Suamiku Teman Sekelasku

Suamiku Teman Sekelasku
episode 3


__ADS_3

Dengan berjalan gontai alexa menelusuri trotoar


sebenarnya tadi sih elin sudah mengajaknya buat pulang bareng


tapi alexa tidak mau


dia bilang ingin menghirup udara di sore hari


Sebanarnya alexa punya mobil


hanya saja ia lagi males nyetir makanya tadi pagi


dia nebeng sama kakaknya revan


banyak pedagang kaki lima yg berjualan tapi


alexa tidak ada niat buat singgah


yang iya butuh kan saat ini hanya lah secepatnya sampai rumah


dia gerah berjalan dari sekolah sampai rumahnya


karna jarak rumah alexa dengan sekolah lumayan jauh


''hiiks hiks''


alexa menghentikan jalan nya


saat tiba2 dia mendengar isak tangis di balik slah satu


pohon yang tidak jauh darinya


tangisan itu semakin lama semakin jelas


dengan sedikit menjinjit akhirnya alexa memberanikan


diri untuk melihatnya


dengan hati hati akhir nya alexa tiba juga di tempat tangisan itu keluar


dari belakang alexa dapat melihat ternyata


itu tangisan bocah laki laki yg sedang menggelamkan wajah nya dengan kedua lipatan tangan


'' dek,kamu kenapa nangis disini sendirian


orang tua mu mana''


sambil mengelap ingusnya bocah laki laki itu


mengangkat kepalanya


dia menatap alexa sejenak sebelum akhirnya mengenggelamkan wajah nya lagi


''heii kenapa. apa ada yg menyakitimu?''


alexa tidak tau cara menenangkan anak kecil


jujur saja sebenarnya alexa tidak terlalu menyukai


anak kecil,menurutnya anak kecil itu merepotkan …


itu lah mengapa sekarang dia jadi bingung sendiri


bocah itu tidak mau berhenti menangis


tapi juga tidak mau bercerita kepadanya


''heii tenanglah ,siapa namamu,kenapa menangis disini,dimana rumahmu,apa kau tersesat, oh ayo lah adek maniss


jangan nangis lagi ya cerita sama kakak,apa kau dipukul sama teman mu…?"


berbagai rayuan alexa keluarkan demi


bisa menghentikan tangisan bocah itu


tapi bukan nya berhenti


tangisan bocah itu makin terdengar kencang


alexa berdiri dari jongkoknya ,ia berniat untuk pergi dari sana,karna jujur saja


dia tak tau cara menghentikan bocah itu menangis


''ya sudah kakak mau pulang saja kalo gitu,


menangislah sesuka mu bocah kecil,,aku tidak peduli''


tapi hal yg tak terduga terjadi


tiba tiba saja bocah itu mendongak dan meraih tangan alexa


tentu saja alexa terkejut


''Terima kasih kakak cantik''


dengan suara seraknya yang habis menangis


bocah itu tiba tiba berterima kasih padanya


''hah''beo alexa.


tidak meneruskan ucapan nya kenapa ia berterima kasih


bocah itu tiba tiba saja berdiri


dan berlari menyebrang jalan


alexa ingin menghentikannya tapi bocah itu sudah masuk kedalam perkarangan salah satu sumah minimalis diseberang sana


mungkin itu rumah nya pikir alexa


...----------------...


''Assalamualaikum''


sunyii ..itulah gambaran rumah alexa sekarang


kemana mommy nya pergi ,akhirnya alexa pergi kedapur siapa tau mommy nya itu lagi memasak makan malam saat ini


''mom''


''pada kemana sih''


alexa sudah mencari mommy nya kedapur tapi tidak ada


taman belakang juga kosong bahkan ia ketok ketok kamar mommy nya tapi tidak ada yg bikain pintu


kamar itu terkunci dari luar


"mungkin mommy sama daddy lagi keluar ". akhirnya alexa memutuskan untuk menuju kamarnya sendiri


''ah nyaman nya''


kasur emang yg paling nyaman untuk alexa sekarang ini


dia benar2 lelah ,tapi badan nya sangat lengket ia butuh mandi sekarang


dengan kaki yang di seret alexa meraih handuk dan masuk kekamar mandi tubuh nya benar benar tidak mau di ajak kerja sama lagi


.....................


