Suamiku Teman Sekelasku

Suamiku Teman Sekelasku
Episode 42 Salah sasaran


__ADS_3

Setelah kejadian tadi disekolah pikiran Alexa tidak bisa tenang, sekarang ini dia sedang bergelut dengan pikiran nya sendiri dikamar.


Jika ditanya kemana Angga pergi , gadis itu pun tidak tau kemana suami nya itu pergi ,dan ia juga tidak mau tauorang tua nya juga belum pulang.


Otak nya masih penuh dengan kata kata yang diucapkan oleh Bianca , yang aneh kenapa Bianca bicara seperti itu kepadanya, seolah olah memberi petunjuk siapa musuh Alexa yang sebenarnya.


Tapi kenapa Bianca ? bukan nya gadis itu membenci dirinya ? , kenapa sekarang ini ia berlagak seperti mereka berkawan.


Apa ini hanya tak tik gadis itu saja ? , tapi melihat dari sorot mata tanpa ekpresi dari Bianca, Alexa dapat menangkap jika jauh didalam mata gadis itu ada rasa takut yang luar biasa.


" Aaaaaaaaaa … sebenarnya ada apa sih ini " Alexa mengajak ngajak rambutnya sendiri.


Ditengah sibuk memikirkan hal hal yang mungkin saja terjadi kedepan nya , tiba tiba pintu kamar dibuka, siapa lagi pelakunya jika bukan sang suami tak dicintainya.


Angga masuk dengan membawa satu kantong kresek warna putih di tangan nya , ia melangkah menuju nakas dekat tempat tidur.


" Ini … kalo mau makan aja " setelah menarok kresek dan juga melepaskan jam tangan nya Angga melangkah menuju kamar mandi , sepertinya cowok itu mau membersihkan diri.


Alexa tidak mengatakan apa pun , tapi tangan nya menggeledah isi kresek itu, dan ternyata isinya penuh dengan ice cream.


Apa suaminya itu baru saja merempok mini market terdekat ? mengapa banyak sekali ice cream nya, bahkan lengkap berbagai rasa.


Mengambil dua ice cream rasa coklat dan strawberry ,Alexa melangkah menuju balkon kamar, ia ingin menikmati ice cream nya dengan damai.


Sekitaran 15 menit terdengar pintu kamar mandi sibuka, Alexa tidak bergeming ditempatnya, kebiasaan buruk suami nya itu keluar kamar mandi hanya dengan handuk yang dililit sebatas pinggang nya saja.


Sudah terlalu banyak mata Alexa ternodai karna melihat hal yang negatif seperti itu setiap saat, maka dari itu ia memilih duduk santuy sambil menikmati sejuk nya sore hari dengan memakan ice cream nya.


Bukan … tapi lebih tepat ice cream pemberian suaminya, tapi Alexa tidak peduli itu , ia bahkan tidak bilang terima kasih kepada Angga, benar benar istri durjana.


"Mikirin apa ?" Angga muncul disamping Alexa yang sudah berpakaian lengkap , gadis itu sedikit terkejut.


" Bikin kaget aja lo " jengkel Alexa


Angga menatap istrinya dari samping " kalo ada masalah cerita , jangan dipendem sendiri " ucapan cowok itu sukses Menghentikan kegiatan Alexa.


Ia menatap cowok itu , sekarang ini mereka jadi sama sama menatap satu sama lain.


"Hmm " Alexa berdehem menetralkan kegugupan nya yang tiba tiba menyerang.


" Ti- tidak ada apa apa kok " Berusaha menghindari kontak mata , karna Angga tidak melepaskan pandangan dari nya.


Angga mengangguk, dari mata nya Angga tau jika istrinya itu sedang ada masalah, tapi mau bagaimana lagi kalo ia sendiri tidak mau cerita.


" Mau hujan, jangan lama lama diluar, nanti masuk angin" setelah mengatakan itu Angga masuk lagi kedalam kamar.


