Suamiku Teman Sekelasku

Suamiku Teman Sekelasku
Episode 40 Sebal


__ADS_3

Alexa yang melihat itu panik sendiri , jangan sampai suami nya itu melakukan yang iya iya terhadap dirinya, Alexa belum siap melepas mahkota nya sekarang.


"Ma - mau apa lo " was was gadis itu


Angga belum menjawab , setelah naik keatas kasur ia menatap istri nya dari ujung rambut sampai ujung kaki dengan tersenyum miring.


" Dari pada lo nonton di laptop mending kita praktekin saja, dijamin lo bakalan ketagihan " bisik Angga tepat ditelinga Alexa yang membuat bulu bulu gadis itu meremang.


Dan Angga juga sengaja menggigit kecil telinga istri ya itu,merasa dirinya sedang dalam bahaya buru buru Alexa mendorong dada bidang sang suami.


" Mau kemana ? kita bahkan belum memulai nya " Angga mencekal tangan Alexa yang hendak pergi dari sana.


" Lepas , dasar pria cabul " Alexa berusa melepas kan cekatan tangan nya yangsemakin dierat kan.


Alexa juga menatap cowok itu dengan tatapan membunuh, ia tidak suka situasi seperti ini.


" Tidak apa cabul dengan istri nya sendiri , gak ada yang larang bukan "


" Huuaa … gak mau , Mommy ,Daddy ,Kak Revannn tolongg ,sasa mau di perkosaaa … " teriakan Alexa membuat telinga Angga berdengung .


" Ssttt … gak usah teriak teriak , bukan nya kamar lo kedap suara ?"


Seketika Alexa terdiam tidak lagi berontak , Ck bagaimana ia bisa melupakan hal sepenting itu , serang tamat lah riwayat nya.


" Sudah sini " Angga menarik gadis itu kembali keatas kasur dan makuk kedalam pelukan nya , Alexa berusaha barontak tetapi pelukan cowok itu sangat lah kuat , belum lagi cekatan tangn bya yang tidak dilepas dari tadi.


"Sstttt … diam lah , biarin aja seperti ini sebentar " pinta Angga dan Alexa menurut setidak nya cowok itu tidak melakukan selebih dari sekedar pelukan.


10 menit , bahkan sampai 30 menit Angga masih belum melepas kan pelukan nya , nyaman , iitulah yang cowok itu rasakan.


Hingga hampir satu jam, Angga merasa dekapan nya mulai berat, karna penasaran ia sedikit mengintip guna melihat wajah sang istri.


Tapi apa yang ia lihat , gadis dalam dekapan nya itu sudah menutup mata dan juga terdengar dengkuran halus.


Angga tersenyum simpul , bukan sebelum nya ia sudah menyalakan lampu bahaya ? tapi kenapa sekarang malah nyaan tidur di dekapan nya.


" Dasar gadis aneh " senyum dibibir cowok itu tidak pernah luntur.


Dengan hati hati Angga membaringkan istri nya denan pelan pelan , jangan sampai gadis itu terbangun.


" Good night my wife " lirih Angga lalu memberikan sebuah kecupan singkat di dahi Alexa.

__ADS_1


Angga melangkah kan kaki nya kekamar mandi , setelah itu ia juga naik ketempat tidur menyusul istrinya yang sudah berkelana di alam mimpi.


-


Pagi hari yang cerah , hari ini Alexa dan juga Angga kembali bersekolah , mereka sudah rapi dengan seragam sekolah nya masing masing setelah tadi sempat bertengkar merebut kan kamar mandi.


Angga keluar terlebih dahulu dari kamar setelah mengambil tas sekolah nya , sementara Alexa masih sibuk memoles kan liptint di bibir seksinya.


Drrrt … drrrrt …


ponsel Alexa berbunyi , ternyata yang menghubungi nya adalah Azzzam.


" Hallo " sapa Alexa setelah menggeserkan ikon hijau dilayar ponselnya.


" Udah siap … gua otw kerumah lo sekarang "


Alexa membulat kan matanya , jika sampai cowok itu menjemputnya bisa abis dia diomeli sama Daddy nya ,apa lagi jika Angga tau, bisa bisa suami nya itu nekat melakukan hal yang dihindari nya selama ini.


" Hallo kok diem … gua jemput sekarang ya ?"