''Kamu sudah pulang sayang''


''Hhmm''


''apa kamu mau makan, mama tadi sudah masak makanan kesukaan kamu,''


''nanti saja,angga belum laper''


mamanya angga menghela nafas panjang,


putranya itu sungguh makin hari seakan makin menjauhi nya


dengan melewati mamanya begitu saja erlangga menaiki satu persatu anak tangga menuju kamarnya


maurin hanya bisa melihat punggung tegap putra satu satunya itu dengan sedih,ia hanya berharap putranya itu tidak semakin membencinya.


''maafin mama sayang,mama emang salah


tapi mama juga tidak tau kalo hari itu papamu mau pergi


maafin mama ,mama salah''


akhirnya genangan air yg selalu maurin tahan luruh juga


ia tidak bisa terus terusan berada diposisi ini,ia tidak mau putra nya sendiri membencinya.


angga masuk kekamar dan menguncinya


dia duduk ditepi ranjang dengan pandangan lurus keluar jendela


entah apa yg ia pikirkan


cowok cuek itu hanya diam bahkan bergerak sedikitpun tidak


pandangannya tiba tiba kosong


lama dia berada dalam pikirannya ,sampai akhirnya dikejutkan dengan getaran ponsel di dalam kantong celananya


angga merogoh kantong celana dan menggambil ponselnya


085245******


^^^''hai angga save ya nomor baru gw nomor lama dihapus aja udah gak aktif lagi soalnya hehe,,BIANCA''^^^

__ADS_1


^^^- read^^^


Erlangga


''hm''


085245******


^^^btw lo ngapain Ga ,sibuk gx^^^


^^^- read^^^


Angga melempar ponselnya begitu saja kekasur


dia tidak membalas lagi pesan nya bianca


bagi angga itu tidak lah penting


''Kenapa semua nya jadi seperti ini''


angga menghempaskan tubuh nya kekasur


ia menatap langit langit kamar nya,


"maafin angga ma ,angga tidak bermaksut buat ngejauhin mama"


angga tau pasti mamanya sekarang berfikir kau ia dibenci sama angga.


tapi ego angga terlalu juga semakin hari semakin besar untuk bicara kemama nya kalau iya tidak membencinya.


''Angga kangen pa. papa lagi apa disana''


tanpa di sadari ia meneteskan air matanya,ia menangis dalam diam,dadanya sesak ia sangat merindukan sosok ayah nya


ia merasa tuhan sangat tidak adil kepadanya


kenapa tuhan merebut harta yg paling berharga dalam hidupnya secepat itu


ia benci,ia benci hidup seperti ini.


ingin rasanya angga menyusul ayah nya,tapi di satu sisi ia masih punya sang mama


meskipun ia pernah membenci mamanya karna disaat sang papa sedang berjuang antara hidup dan mati mamanya malah asik dengan ngumpul bareng temen2 sosialitanya


tapi hal itu tidak membuat angga membenci lebih mamanya


lama lama,ia tau ini sudah takdir papanya


ia sayang mamanya


tapi sifat dingin mengalahkan segalanya


Setelah kepergian sang papa angga menjadi cowok yang dingin dan sangat cuek


sifat periang dan selalu tersenyum yg dulu selalu bersamanya bahkan hilang dalam sekejab setelah papanya di turun kan keliang lahad


...----------------...


Hari sudah malam tadi sehabis mandi alexa langsung tidur


sampai tiba tiba dia di bangunkan oleh mommy sarah


untuk sholat magrib,ternyata alexa sudah tidur hampir 3 jam lamanya


dia tidak tau kapan mommy nya itu pulang


setelah makan malam selesai kini alexa,mommy sama daddy raynald tengah berada di ruang tengah


sementara putra sulungnya revan ?


entah lah cowok itu selalu saja kelayapan ia akan pulang dan pergi sesuka nya


bahkan daddy raynald tidak lagi melarangnya


karna semakin dilarang maka revan semakin melanggarnya


mommy sarah tengah asik menyaksikan sinetron favoritnya


yg berjudul suamiku mantan pacar kakakku


''sayang deddy mau ngomong sesuatu sama kamu''


alexa yg tengah asik menonton live nya min yonggi


akhirnya menghentikan kegiatan nya


dengan alis berkerut alexa bertanya kepada daddy nya


''mau ngomong apa dad''


mommy sarah yg tadinya asik dengan sinetron indosiar langsung melihat kearah suaminya


ia sudah tau hal apa yg mau di sampaikan suaminya


bener saja setibanya sang suami kerumah


melihat daddy nya yg malah diam dengan ekpresi bingung


alexa bertanya sekali lagi


''dad are you okay--daddy mau ngomong apa sama sasa''


daddy raynald menghela nafas panjang


dia ragu untuk menyampaikan hal ini kepada putrinya


jujur saja ia takut jika putri kesayangan nya ini kecewa padanya


ia tidak mau dianggap perusak masa depan putri nya sendiri


''sayang sebenarnya eeemmm-- daddy mau ngomong kalo kamu---''


