
alexa berjalan dengan lesu menuju kelas nya,ia jadi teringat kembali kata -kata yang ia ucap kan kepada angga dalam mobil tadi
gadis itu jadi ragu sendiri apa yang telah keluar dari mulut nya itu,sekarang alexa hanya berdoa semoga apa yang ia putus kan ini adalah yang terbaik untuk dia dan juga angga,meskipun rada tidak yakin tapi gadis itu akan mencoba percaya pada diri nya sendiri
karna larut dalam lamunan nya ,gadis itu berjalan tidak melihat kiri kanan ,alhasil alexa malah menabrak orang di depan nya
brak…
"bangsat… lo kalo jalan tu mata dipake …"marah orang tersebut dan mendongak ke arah alexa
"sorry gua gak sengaja"jawab alexa sedikit malas begitu tau siapa yang ia tabrak
"apa lo bilang?gak sengaja?gampang banget ngomong nya ya" bianca bangkit dan melipat tangan nya didepan dada
ya… yang di tabrak alexa barusan adalah bianca,musuh bebuyutan nya.lebih tepat nya bianca lah yang suka cari gara-gara sama alexa
"ya trus lo mau gua apa… sujud di kaki lo gitu?sorry gua lagi gak mood ngeladenin orang -orang kek lo pada"alexa melangkah kan kaki nya hendak pergi dari sana
"eh ,belagu banget lo ya sekarang hah…"agnes salah satu antek nya bianca menarik dasi yang alexa kenakan mereka tidak akan ngebiarin alexa pergi begitu saja
"apa sih … lepasin,lo kira ini tu tali jemuran makk lo apa pake tarik-tarik segala…" alexa melepas kan paksa tangan agnes yang menarik dasi nya
"berani banget lo ya sekarang hah,lo lupa siapa gua hah,gua bisa saja nyuruh bokap gua buat ngeluarin lo sekarang juga di sekolah ini kalo gua mau " bianca menarik rambut alexa cukup kencang ,alexa yang di serang tiba tiba tentu saja kaget ,tapi bukan alexa anjani nama nya kalo tidak membalas
"lo pikir gua takut sama lo ,laporin aja gua gak peduli,dasar tukang ngadu bisa nya cuman sembunyi di bawah ketek bapak lo…" alexa balas menjambak rambut bianca bahkan lebih kuat dari bianca menarik rambut nya
alhasil mereka berdua sekarang jadi adu jambak ,bahkan mereka berdua sudah di kerumunin sama anak-anak yang lain
" aww,lepasin rambut gua j*lang,dasar sialan lo…"bianca terus -terusan mengumpati alexa yang semakin lama semakin menekan kan rambut bianca hingga gadis itu kesakitan
" lo seharus nya ngaca siapa sebenar nya yang j*l*ng di sini ,lo … atau gua…" ujar alexa santai meskipu kepala nya juga sudah nyut nyutan karna bianca juga semakin menambah tekanan tangan nya yang menarik rambut nya
"berisik lo dasar setan"bianca melepas satu tangan nya dan gadis itu hendak mencakar wajah ayu alexa
tau apa yang akan di buat bianca alexa juga melepas satu tangan nya ,gadis itu mencoba memegang tangan bianca yang hendak mencakar nya
tidak ada yang menolong mereka berdua ,karna takut sama bianca yang notabene anak pemilik sekolah SMA galaksi ini
mereka tidak berani cari gara gara dengan gadis itu,bisa bisa mereka tidak bisa melanjut kan sekolah nya karna telah mengusik anak pemilik sekolah
sudah hampir 15 menit mereka adu jambak dan juga cakar-cakaran
"ada apa ini,kenapa pada ngumpul di sini bukan nya kelapangan hah…kalian tidak dengar bell dari tadi sudah berbunyi" anak - anak yang mengerumuni dua gadis cantik itu terkejut melihat pak bodak sudah ada di belakang mereka
mereka membuka jalan supaya pak botak bisa melihat apa yang sedang mereka kerumunin
__ADS_1
"astagfirullah mereka lagi" lirih pak botak mengusap dada nya,lagi lagi dua siswi nya itu terlibat pertengkaran
"kalian berdua berhenti"tapi kedua gadis itu tidak ada yang mendengar
"Saya bilang BERHENTI…" pak botak mengeraskan suara nya
alexa dan juga bianca akhir nya berhenti ,rambut mereka sudah sangat berantakan ,bahkan wajah alexa terdapat luka cakar dari bianca yang tidak sempat gadis itu hindari
"kalian berdua ikut bapak ke ruang BK"pak botak berjalan terlebih dahulu di ikuti alexa dibelakang ,tapi tidak dengan bianca ,gadis itu justru melangkah kan kaki nya hendak menuju kelas
"bianca mau kemana kamu,bapak bilang ikut bapak ke ruang BK sekarang" pak botak berbalik menatap bianca yang hendak pergi
"saya tidak mau pak ,kalo mau hukum silahkan alexa saja,saya sih ogah " jawab gadis itu
"enak aja ,lo yang nyerang gua duluan kenapa cuman gua yang harus di hukum"alexa tidak terima
"terserah gua dong,lagian ini sekolahan juga milik bokap gua ,jadi gua bisa bebas ngelakuin apa pun yang gua mau" santai bianca
"lo"alexa menatap penuh benci ke arah bianca mentang mentang dia anak pemilik sekolah bisa berbuat semau nya,sungguh tidak adil
"maaf pak kalo dia tidak di hukum saya juga tidak mau,jangan mentang mentang dia anak pemilik sekolah ini dia selalu berbuat sesuka hati ,ini tidak adil "alexa tidak terima kalo lagi dan lagi jika dia bertengkar dengan bianca selalu saja dia sendiri yang di hukum,sementara gadis itu selalu lolos dari hukuman
pak botak diam saja ,ia bingung karna disaat bianca akan dihukum
gadis itu sering kali mengancam nya dengan menyuruh papa nya memecat dia,tentu saja ia tidak mau,mau makan apa anak dan istri nya jika dipecat .