Alexa melihat langit yang sudah penuh dengan awan hitam , dan tidak begitu lama angin pun datang dengan lumayan kencang.


Mau tidak mau gadis itu juga masuk kedalam, menyusul suaminya yang sudah masuk duluan.


-


Malam hari pun tiba, hujan masih belum menunjuk kan tanda tanda ia akan berhenti, Alexa menggulung diri nya dengan selimut setelah selesai sholat magrib.


Sementara Angga sudah keluar kamar dari tadi , entah apa yang cowok itu lakukan, padahal tidak ada siapa siapa di bawah, karna orang tua Alexa masih belum pulang.


" huh … laper banget lagi " keluh Alexa dibalik selimut, tetapi ia males keluar.


Ceklek …


Pintu kamar dibuka , Alexa sedikit mengintip karna begitu suara pintu dibuka terdengar, hidung nya tiba tiba mencium aroma yang cukup sedap, menambah rasa laparnya.


" Mau makan ? " tanya Angga, ia menarok nampan di atas meja belajar yang isi nya penuh , Alexa belum tau apa saja yang cowok itu bawa.


"Lo yang masak ?" tanya nya setelah duduk dikursi belajar , sementara Angga menarik kursi meja rias, karna dikamar Alex Tidak ada sofa dan meja.


" Hmm " Angga cuman berdehem saja sebagai jawaban.


Tidak ada kata sungkan dari Alexa , gadis itu langsung menikmati sup iga di tambah nasi anget , rasa nya bener bener nikmat.


"Enak ?" Tanya Angga melihat sang istri yang seperti menikmati masakan nya.


"Hmm " Hanya itu jawaban sang istri.


Angga tersenyum simpul, setidak nya gadis itu menikmati masakan nya.

__ADS_1


-


Malam semakin larut , Alexa masih belum bisa memejam kan matanya , sementara Angga sudah lama masuk kealam mimpinya.


Begitu tinggal sendiri apa lagi suasana yang sunyi ditambah hujan yang belum berhenti , pikiran Alexa kembali berkelana tentang masalah yang menimpa nya sekarang ini.


Setelah di pikir pikir, sekarang ini ia jadi sedikit mengerti apa yang di katakan Bianca tadi di sekolah,ia jadi menerka nerka kira kira ada berapa orang yang memusuhinya diam diam.


Randy adalah orang pertama yang iya tau, Alexa tidak habir pikir sebenarnya apa salah dia dengan Randy, mengapa cowok itu memusuhinya.


Tidak ingin larut dalam pikiran nya , Alexa mengambil posisi tidur yang nyaman untuk diri nya, sekilas memandang wajah tenang sang suami sebelum ia masuk kedalam mimpinya sendiri.


-


Sekarang ini Alexa sedang berburu waktu supaya sampai sekolah tepat waktu, karna semalam tidur terlalu larut ,alhasil ia jadi bangun kesiangan.


Angga sudah membangun kan nya beberapa kali ,tapi rasa kantuk mengalahkan semuanya, sampai akhir nya ia ditinggal sendirian dikamar.


Tiiiiiiiiiiiiiittt …


Alexa mengklakson mobil nya dengan cukup kencang lantaran pak satpam sekolah sudah mau menutup gerbang.


" Huuh… hampir saja " akhir nya ia bisa bernafas lega karna nyampe tepat waktu.


" Hy sayang … tumben telat hari ini " Arion muncul di belakang Alexa dengan Alex di samping nya, cowok itu merangkul bahu Alexa.


" Bikin kaget aja lo duo kurcaci " maki Alexa


" Sembarangan ganteng ganteng gini dikatain kurcaci" Alex tidak terima dan di anggukin oleh Arion.


Setelah nya mereka sama sama menuju kelas masing masing karna diluar sudah mulai seoi lantaran jam pertama sudah dimulai.


Mereka berpisah di lorong ,karna Alex dan Alexa menuju kelas X11 ipa² sementara Arion menuju kelas X11 ips³.