''ada apa sih dad,aku apa. kenapa malah berhenti''


daddy raynald menatap putrinya lalu menengok ke arah sang istri


terlihat jelas kalo mommy sarah tidak ingin masa depan putri nya


di pertaruhkan,,ia terus saja menggeleng gelangkan kepalanya


''mom ada apa sih,apa yg kalian sembunyiin dari sasa''


''assalamualaikum''


''waalaikum salam''jawab tiga orang diruangan itu


saat mommy sarah ingin menjawab pertanyaan putrinya nya


tiba tiba revan pulang.cowok itu langsung saja duduk di samping adik nya itu


ia belum menyadari suasana di sekitarnya


''kamu dari mana saja rev ,jam segini baru pulang''


''revan habis jenguk teman di rumah sakit pa''


"kenapa temenmu kak"


"bunuh diri…katanya sih mau dijodohin sama anak temen bundanya…karna tidak terima makanya tu anak nekat terjun dari lantai 3 rumahnya…beruntung cuman patah tulang aja gak sampe mati dia…"


kaget …tentu saja bahkan mommy sarah tidak sadar kalo sekarang ia meremas bantal sofa yg ada di pangkuan nya sampe kusut


ia tidak mau kalo sampe anak nya mengalami hal yg sama seperti teman nya revan.


kondisi daddy raynald juga tidak jauh berbeda dari mommy sarah


hanya saja daddyi raynald bisa mengontrol dirinya


sementara alexa hanya memutar bola matanya malas


ia tau kalo kakak nya itu sedang berbohong…


dan benar saja ternyata revan hanya mengelabuhi orang tuanya


sebenarnya tadi revan telat pulang karna harus mengantar cewenya yg lagi ngambek lantaran revan ketahuan menggoda cewek lain dikampus


revan sudah di cap playboy dari dulu


sama temen2 kampusnya


hanya saja tidak ada cewek yang berani menolak


pesona seorang revan alaska dirgantara ,putra sulung


dari konglomerat raynald alaska dirgantara dan nyoya sarah anjani dirgantara


selain kaya raya revan sangat lah tampan dan juga pintar


keburukan nya hanya satu yaitu suka gonta ganti pacar


revan tidak mau di amuk raja hutan kalo sampe


daddy nya tau ia pulang terlambat karna ceweknyA


bisa bisa revan di mutilasi sekarang juga


"dad …jadi gak ngomongnya…sasa udah ngantuk ni"


raynald yg sedang melamun tiba tiba terkejut dengan suara alexa


"ya su…sudah kamu kekamar aja sayang


kita ngobrol nya lain kali saja"


dengan senyum yang di paksakan akhirnya raynald menyuruh putrinya untuk kembali kekamar dan tidur

__ADS_1


ia jadi tidak berani menyampaikan masalah perjodohan ini kepana putrinya itu


ia takut kalo sampai putrinya


mengalami hal yg sama seperti teman putranya itu


"ya sudah kalo gitu sasa kekamar dulu


good night samua"


"good night sayang"


akhirnya alexa p


pergi menuju kamarnya


sebenarnya sih ia tidak mengantuk hanya saja tadi


matanya tidak sengaja melihat jam dinding di ruang tengah


jam sudah menunjukkan pukul 9 malam


itu artinya 5 menit lagi drama kesukaan nya akan tayang


selain mengidolakan BTS


alexa juga sangat menyukai om om tamvan dari korea itu


maka dari itu iya sangat menyukai drakor dimana para om om tanvan nya itu tengah tebar pesona. hehhe


lain halnya dengan revan … ia baru menyadari ketegangan dari kedua orang tuanya


"ada apa… kenapa mommy sama daddy kelihatan tegang begitu"


dengan polosnya revan bertanya kepada orang tuanya


ia tidak menyadari kalo ucapan nya barusan sudah membuat


orang tuanya takut setengah mati


"ti…tidak ada apa apa…kak apa kamu sudah makan?"


