu dengan Alfa yang datang ke butik pagi.
Di kediaman Sanjaya
"Aunty lagi bikin apa?" Tanya Alea yang muncul tiba-tiba di belakang Mawar
"Astaga Gemoy kamu bikin Aunty kaget aja."Kata Mawar kaget dan hampir saja menjatuhkan benda yang ia pegang
"Maaf aunty,tapi aunty bikin apa kok lama di dapur?"
Tanya Alea dengan polosnya
"Aunty lagi buatin Alea Puding cokelat sayang."
"Mana Aunty?" Tanya Alea senang
"Kan belum jadi sayang jadi Gemoy tunggu di depan aja ya,nanti aunty kesana!" Kata Mawar membujuk Alea
Tidak membutuhkan waktu lama mawar datang membawakan Alea puding yang ia bikin tadi
__ADS_1
"Gemoy sayang ini pudingnya spesial buat ponakan aunty yang paling cantik." Kata Mawar menyodorkan piring ke Alea
"Wah kayaknya enak ni aunty,makasih ya." Kata Alea bahagia
"Makan sayang!"
"Iya aunty." Alea langsung memakan puding ya g Mawar bawakan
"Gimana sayang,gemoy suka?"
"Suka aunty,makasih banyak ya. Alea sayang sama aunty." Kata Alea memeluk Mawar
"Aunty juga sayang sama Alea." Sambil membalas pelukan ponakannya
"Oya Lea Aunty mau tanya,apa Lea mau punya mommy dan tinggal disini?" Tanya Mawar
"Iya Aunty Lea mau tapi kan Lea sudah punya Mommy Diva." Kata Alea dengan polosnya
"Mommy Diva tidak tinggal disini sayang,kan mommy Diva punya rumah juga."
"Kenapa Mommy Diva tidak tinggal disini aja,kan alea bisa tiap hati ketemunya." Kata Alea membuat Mawar berniat membuat Diva menjadi Mommy yang sah untuk ponakannya
"Nanti aunty kasih tahu ya sayang."
" Aunty akan bantu kamu wujudkan keinginan itu sayang." Kata Mawar
Dalam perjalanan ke kantor Alfa singgah di sebuah supermarket untuk membeli minuman,Alfa yang buru-buru tidak memperhatikan sekitarnya dan akhirnya dia tidak sengaja menabrak wanita yang juga sedang berbelanja.
"Aduh! Hati-hati dong mas!" Kata wanita itu sambil mengambil barangnya yang jatuh
"Maaf saya tidak sengaja!" Kata Alfa dingin
"KAMU!!!" Kata mereka barengan ketika wanita itu berdiri
BERSAMBUNG
Siapakah wanita itu?
(Maaf para Readers disini saya ganti umur Alea jadi lebih tua dikit ya karena tidak cocok jika Alea berumur 2 tahun,saya sudah revisi dari awal)
πππππππππππππππππ
Mohon dukungannya teman-teman agar bisa semangat terus upnya.
π Like
πKomentar
__ADS_1
πVote yang banyak ya tema-teman