Suamiku Teman Sekelasku

Suamiku Teman Sekelasku
Episode 32 Dituduh


__ADS_3

Hari ini pagi pagi sekali Alexa sudah bangun , padahal jam baru menunjuk kan pukul 5 subuh ,karna sudah tidak bisa tidur lagi Alexa pergi kedapur ,mendingan ia masak sesuatu untuk sarapan nanti


Berjalan kearah kulkas dan membuka nya " cuman ada telor , mau bikin apa ya ? " melihat isi kulkas ternyata cuman ada 4 telor saja , seperti nya pulang sekolah nanti ,ia musti belaja keperluan dapur ,karna isi kulkas benar benar kosong


" Masak nasi goreng aja kali ya ?" tanya pada dirinya sendiri


Soal masak memasak jangan diragukan lagi , tentu saja gadis itu jago , karna jika mommy nya ikut daddy keluar negeri , Alexa selalu bantuin bi sarmi pembantu paruh waktu dirumah nya masak


Hanya membutuhkan waktu kurang lebih tiga puluh menit saja ,Alexa sudah menyesaikan masak nya , dan juga mencuci semua peralatan yang tadi sempat ia pakai


" selesai "


Gadis itu merasa puas dengan masakan nya yang sudah tersusun rapi diatas meja makan


" Ok sekarang saat nya siap siap "


Alexa melangkah kan kaki nya kembali kekamar , ia mau siap siap kesekolah , karna waktu juga sudah hampir pukul setengah 6 pagi


Tidak butuh waktu lama , alexa sudah selesai mandi dan memakai seragam sakolahnya , tidak lupa sedikit memoleskan liptint di bibir tipis nya


" uh , cantik bingit sih anak nya pak raynald sanjaya , hihihi, gak sia sia entar suami gua dapetin istri cantik bahenol kek gua ini entar hahha" gadis itu memuji diri nya sendiri


tapi seperti nya ia melupakan sesuatu …


Tuk …


" begok , gua kan sudah punya laki " ucap nya lagi begitu ingat sekarang status nya sudah di ubah oleh lelaki yang tak lain adalah temen sebangkunya


-


Dikamar lain , Angga sedang sibuk membalas pesan pesan Fanya yang tidak ada ujungnya , lama lama Angga merasa mulai tidak nyaman lagi dengan gadis itu


Pagi pagi sekali gadis itu sudah nyepam chat hingga puluhan , belum lagi panggilan tidak terjawab dari semalam , Angga bahkan men silent hp nya agar tidur nya tidak terganggu


Seperti nya Fanya bukan lagi mencintai Angga ,melainkan sudah terobsesi kepada cowok itu, tapi entah lah , hanya gadis itu yang tau


Memasuk kan ponsel nya kedalam kantong celana , mengambil tas sekolah , Angga melangkah keluar kamar ,hari ini cowok itu mulai kembali kesekolah


Baru saja kaki nya menginjak anak tangga terakhir, Angga mencium bau yang cukup sedap dan jug suara sendok yang beradu dengan piring dari arah dapur


Karna penasaran ,Angga melangkah kesana , dapat dilihat disana sudah ada Alexa yang sedang asik dengan ponsel nya sembari memakan nasi goreng


Menelan ludah tergiur dengan nasi goreng dan telor ceplok diatas meja , Angga buru mengambil piring dan mulai memakan bagian nya


" Enak … lo yang bikin ?" tanya Angga dengan mulit yang masih penuh


Alexa mendongak " emangnya lo liat disini ada siapa aja selain gua ?" bukan nya menjawab gadis itu malah balik nanya dengan tampang nyeselin nya , dan hal itu membuat Angga menyesal karna sudah bertanya


Huk … huk …


sungguh bukan hari yang baik , pagi pagi sudah dibikin kesedak sama istri tak dicintainya


Tin … tin …tiiiiiiiiiiiiiiin …


Suara klakson mobil dari arah luar,membuat Alexa buru buru menghabiskan sarapan nya


" gua udah masak , giliran lo cuci piring kotornya " sebelum pergi sempat sempat nya memerintah suami nya buat nyuciin bekas makan mereka


Melihat itu Angga hanya bisa geleng geleng kepala nya saja , bukan nya pamit ama laki nya ,salim dulu, ini malah nyelonong aja pake nyuruh nyuruh lagi , bener bener istri durjana emang

__ADS_1


15 menit kemudian , Angga selesai dengan urusan nya didapur , sekarang ia sudah bersiap siap untuk berangkat sekolah , menyusul Alexa yang sudah berangkat terlebih dahulu


*


Kurang 10 menit lagi masuk ,Alexa dan Elin tiba di sekolah " hufff … gua kira kita bakalan terlambat lagi hari ini …" ucap Elin sembari keluar dari mobil


" Eh Sa , itu ada apaan ya pada ngumpul disitu ?" lanjut Elin lagi menunjuk kearah kerumunan siswa siswi yang berdesakan di depan papan mading sekolah


" mana gua tau , gua kan disini sama lo "jawab Alexa acuh


" Liat yok"


" males ah, nanti aja sih ,gak liat no banyak amat yang desakan disitu , ogah ah, entar pakaian gua lecek lagi " Alexa yang malas desak desakan dengan yang lain, ia berniat abai , tapi tidak dengan Elin gadis itu terlalu kepo


"ih … bentaran aja sih , liat doang ,siapa tau ada hal penting yang diumumin dari sekolah kan, emang lo mau ketinggalan "Elin masih berusaha membujuk sahabat nya itu


" Iya … iya … tapi gak usah tarik tarik juga kali " akhir nya Alexa pasrah juga ,mereka melangkah menuju mading sekolah yang sedang di kerumunin sama siswa siswi lainnya


" Eh seriusan tu berita ?"