"lo terima saja nasib lo itu,salah sendiri suka cari masalah sama gua,hahah"
"siapa bilang kamu tidak akan di hukum ?" mendengar suara yang tidak asing baginya bianca membalik badan
"papa"bianca sedikit terkejut akan kehadiran papa nya
sementara alexa melebar kan mata nya kearah belakang Bram papa nya bianca dimana ada seorang cowok yang mengikuti bram tadi melambai lambaikan tangan dan tersenyum kearah nya
"lo,,ngapain lo disini "tanya gadis itu sehingga mengalih kan perhatian semua orang
"latihan berenang… ya sekolah lah ,lo gak liat gua pake seragam sekolah pake nanya lagi lo"ujar azzam sewot
"kalian saling kenal?" tanya bram
alexa dan juga azzam mengangguk kan kepala nya
"ooo baik lah kalo gitu ,semua nya bubar ,,kelapangan sekarang waktu nya upacara bendera "pram membubarkan semua murid yang menonton pertengkaran dua gadis cantik tersebut sehingg Mereka semua langsung berlari kearah lapangan
"dan buat kalian berdua"bram menunjuk kearah alexa dan juga putri nya
__ADS_1
"selesai upacara kalian hormat bendera sampai jam pertama selesai"lanjut nya
"APA … bianca gak mau pa,masak anak pemilik sekolah juga kena hukuman malu maluin aja ,pokok nya bi gak mau"tolak bianca kembali melipat kan tangan nya di depan dada
"ya sudah…"bianca tersenyum ,gadis itu berfikir kalo ia akan terbebas dari hukuman ,ia kembali melirik alexa dan menyungging senyum mengejek
"tapi setelah hari ini kamu akan papa skorsing selama 3 bulan,dan dapat papa pastikan kalo kamu tidak akan lulus "putus bram membuat senyum di bibir bianca luntur seketika
sekarang giliran alexa yg tersenyum penuh kemenangan
ini lah yang iya mau dari dulu,sungguh rasa nya ia sangat bahagia mendengar bianca di hukum walau dia juga kenak ,tapi itu tidak masalah karna ia tidak sendiri lagi
"mampus"lirih alexa yang dapat didengar bianca
gadis itu mengepal kan tangan nya ia tidak menyangka kalo sang papa tidak berpihak padanya
"papa jahat"bianca berlari menuju kelas nya sementara dua antek antek nya dari tadi sudah pergi ke lapangan untuk mengikuti upacara bendera
bram menggeleng kepala melihat tingkah semena mena putri nya itu,ia sedikit tidak enak sama para guru dan murid SMA galaksi dengan kelakuan anak nya
bianca sangat berbeda dengan fanya yang selalu menurut dan juga lemah lembut
"ya sudah, alexa silah kan kamu kelapangan dan azzam kamu ikut keruangan saya"
"baik pak "alexa melangkah kan kaki nya dari sana ,ia akan mengikuti upacara bendera
gadis itu sedikt melirik kearah azzam yang dari tadi menatap nya
dapat ia lihat kalo cowok itu kembali melambai kan tangan kearah nya
alexa memutar bola mata nya jengah ,pertama sampai kedua kali bertemu cowok itu makin aneh saja menurut gadis itu
"kalo gitu saya juga pamit kelapangan dulu pak" pak botak pamit undur diri sementara bram hanya mengagguk kan kepala nya dan melangkah kan kaki keruangan nya di ikuti oleh azzam
karna ada beberapa berkas pindahan yang harus cowok itu tanda tangani…
…
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
hari ini up nya segini dulu ya☺
jangan lupa like and coment ya☺
__ADS_1
mohon kritikan nya ,,, dimana ada yang kurang dan lebih nya dari novel aku ini,,🙏
see you,,😚