
Sudah 1 minggu lebih berlalu semenjak makan malam di rumah Alfa tetapi dia sama sekali tidak memberi respon pada Audri yang selalu saja berusaha menggodanya. Alfa bingung bagaimana harus menggagalkan rencana perjodohan itu.
"Ma aku sama sekali tidak suka kalau Audri jadi ibu sambung Alea,dia sangat tidak cocok lagipula Alea juga tidak mau kalau dia jadi mommy nya." Kata Mawar yang kini sedang berada di butik bersama Tita
"Semua tergantung dari Alfa,jika Alfa bisa membawakan mama perempuan dan itu adalah calon menantu mama maka perjodohan dengan Audri tidak akan terjadi." Kata Tita sambil tersenyum kecil seperti sedang merencanakan sesuatu
"Tapi bagaimana dengan Audri dan Tante Emeralda jika ini tidak jadi,aku yakin mereka akan marah."
"Dari awal yang menginginkan perjodohan ini adalah mereka walaupun mama sudah katakan jika Alfa tidak akan setuju,tetapi mereka minta waktu supaya Audri bisa mendekati Alfa jadi jika nanti ini batal maka apa yang harus mama khawatirkan,mama juga gak perduli jika mereka marah karena yang terpenting adalah kebahagiaan anak-anak mama."
Audri sangat tergila-gila pada Alfa setelah Emeralda menceritakan tentangnya dan dengan penasaran Audri yang masih berada di luar negeri mencari informasi tentang alfa lewat internet dan membuatnya nekad untuk pulang karena ingin bertemu dengan Alfa,semenjak Audri pulang dari Luar negeri dia secara diam-diam mengikuti Alfa hingga suatu hari dia minta ke emeralda untuk mengatakan pada Tita kalau dia ingin di jodohkan dengan Alfa,walaupun Tita menolak dengan alasan Alfa tidak akan mau,mereka tetap berusaha membujuk Tita bahkan meminta waktu. Dengan sebuah rencana yang akan membuat Audri kapok maka Tita menyetujui perjodohan itu karena menurutnya ini juga akan membantu dia agar Alfa bisa mendapatkan ibu sambung buat Alea dan melupakan masa lalunya.
"Semoga saja kak Alfa bisa mendapatkan pasangan dalam waktu beberapa hari ini. Ma aku dan Alea berencana akan ke kantor kak Alfa."
"Iya kalian hati-hati ya!"
"Gemoy ayo kita ke kantor papi!" PangGil Mawar ada Alea yang sibuk dengan gambarnya
"Aunty Lea bisa minta sesuatu?" Tanya Alwa dengan wajah yang imutnya membuat Mawar dan Tita tersenyum
"Apa itu sayang?"
"Kita ke kantor papi dengan mommy ya." Kemauan Alea membuat Mawar langsung menoleh ke Tita
"Mommy lagi kerja sayang jadi tidak bisa ikut dengan kita,iya kan oma?"
"Boleh kok sayang,nanti oma ijinkan." Kata Tita dengan senyum penuh arti di wajahnya
tuut tuut tuut.
"Sari tolong suruh Diva keruangan saya sekarang!" Tita langsung menghubungi sari supaya meminta diva keruangannya
"Baik bu." Sari langsung menghampiri meja kasir Diva
"Ada apa lagi Diva di panggil keruangan bu tita."
"Diva kamu di panggil bu tita ke ruangannya sekarang!"
"Baik mbak!" Diva meninggalkan meja kasirnya dengan penuh tanya
tok tok tok
"Masuk!"
"Ada apa bu?"
"Mommyy!" Alea langsung memeluk Diva saat melihat Diva masuk ruangan
"Diva hari ini kamu temenin Mawar dan Alea ke kantor Alfa ya!" Kata Tita melirik ke arah Mawar
__ADS_1
"Tapi bagaimana dengan pekerjaan saya bu?"
"Itu masalah gampang,nanti kan ada yang shift siang juga jadi kamu temenin mereka aja."
"Baik bu,saya siap-siap dulu. Sayang mommy ambil tas dulu ya,kamu tunggu disini!" Kata Diva sambil berjongkok di depan Alea
"Iya mommy." Terlihat jelas raut wajah bahagia pada Alea membuat Tita dan Mawar saling melirik
"Ma kayaknya mama punya rencana deh?" Tanya Mawar menatap Tita penuh tanya
"Kamu memang pintar sayang,mungkin kamu bisa menebak apa yang mama rencanakan?"
"Ma jika rencana mama demi kebaikan Alea aku setuju tapi jangan sampai mama mengorbankan orang lain,Diva itu gadis yang baik ma jadi jangan mengorbankan dia."
"Sayang mama tidak ada maksud begitu,mama tahu kok kalau kamu mau Diva jadi mommy Alea kan?"
"Aku memang mau ma tapi aku tidak mau memaksa Diva."