" Gila ,gak nyangka banget gua "


" Pake pelet apa tu cewek , sampe sampe Angga mau sama dia "


" Iya ya ,gak nyangka gua , tu cewek ternyata diam diam menghanyutkan , berani banget dia hahahaha"


Begitu lah yang didengar Alexa dan juga Elin sambari melangkah kesana, hal itu membuat Elin semakin penasaran ,tapi tidak dengan Alexa, gadis itu tetap lah santui


" duh makin penasaran gua , kira kira ada berita apaan ya ?" celetuk Elin tapi Alexa tidak menimpali


" misi… misi… misi , oy kasih jalan dong , gak lihat ini kakak kelas mau lewat "ucap Elin yang berusaha menerobos masuk kerumunan ,karna ia lihat banyak nya adik kelas yang berada didekat mading


Setelah sampe, kedua cewek itu tiba tiba diam membisu , sungguh, apa yang dilihat nya ini benar benar kejutan , apalagi Elin yang tidak tau menahu soal ini


" oh my got " lirih Elin , ia melihat kearah Alexa


"Sa … " Alexa menoleh " lo sudah tau ini ?" tanya nya lagi , dan Elin melihat kepala Alexa menggangguk


" What " Syok Elin


" Sudah lah gak penting , yok kekelas bentar lagi sudah bel " ajak Alexa menarik tangan Elin


-


" Apa apain ini ? siapa yang lakuin ini semua hah ? apa maksut kalian ? " baru saja dua langkah beranjak dari sana , Alexa dan Elin berhenti saat mendengar teriakan dari arah belakang nya


"Ayo jawab , siapa yang ngelakuin ini semua ? mau kalian apa hah? segitunya kalian membenci aku sampai aku dipermalukan seperti ini hah ? hiks … hiks …apa salah ku kekalian hah ?"


" Fanya " gumam Alexa tapi masih bisa di dengar oleh orang sekeliling nya , termasuk Fanya , karna semua yang ada disitu sudah diam tidak ada yang bersuara


Fanya mendongak menatap Alexa , ia melangkah kan kaki nya lebih dekat lagi , dan detik berikutnya


plak…


semua orang syok melihat keberanian Fanya yang tiba tiba menampar Alexa , Alexa yang mendapat serangan tiba tiba tentu saja tidak dapat menghindar


plak…


Bukan Alexa , tapi Elin, karna tidak terima sahabat nya diperlakukan seperti itu, Elin membalas perlakuan Fanya dengan balik menamparnya

__ADS_1


" Eh dasar gak tau diri , maksut lo apa hah nampar sahabat gua " Elin naik pitam


"Lin sudah , biar ini jadi urusan gua " lerai Alexa , ia tidak mau permasalahan ini jadi panjang


" Tapi sa "


" shiiit …"


Alexa menatap Fanya yang juga menatap nya sembari melotot " apa maksut lo tiba tiba nampar gua ? " tanya nya berusaha tetap tenang


Cuih , gadis itu meludah " gak uaah sok baik deh , kakak kan yang sudah nempelin brosur ini di mading ? " tuduh Fanya seenak nya


Alexa mengerutkan kening nya " maksut lo ?"


" Halah gak usah munafik deh jadi orang , bilang aja ini tu perbuatan kakak ,karna selain kakak tidak ada lagi yang tau hubungan aku sama kak Angga , dasar munafik " ucap Fanya yang membuat Elin semakin naik pitam


" Heh anak pungut ,maksut lo apa nuduh Sasa kek gitu hah ?" Elin yang sudah panas tidak bisa mengontrol omongan nya


"Jaga bicara lo ya , gua gak ada urusan sama lo " balas Fanya cukup berani , bahkan ia tidak lagi memanggil Elin dengan embel- embel kakak


"yang seharus nya jaga omongan nya itu lo , kita ini lebih tua dibandingin elo, diacarin sopan santung gak sih lo sama emak bapak lo ?" Alexa juga tidak terima


prok … prok … prok …


Suara tepuk tangan dari kerumunan siswa yang menonton mengalihkan atensi mereka


" wah … wah … wah … girl , lihat lah apa yang terjadi disini"


Ternyata itu adalah Bianca dengan dua antek nya , Alexa dan Elin mengendus , datang lagi satu pengacau , sementara Fanya tersenyum tipis , ia mengira Bianca akan membela nya , secarakan mereka sepupuan


plak …


Garis senyum yang ada dibibir mungil Fanya langsung pudar , setelah mendapatkan satu tamparan yang cukup keras dari tangan Bianca


" Biiii " lirih Fanya menahan sakit di pipi nya


" Apa yang lo lakuin bodoh , mau sok jadi jagoan lo hah ? mau dipuji ? lo lihat ? gara gara lo orang tua gua yang kenak imbas nya , gara gara kelakuan lo , orang tua gua yang dipertanyakan , apakah ngedidik lo dengan benar atau tidak , dasar anak pungut gak tau diri " geram Bianca menghempaskan tubuh Fanya kelantai


" Semua nya bubar … girl cabut " tidak ada sedikit pun rasa iba dari Bianca terhadap Fanya , ia pergi begitu saja setelah membubar kan semua kerumunan siswa yang menonton


" makanya jadi orang tu jangan se enak nya … Sa yok cabut " Elin dan juga Alexa pergi dari sana


Sekarang tinggal lah Fanya seorang diri , ia menatap punggung Alexa ,Elin dan juga Bianca dengan penuh kebencian


"Tunggu pembalasan ku "


bersambung…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hari ini up nya segini dulu ya☺


jangan lupa like and coment ya☺


mohon kritikan nya ,,, dimana ada yang kurang dan lebih nya dari novel aku ini,,


see you,,😚

__ADS_1


__ADS_2