
Alfa tiba depan butik dan disaat bersamaan Diva melihat keluar lalu mendapatkan mobil Alfa terparkir di depan,langsung saja ia menuju ke mobil.
"Aku pergi dulu ya!" Kata Diva ke Tyas ketika melihat Alfa sudah ada di depan butik
"Iya sana nanti tuan Alfa lama menunggu jadinya kamu kena marah!"
"Iya aku tahu kok." Diva lalu meninggalkan Tyas dan menuju mobil Alfa, Sari yang melihat itu jadi murka
"bagaimana anak itu bisa kenal dengan tuan Alfa,dan malahan mereka pergi bersama. aku tidak boleh tinggal diam."
"Tyas!" Panggil sari
"Iya bu,ada apa?" Tanya Tyas melihat ke arah Sari
"Tuan Alfa dan Diva kok bisa kenal?" Tanya Sari ketus
"Saya juga tidak tahu bu,." kata Tyas santai
"Kamu jangan bohong,kamu kan sahabat Diva jadi pasti kamu tahu sesuatu!" Bentak Sari
"Tapi saya benar gak tahu bu bagaimana mereka kenal,yang saya tahu kalau Tuan Alfa mengajak Diva kerumahnya!" Amarah Sari makin memuncak saat mendengat itu
"Bagaimana bisa,pasti Diva kan yang menggoda Tuan Alfa!"
"Ibu tanyakan langsung saja karena saya gak tahu apa-apa, yang jelas Diva bukan wanita seperti itu!Permisi saya lagi banyak kerjaan!" Tyas pergi meninggalkan Sari karena takut nantinya dia lepas kontrol dan malah melawan Sari yang akibatnya sangat fatal
"Dasar kalian berdua sama saja,tunggu aja aku akan kasih kalian perhitungan!" Sari dengan emosi masuk ke dalam ruangannya dan membanting pintu
Dia bertingkah seenaknya karena Tita tidak ada disana,seandainya Tita ada makan dia tidak akan berani berbuat begitu
"Tuan apa gak sebaiknya saya pulang dulu,karena saya harus ganti baju." Kata Diva
"Gak perlu nanti kita ganti di tempat temanku saja!"
"Baiklah." Dalam perjalanan tidak ada obrolan apapun yang ada hanya keheningan hingga mereka tiba ditempat yang Alfa maksud
Setelah Diva siap mereka melanjutkan perjalanan kerumah utama,disana ternyata sudah ada Emeralda dan Audri yang memakai baju super minim sehingga membuat belahan dadanya terlihat
"Nyonya didepan ada nyonya emeralda dan nona Audri." Kata pembantu pada Tita yang lagi duduk di sofa
"Suruh mereka masuk bi dan langsung ke meja makan aja,kami akan kesana!" Kata Tita
"Alfa mana?" Tanya Yudha
__ADS_1
"Dia menjemput calon istrinya pi." Kata Mawar
"Calon istri?" Tampak kebingungan diwajah Yudha
"Iya pi calon istri kak Alfa yang sebenarnya."
"Nanti aku jelaskan,sekarang ayo kita ke meja makan karena sebentar lagi Alfa akan sampai!" Kata Tita
"Hmmm." Yudha tidak mengetahui apa yang terjadi karena ia sama sekali tidak mau pusing urusan wanita
"Hai jeng!" Sapa Emeralda yang langsung memeluk Tita
"ayo kita ke meja makan dan menunggu Alfa disana,dia sudah dalam perjalanan pulang dan sebentar lagi sampai."