"Tanpa di paksa yakinlah kalau dia akan jadi mommy Alea. Mama hanya mempermudah jalannya saja sayang,apa kamu tahu kalau Alfa sudah pernah ketemu dengan Diva?"
"Setahuku sih belum pernah ma karena Diva sendiri yang bilang kalau dia belum pernah melihat wajah kak Alfa."
"Kamu salah,mereka sudah pernah ketemu bahkan sudah 2 kali tetapi mereka tidak saling mengenal."
"Kok mama bisa tahu? Jangan-jangan.."
"Jadi mama setuju kalau Diva jadi istri kak Alfa? Walaupun Diva bukan berasal dari keluarga yang seperti kita?"
"Apa alasan mama tidak setuju,kalau hanya karena faktor ekonomi maka itu bukan alasan yang kuat karena mama tidak pernah mempermasalahkan dengan siapa anak-anak mama akan menikah asalkan dia berasal dari keluarga yang baik-baik. Apa kamu fikir mama membiayai kuliah Diva tanpa tujuan?"
"Apa tujuan mama?"
"Mama mau mempersiapkan Diva untuk jadi wanita yang kuat dan hebat,apalagi jika dia bersama Alfa pasti akan banyak sekali masalah yang akan muncul dan akan banyak orang yang tidak suka dengan dia,jika dia masih seperti ini maka dia tidak akan bisa berdiri disamping Alfa,mama melihat bakat pada Diva dan mama yakin Diva akan jadi orang yang sukses nantinya. Mama juga merasa kalau suatu saat wanita tidak tahu diri itu akan muncul di hadapan Alea dan disaat itu mama mau Diva sudah bisa melindungi Alea."
"Ternyata mama mempunyai persiapan yang matang."
"Mama hanya mau kebahagiaan untuk kalian sayang." Setelah mereka selesai ngobrol Diva juga datang dengan tas dipundaknya
"Sudah sana pergi,nanti keburu makan siang dan Alfa keluar!"
"Iya ma. Gemoy salam sama oma sayang."
"Bu kami permisi dulu."
"Iya kalian hati-hati!" Mereka bertiga jalan melewati para karyawan dan Sari,banyak yang bertanya-tanya kenapa Diva bisa akrab dengan Mawar dan Alea
"Kok Diva bisa akrab dengan nona Mawar ya?"
"Iya kan setahuku kalau anak-anak bu Tita itu susah didekati tapi kok Diva sangat akrab dengan mereka."
__ADS_1
"Paling Diva pake pelet." Kata sari tiba-tiba datang
Mereka yang melihat sari langsung bubar dan melanjutkan pekerjaan masing-masing,sedangkan Tyas hanya diam mendengar mereka walaupun dia tahu bagaimana kedekatan Diva dan Mawar juga Alea tapi dia tidak mau ikut campur
Dalam perjalanan ke kantor Alfa,Alea terus-terus saja bicara tanpa henti. Diva dan Mawar hanya menuruti Alea,tanpa terasa mereka tiba di depan gedung yang sangat tinggi dan tertulis PT. Grahatama Grup
"Sudah sampai non!" Kata sopir membukakan pintu untuk Mawar
"Makasih pak,bapak pulang aja ya. Nanti sya pulang sama kak Alfa aja!"
"Baik non,saya permisi!"
Ketika Mawar dan Alea turun dari mobil banyak karyawan yang melihatnya dan berbisik-bisik karena mereka jarang sekali datang kesana,bahkan ada yang mengatakan jika Diva adalah pengasuh Alea karena penampilan Diva yang jauh di bawah Mawar
"Selamat siang Nona muda!" Sapa Security dan beberapa karyawan lainnya
Mawar terkenal jutek dan dingin bahkan sadis bila berhadapan dengan karyawan yang punya salah di kantor jadi tidak ada 1 pun karyawan yang berani macam-macam
Kini mereka sudah berada di lantai paling atas yang khusus untuk Atasan,sesampainya di atas mereka ketemu dengan Rey yang akan keruangan Alfa
"Uncle Rey!" Panggil Alea
"Alea,Mawar! Kalian ngepain kesini?" Tanya Rey melirik ke arah Diva
"Emang salah jika aku kesini?"
"Gak sih cuma tumben aja,tapi kok kamu kenal dengan dia?" Rey melihat kearah Diva
"Dia teman kampusku!"
Rey dan Mawar sering bertengkar kalau bertemu,mereka jarang sekali akur karena sifat Mawar yang memang susah di atur membuat Rey kewalahan jika dia berulah lagi
"Kak Alfa ada di dalan kan?"
"Iya tapi ada Audri baru saja tiba." Mawar langsung masuk ketika mendengar kata Audri
Brak..
BERSAMBUNG
πππππππππππππππππ
Mohon dukungannya teman-teman agar bisa semangat terus upnya.
π Like
πKomentar
πVote yang banyak ya tema-teman
__ADS_1