" Eh … eh , gak usah gak usah , gu - gua sudah mau jalan kok , ini sudah di mobil sama kakak gua mau berangkat " bohong gadis itu .


" Yah telat dong gua … ya sudah lah sampai ketemu si sekolah aja lah " suara Azzam terdengar agak kecewa.


" Ck santai aja lagi … bye "


Setelah mematikan ponsel nya Alexa melangkah keluar menyusul yang lain di meja makan ,dia yakin pasti semua orang sedang menunggu nya.


" Pagi " sapa gadis itu begitu tiba dimeja makan , Alexa mendarat kan bokong nya di samping Angga karna memang tinggal kursi itu yang kosong.


" Pagi sayang … " balas sarah , setelah nya mereka memulai sarapan dengan khitmat tampa perbincangan sampai selesai.


" Oh ya dek lo berangkat bareng siapa … gua apa laki lo " tanya Revan


" Aku berangkat sendiri aja kak bawa mobil … soalnya nanti ada urusan selesai sekolah ,ya udah Sasa berangkat duluan ya hari ini piket soalnya" bohong Alexa, tidak mungkin dia memilih salah satu dari kedua pria di samping nya.


Jika Alexa memilih Revan bisa bisa dia kenak amuk bokap nya karna sekarang sudah punya suami , kalo ia milih berangkat bareng Angga sudah pasti sekolah bakalan gempar nanti saat mereka tiba.


Angga yang mendengar kata terakhir istrinya menyerit bingung , piket ? bukan nya gadis itu kena piket hari kamis? sementara ini hari senin.


Setelah menyalami orang tua dan suami nya Alexa pergi keluar rumah dan berangkat, disusul Angga dan juga Revan.

__ADS_1


Sementara Raynald akan berangkat nabti siang kekantor.


Alexa tiba disekolah tepat waktu ,setelah memarkirkan mobil nya gadis itu langaung menuju kelas , sembari memain kan ponsel nya ,ia sedang chatingan dengan Elin.


" Alexa " langkah Alexa terhenti ketika dihadang oleh orang yang memanggilnya.


" Ya pak ada apa " ternyata yang menghadang nya adalah Marvel guri baru olah raga nya.


" Kamu ada usuran gak " tanya nya


" Tidak ada pak … ini saya mau kekelas kok " jawab Alexa


" Oh bagus lah … bisa bantu sayaa sebentar tidak ?"


" Bantuin apa pak "


" Ayo ikut saya "


Alexa mengikuti langkah besar pak Marvel yang ternyata menuju ke perpus, sesampai disana Alexa menyerit bingubg melihat tumpukan buku yang lumayan panjang di atas meja.


" Eem … maaf pak emang ini bukunya mau diapain ya " tanya gadis itu setelah lama berdiam.


" Tolong kamu bawa ke ruangan saya ya " pinta pak Marvel membuat Alexa melebarkan mata nya , bagaimana ia bisa membawa buku sebanyak ini keruangan guru yang letak nya lumayan jauh dari perpustakaan .


Butuh berapa kali ia bolak balik melihat buku semanyak ini dia sendiri yang ngangkut , apa disekolah ini tidak ada laki laki , kenapa harus dia sih yang disuruh.


Bisa bisa setelah habis mengangkut semua buku itu kakinya juga harus diamputasi , Alexa menggerutu dalam diam dengan mata yang tidak lepas dari buku di depan nya.


" Ayo … sebelum bel berbunyi kita harus selesai memindahkan semua buku ini " Bahu Alexa langsung melorot begitu mendengar perintah guru barunya itu.


Dengan patuh Alexa mengerjakan apa yang disuruh guru nya itu , bukan tak berani membantah, tapi dia sedang malas berdebat.


Tanpa Alexa sadari diam diam Pak Marvel menarik sudut bibir nya berbentuk senyum, entah apa maksut senyum itu hanya cowok itu yang tau.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hari ini up nya segini dulu ya☺


Maaf ya kakak leader kalo banyak yang kecewa karna gak bisa up setiap hari , bukan gak mau up sih , cuman kondisi ku yang gak memungkin kan buat nulis , makanya kadang suka telat up🙂


jangan lupa like and coment ya☺

__ADS_1


mohon kritikan nya ,,, dimana ada yang kurang dan lebih nya dari novel aku ini,,


see you,,😚


__ADS_2