Mereka menuju meja makan,tidak lama setelah itu Alfa muncul bersama Diva membuat mereka bertanya-tanya siapa wanita itu kecuali Tita dan Mawar
"Selamat malam semua!" Semua mata tertuju pada sumber suara
"Mommy!!" Panggil Alea langsung memeluk Diva dan diva lalu menggendong Alea
"Diva sini!" Mawar memanggil Diva dan duduk di kursi kosong disamping kursi alea
"Sayang kok kamu baru pulang?" Audri dengan tidak tahu malunya langsung mendekati Alfa dan memegang tangannya tetapi Alfa malah melepaskan tangan Audri
"Kok kamu jahat sih kita kan akan segera menikah dan malam ini penentuan tanggalnya!" Kata Audri
"Sudah,ayo duduk dulu dan kita makan. Nanti sudah makan kita bahas ini!" Kata Yudha menengahi mereka
Alfa lalu berjalan menuju kursi yang kosong tepat di samping Diva,Audri sangat kesal karena Alfa malah duduk di samping Diva
"Wanita ini yang akan menghancurkan semuanya,aku tidak akan tinggal diam!" Gumam Audri
"Silahkan dimakan!" Kata Yudha dan Tita
Mereka menikmati makan malam itu dengan tenang tetapi tidak ada yang tahu betapa kesalnya Audri
Setelah makan mereka semua segera ke ruang tengah untuk ngobrol. Audri terus saja menempel ke Alfa tetapi Alfa selalu menghindar
"Jadi bagaimana perjodohan mereka,ini tepat 2 minggu dan yang aku lihat Audri sangat senang didekat Alfa!" Kata Emeralda dengan pedenya
"Aku serahkan ke Alfa saja karena itu hari aku bilang jika Audri bisa meluluhkan Alfa maka ini lanjut. Alfa bagaimana sayang?"tanya Tita
"Pertama saya minta maaf pada tante Emeralda,saya sama sekali tidak tertarik sama Audri dan saya sudah punya calon istri sendiri." Kata Alfa dengan datar dan serius
__ADS_1
"Tapi Audri bilang kalau kalian semakin dekat."
"Itu menurutnya tetapi aku sudah berulang kali bilang kalau aku sama sekali tidak tertarik sama dia,dan wanita yang datang bersamaku itu adalah calon istriku! Jadi perjodohan ini tidak bisa dilanjutkan!" Alfa dengan tenang memperkenalkan Diva
"Tidak bisa begitu dong,Tita kita sudah sepakat dengan perjodohan ini tapi kenapa semua berantakan?" kata Emeralda dengan suara keras
" aku tidak pernah mau memaksakan sesuatu kehendak ke anak-anakku,awalnya aku menyetujui karena aku fikir alfa akan menerima Audri tetapi aku salah,Alfa sudah mempunyai calon istri. Aku sebagai orang tua tidak bisa berbuat apa-apa,aku hanya mau anak-anakku bahagia!" Kata Tita membuat Emeralda mengepalkan tangannya
"Tita kamu sangat keterlaluan,kita sudah sahabat sejak dulu tapi apa yang kamu lakukan?"
"Kita memang sahabat sudah lama tapi apa ada sahabat yang menghancurkan sahabatnya sendiri?" Kata-kata Tita membuat Emeralda terdiam sejenak
"Apa maksud kamu?" Tanya Emeralda pura-pura tidak mengerti maksud dari Tita tapi sebenarnya dia sangat kaget karena Tita masih ingat kejadian itu
"Ini semua gara-gara kamu wanita murahan! Aku tidak akan membiarkanmu merebut apa yang seharusnya menjadi milikku!" Audri langsung menyerang Diva yang duduk di samping Alfa,Dia langsung menarik rambut Diva hingga membuat Diva meringis kesakitan
"Auh...lepaskan!" Teriak Diva kesakitan
"Audri lepaskan!" Alfa emosi melihat Audri menarik rambut Diva,dia langsung menarik tangan Audri tetapi pegangan Audri di rambut Diva sangat kuat,jika Alfa memaksa maka rambut Diva akan tercabut banyak dan akan tambah sakit,Yudha dan Tita langsung berdiri tetapi mawar masih duduk tidak jauh dari Audri
"Audri jaga kelakuan kamu,lepaskan Diva dia kesakitan!" Bentak Tita
"Aku tidak akan melepaskan wanita penggoda ini,karena dia sudah merebut milikku!" Audri makin kuat menarik rambut Diva
"Audri jangan salahkan aku jika aku kasar ke kamu!" Bentak Alfa tetapi Audri tidak perduli
(Alea setelah makan di bawah ke kamar oleh pembantu ya jadi disana Alea tidak melihat kejadian itu)
Plak ..plak
Suara tamparan yang sangat keras mendarat di pipi Audri
BERSAMBUNG
🌸🌸🌸🌸🌸🌸Happy Reading🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Mohon dukungannya teman-teman supaya bisa makin semangat UPnya,dukungan dari teman-teman sangat membantu
♈Vote yang banyak teman-teman
♈Like
♈ Komen
__ADS_1