Suamiku Teman Sekelasku

Suamiku Teman Sekelasku
Episode 44 Terungkap?


__ADS_3

Saat ini Alexa sedang berada di balkon kamar nya, tidak lebih tepat nya di kamar suami nya Angga, mereka kembali lagi kerumah mertua nya karna perintah dari Raynald .


terlihat Alexa yang termenung semenjak pulang dari rumah sakit ,gadis itu terus berfikir tentang ucapan Bianca yang lagi lagi memberikan dia teka teki .


Sebenar nya teka teki yang Bianca kasih tau itu cukup lah mudah untuk dijabarkan, tapi karna Alexa yang sedang banyak pikiran membuat dia tidak bisa berfikir dengab tenang.


Entah mengapa kejadian hari ini sangat membuat Alexa was was , taut jika kejadian ini kembali terulang dan kembali mengambil orang yang dia sayang.


Detik berikut nya pikiran Alexa terbang kemasa lalu yang selalu ingin dia lupakan.


Fallback on…


Terlihat dua gadis kecil berumur sekitaran 8 tahunan sedang asik bermain boneka di halaman rumah , sesekali mereka bercanda yang membuat kedua nya sama sama ketawa bahagia.


"Sa … Kalo kamu besar nanti kamu mau jadi apa ?" tanya seorang gadis kecil berambut pirang kepada Alexa


Alexa menoleh ,lalu tersenyum hangat kepada gadis yang seumuran dengan nya itu " aku mau jadi perancang baju yang cantik cantik itu loh " Balas Alexa kecil dengan mata berbinar.


" Ampun deh , itu nama nya desaigner Alexa sayanggg " gadis kecil itu menepuk dahi nya pelan, sudah berkali kali ia bilang kepada Alexa kecil kalo nama nya desaigner tapi gdis itu tetap tidak berubah.


"Hehehe , itu maksut aku kan sama sama buat baju cantik " Alexa kecil membalas nya seperti tidak melakukan kesalahan.


" Terserah kamu deh " acuh gadis itu.


" Hehe , kalo kamu mau jadi apa "tanya Alexa kecil.


" Aku sih pengen jadi pilot wanita yang hebat, tapi karna kamu mau jadi desaigner aku juga mau jadi desaigner deh"


"Kok gitu … "


" Karna kita kan sahabat, kata bunda sahabat itu harus bersama sama selama nya , makanya aku gak mau pisah dari kamu , kamukan sahabat aku satu satu nya "


" Janji gak akan ninggalin aku ya " lanjut gadis kecil itu dengan senyum yang lembut .


" Janji "


Mereka sama sama mengait kn jari kelingking masing masing ,petanda tidak akan berpisah sampai kapan pun.


Fallback off…

__ADS_1


Alexa memejamkan mata nya erat erat agar embun bening yang sudah menumpuk tidak keluar, sebisa mungkin ia untuk tidak menetes kan nya.


" Gua kangen sama lo , maafin gua gak bisa bersama sama sampai kita menua , gua harap bisa ketemu lo lagi walau cuman sekali ,tapi itu gak akan mungkin, lo udah terlalu jauh , lo udah gak bisa gua gapai lagi " lirih Alexa membuka matanya yang sudah memerah karna menahan tangis.


*


Plak …


Plakk…


Bughh…


Plakk…


Bugh…


Tamparan demi tamparan dan juga tendangan dikaki dilayang kan oleh salah satu gadis kepada gadis yang sudah diikat tangan nya kebelakang ,dan diduduki diatas kursi.


Tidak ada perlawanan dari gadis itu karna kondisi nya sudah lemah , apalagi wajah nya yang sudah dipenuhi luka dan darah segar yang didapatkan nya.


Ia menatap nanar kearah gadis yang memperlakukan nya seperti binatang itu, bukan untuk dilepaskan, tapi ia kasian terhadap gadis itu karna sudah salah jalan.


Plakkk …


Gadis yang diikat itu tersenyum miring , menatap remeh lawan nya, " lo bisa mukul gua sepuas lo , sampai lo puas, tapi ingat satu hal " ia menghentikan ucapan nya dan menatap sekeliling karna disana tidak hanya mereka berdua tetapi berlima.


Dan mereka semua cukup dikenal oleh nya termasuk dua diantara nya ,karna masih ada ikatan persaudaraan.