Beruntung sesampai nya mereka di kelas guru belum masuk, jadinya mereka selamat dari omelan.


Alexa menuju kursinya yang sudah ada Angga disamping, menoleh kearah sahabat nya Elin,entah apa yang gadis itu lihat dari ponsel nya hingga Alexa nyapek pun ia tidak perhatiin.


Setelah beberapa saat guru pun datang dan pelajaran pun dimulai , semua murid menyimak dengan khitmat apa yang di jelas kan oleh guru di depan.


Hanya tinggal beberapa murid saja di dalam, termasuk Alexa Elin dan juga Angga yang sedang membereskan buku buku nya.


" Lin lo gak kekantin ? " tanya Alexa karna Elin belum bergerak di tempat nya .


"Eh iya … yok …" setelah nya mereka keluar kelas menuju kantin, sedikit berbincang bincang di perjalanan mengisi kekosongan masing masing.


" Iya … iya ayo cepat keburu penuh nanti "


" Iya ayo "


Ditengah perjalanan Elin dan juga Alexa tidk sengaja mendengar obrolan siswi lain, seperti nya mereka ingin pergi kesuatu tempat.


" Eh … tunggu … tunggu , ada apaan sih , kenapa pada buru buru , mau pergi kemana emang …" Elin menghentikan salah satu anak yang tadi sempat mau pergi setelah melihat teman teman nya pergi.


" Itu didepan ada cafe yang baru buka, katanya sih makanan nya enak enak , trus lagi promo lagi , makanya anak anak pada mau kesana, gua duluan ya "setelah nya siswi tadi langsung berlalu menyusul teman teman nya yang sudah lebih dulu pergi .


" Sa kita makan disana aja yok , mumpung promo katanya " Elin sudah mulai ngeluarin bujuk rayu nya supaya Alexa mau pergi kesana juga.


" Males ah , pasti rame baru buka juga kan, besok aja lah" ini lah yang bikin Elin bete sama sahabat nya ini selalu saja tidak mau menuruti kemauan nya,sementara dirinya itu tipe orang yang mudah sekali penasaran.


" Ayo lah… kalo rame gak usah masuk deh , beli ketoprak di dekat gerbang aja ya … ya … ya " masih belum mau nyerah Elin ngekuatin jurus jurus baru nya.


Alexa menatap Elin sejenak sebelum menghembus kan nafas panjang nya " hufff … yaudah iya ,tapi janji ya kalo rame gak usah masuk "


"Janji " buru Elin menjawab, sebelum sahabat nya itu berubah pikiran.


" Yaudah ayo " mereka berdua berjalan dengan Elin yang bergelanyut manja ditangan kiri Alexa.


Alexa membiarkan nya , karna Elin sudah biasa melakukan nya. sesampai nya di jalan Alexa melihat kanan kiri memastikan tidak ada mobil sebelum mereka nyebrang.


Setelah mereka sampai mereka langsung duduk disalah satu meja sekat jendela .berhubung masih ada beberapa temoat kosong yang tersisa jadi mereka tidak rugi datang kesini.


" Mau pesen apa sa ? " tanya Elin begitu mereka dilayani.


" Samain aja sama lo " balas Alexa tidak melihat kearah Elin ia sibuk dengan ponsel nya sendiri.

__ADS_1


Setelah memesan beberapa saat makanan mereka pun datang.mereka menyantap dan sesekai mengobrol ringan sampai makanan mereka habis tak tersisa.


" Ahh … kenyang nya, enak juga makanan makanan disini"ucap Elin dan diangguki sama Alexa.


Karna waktu istirahat sudah mau habis. mereka akhirnya balik kesekolah, sudah banyak juga anak anak lain pada kembali duluan.


Setelah membayar mereka keluar resto itu. " Eh sa gua mau beli ice cream deh , lo mau gak biar sekalian gua beiin ?" tawar Elin melihat toko ice cream di samping resto membuat air liur nya hampir menetes.panas panas begini emang paling cocok makan ice cream.