mommy sarah berusaha mengalihkan pembicaraan


ia tidak ingin putranya tau masalah ini terlebih dahulu


karna ia tau kalo revan tidak bisa menjaga rahasia


alhasil nanti akan langsung ia kasih tau kepada adiknya itu


"sudah mom… tadi sebelum pulang revan mampir ke restoran nya tante jenita"


"ya sudah mending kamu kekamar kak… mandi badan kamu bauk"


mommy sarah pura pura menutup hidungnya suapaya revan masuk kekamarnya


ia tidak ingin revan semakin curiga jika masih berlama lama di sini


"yang bener saja mom… tidak ada sejarahnya revan bau


walaupun revan gak mandi satu minggu"


"jorok ih kamu kak"


"hehe…… ya sudah revan kekamar dulu mom dad"


"hhmm" raynald hanya berdehem menanggapi anak nya itu


revan tidak mau ambil pusing dengan ketegangan orang tuanya


ia melangkah kan kakinya ketangga menuju kekamarnya di samping kmar nya alexa


...----------------...


Disatu sisi erlangga baru saja tiba di rumahnya


ia habis bertemu dengan fanya anastasya


setelah kejadian tadi pagi angga yg tidak sengaja mendengar fanya yg bilang ia menyukainya,akhinya sore tadi setelah pempertimbangkan dengan matang angga mengajak ketemu fanya malam nnti


fanya yg emang sudah menyukai angga sejak lama


tentu saja langsung mau


ia tidak mau membuang kesempatan emas dan langka ini


angga mengajak fanya mkan terlebih dahulu


abis itu mereka pergi ketaman kota


salah satu taman besar yg ada di jakarta


entah apa yg mereka bicarakan


yg jelas mulai malam ini hubungan mereka sudah berubah


dari yg hubungan teman ,,eeeem bisa di bilang temen saling lihat lihatan dalam diam


karna dari dulu hanya fanya y selalu berbicara duluan dengan angga


bahkan angga tidak pernah menanggapi omongan fanya


angga hanya berdehem saja jika di tanya


selebihnya angga menjadi batu


sekarang mereka sudah menjadi sepasang kekasih ,


itu artinya tujuan angga mengajak fanya keluar ialah untuk menembak gadis itu


dengan mata tajam dan wajah datar khas nya


angga memasuki rumahnya


hal pertama yg ia lihat di ruang tamu ialah sepasang


manusia yang sedang mengobrol


siapa lagi kalo bukan mamanya


dan seorang lelaki yg angga tidak tau siapa tapi ia tidak peduli


"sayang kamu sudah pulang nak…"


mama maurin menjauhkan sedikit badannya


saat netranya menatap angga yg sudah pulang


"angga kenalin…ini om aldi temen nya mama"


orang yang di sebut aldi itu oleh mama maurin mengulurkan tangannya


"aldi"


angga tidak berniat sedikit pun ingin berjabat tangan sma orang itu


ia hanya menatap tangan itu sekilas lalu menatap wajah pria di depan nya


"sudah malam… tidak baik laki laki bertamu terlalu malam kerumah seorang wanita.…"


"angga … yang sopan sedikit sama tamu"


mama maurin tidak enak hati sama temannya itu


iya tidak menyangka anaknya ini akan berkata kasar didepan tamunya


aldi menarik tangan nya kembali


"tidak papa…anak kamu benar,ini sudah malam sebaiknya aku pulang sekarang…"aldi berusaha untuk tersenyum


angga berjalan menuju tangga iya mau kekamarnya


"angga……"


tapi angga tidak peduli dengan panggilan mamanya itu


seakan akan ia tuli


"sudah tidak apa… biarkan saja lebih baik sekarang aku pulang ini sudah malam"


"maaf ya aldi kamu pasti tidak nyaman… aku jadi tidak enak"


"tidak papa santai saja ,jangan terlalu difikirkan"


maurin hanya tersenyum


"ya sudah lain kali kita bisa ketemu lagi,aku pamit"


"ayo… biar aku antar sampai depan"


setelah mengantar tamu nya sampai depan dan memastikan aldi pulang ,maurin kembali masuk kerumahnya,


maurin berjalan menuju kekamarnya,ia tidak akan menemui angga lagi


karna ia tau kalo putranya itu pasti mengunci kamarnya


biar pun di panggil angga tidak akan membuka pintunya*


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


maaf ya para leader kalo typonya masih bertebaran di mana mana


mohon dukungannya

__ADS_1


jangan lupa tinggal kan jejak☺☺


__ADS_2