" Apa pun tujuan lo , gua bersumpah lo semua akan meraih kegagalan, camkan itu" gadis itu sama sekali tidak menunjuk kan ketakutan nya , padahal kondisi nya sekarang sangat lah memprihatin kan.


" Hahahhaahha " gadis itu tertawa seperti orang gila sebelum melayangkan tatapan mengerikan nyacm, tapi sang tahanan masih tidak menunjuk kan ketakutan nya.


" Bianca Aurora , ck ck ck seyakin itukah lo kalo gua bakalan gagal ? "


Yap benar, gadis yang di ikat itu ialah Bianca , niat hati ingin belanja bulanan malah berakhir digudang tua dan diintimidasi oleh orang orang yang menurut nya rendahan.


Tapi hal yang mengejut kan adalah yang menyekap Bianca , karna orang itu ialah orang terdekat nya Alexa.


" jangan terlalu percaya diri Elin, karna yang nama nya bangkai,lama kelamaan pasti akan tercium juga"

__ADS_1


Ya itu adalah Elin orang yang sudah Alexa anggap sahabat ny sendiri dari smp, tapi sekarang ia berani menghianatinya.


" Gua yakin , sebelum rencana busuk lo berjalan, Alexa pasti akan tau siapa lo sebenar nya " Bianca menekan kan setiap ucapan nya.


" Tutup mulut busuk lo itu , gua pastiin jika Alexa tau gua dalang dibalik semua ini, maka bersiap siap lah , karna sebelum gadis sialan itu mati , lo duluan yang gua kirim keneraka " dada Elin naik turun menahan emosi nya .


" Udah Lin, tahn emosi lo , kalo sampe Bianca kenapa napa, rencana yang sudah kita siap kan buat nyingkirin alexa bisa gagal total, dan gak cuman itu. gua yakin kita semua bakalan masuk penjara" Ucap orang itu yang tak lain adalah Randy.


" Cihh " Bianca tersenyum miring mendengar penuturan cowok itu " kenapa ? lo takut masuk penjara ? tapi lo gak takut ngehancurin masa depan seseorang , jadi jangan sok seolah olah lo peduli sama gua atau Alexa " ucap Bianca membuat mereka yang ada disana meradang menahan emosinya.


" Cabut … biarin aja dia disini sendiri " Setelah mengatakan itu mereka semua keluar dari gudang tua itu, dan meninggalkan Bianca sendiri dengan kondisi yang semakin lemah.


"Cih … dasar bodoh " setelah nya Bianca menarik tangan nya yang diikat dibelakang, karna sebelum nya ia sudah melepaskan diri secara pelan pelan agar Elin tidak curiga.


Bianca sengaja melakukan itu supaya mereka tidak bertindak jauh kepada nya , cukup mereka yang bermain fisik, karn jika Bianca membalas nya dengan fisik juga, ia risak yakin mereka akan membebas kan nya semudah itu.


" Ah … seperti nya gua harus kekorea buat operasi plastik " Bianca merasakan sakit yang luar biasa di wajah dan kaki nya, bahkan saat mencoba berjalan gadis itu hampir jatuh, karna keras nya tendangan yabg diberikan Elin dikaki nya.


*


Jam menunjuk kan pukul setengah delapan malam, sekarang ini Alexa tengah bersantai seorang diri di ruang tengah, sementara Angga masih dikamar entah apa yang cowok itu lakukan .


" Laper " Rengek nya sendiri memegangi perut nya yang berbunyi, gadis itu baru sadar kalo ia belum makan dari tadi siang, pantas saja cacing diperut nya mulai berdemo.


" Pantes lah laper , orang gua gak makan dari siang " Lirih nya sembari melangkah kan kaki menuju dapur .


" Tidak ada makanan di dapur , kalo mau makan delevery aja atau gak kita makan diluar sekalian belanja isi kulkas"


Jantung Alexa seperti berhenti sejenak di tempat nya karna terkejut oleh suara suami nya yang masih di tengh anak tangga.


"Bikin kaget aja lo " ucap nya begitu Angga tiba di anak tangga terakhir.


" Cepat ganti baju ,gua tunggu di mobil "


Setelah mengatakan itu Angga berjalan keluar rumah , begitu pun dengan Alexa yang menaiki tangga menuju kamarnya buat ganti pakaian.


Bersambung …


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


jangan lupa like and coment ya☺


see you,,😚


__ADS_2