" Boleh … rasa stawberry ya" balas Alexa juga melihat ketoko ice cream yang lumayan banyak pengunjung nya.


" Oke deh … lo balik duluan aja hati hati nyebrang nya ya ,gua beli dulu."


" Oke"


Setelah nya Alexa kembali berjalan ingin menyembrang jalan.tidak hanya dirinya , ada beberapa siswa juga yang ingin menyebrang yang berdiri disamping nya.


Setelah mendengar suara bel sekolah berbunyi buru buru mereka semua yang ada disana menyembrang setelah melihat jalanan aman.


Alexa yang melihat itu juga ikutan berlari kecil setelah melihat sekilas kiri dan kanan. tapi baru saja lima langkah kakinya menginjak jalanan.seruan namanya begitu keras cukup membuat telinga nya sakit.


"ALEXA AWASSSSSS "


sebuah mobil sedan dengan kecepatan tinggi melaju kencang kearah Alexa , tetapi gadis itu belum menyadari nya.


Alexa yang merasa nama nya disebut menoleh guna melihat siapa yang memanggilnya.tapi belum sampai tubuh nya berbalik sesuatu menghantam tubuh nya dengan keras.


Brak …


Bersamaan dengan tubuh nya jatuh kesamping bersama seseorang yang belum ia tau itu siapa, suara lain yang menghantam Aspal dengan cukup kuat meradang ditelinga nya.


Seketika banyak siswa yang mengerumuni orang itu.


" Awww" Alexa meringis begitu lutut serta tangan nya tergores aspal sampai terkelupas.


"Lo gak papa" tanya orang yang mendorong nya dari belakang tadi ,Alexa menoleh ia cukup terkejut melihat siapa yang berada di sampingnya dengan dahi yang berdarah.


"Bi - bbianca" kaget Alexa , apa gadis itu menolong dirinya dari kecelakaan tadi ?tapi kenapa Bianca ? kenapa harus gadis yang memusuhi nya yang menolong dia.


" Bawa dia kerumah sakit "


"Telepon ambulance cepat "


"Darah nya banyak sekali yang keluar "


" Panggil guru woy "


Atensi Alexa dan juga Bianca teralihkan. mereka menatap stu smaa lain sebelum akhir nya menerobos masuk kedalam kerumunan.


Bianca menyadari kalo tidak hanya dirinya tadi yang menolong alexa , karna ia juga merasakan dorongan kuat dari belakang nya sebelum ia mendorong Alexa kesamping.


" AZZAMM" Pekik Alexa begitu tiba di depan tubuh Azzam yang sudah berlumuran darah.


Alexa mengambil kepala cowok itu menarok di atas paha nya.


" Azzam bangun Zam , kanapa lo tidur disini bangun gua bilang" sentak Alexa seelum buturan bening jatuh kepipi cabinya.ia tau pasti Azzam menolong nya dan Bianca dari kecelakaan ini


Bianca mengelus punggung gadis itu supaya bisa sedikit tenang . " Cepat siapa pun ambil mobil biar temen kita bisa dibawa kerumah sakit " perintah Bianca , ada beberapa siswa yang mempunyai mobil bergegas untuk mengambil mobilnya


Tiin … tiin tinn …


"Ayo bawa masuk cepat " suara bariton dari dalam mobil membuat mereka yang ada disana bergegas membuka pintu dan mengangkat tubuh lemah Azzam kedalam mobilnya.


" Lo berdua ikut gua " Arion memerintah kan alexa dan juga Bianca agar ikut dengan nya.


Tanpa berlama lama kedua gadis itu langsung masuk kedalam mobil dengan Bianca di depan dan Alexa dibelakang memangku Azzam.


Bersambung…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Maaf ya para leader lama nunggu. bukan tidak up tapi hp ku kemaren rusak ini baru selesai dibenerin , maaf kalo banyak yang kecewa🙂


jangan lupa like and coment ya☺


see you,,😚

__ADS_1


__ADS_2