Suamiku Teman Sekelasku

Suamiku Teman Sekelasku
episode 18,menjelang ijab kabul


__ADS_3

Begitu tiba di rumah sakit alexa langsung masuk di ikuti elin di samping nya


"sa kok gua gugup ya" ucap elin ,gadis itu memegang dada nya


"kenapa" tanya alexa dengan dahi berkerut , elin menggeleng kan kepala nya ia juga merasa aneh sendiri kenapa dia yang gugup ,sementara alexa kelihatan nya biasa -biasa saja


"lebay lo ,kek mau ketemu president aja"jawab alexa


"ih ,serius juga malah di bercandain"elin tak terima


"ya lo aneh ,lagian gugup kenapa coba ? kita kan mau jenguk orang sakit bukan mau nikah massal"ujar gadis itu


elin memutar bola mata nya malas" serah lo dah" pasrah nya


sementara alexa hanya terkekeh saja melihat muka masam elin


sampai di depan ruang rawat mama nya angga ,alexa langsung meraih gagang pintu dan membuka nya


"assalamualaikum"ucap kedua gadis itu


"waalaikum salam "wajab orang orang yag ada diruangan tersebut


"sayang,kamu udah sampe nak!! sini" melihat anak nya sudah tiba sarah menyruh alexa mendekat kearah nya di ikuti elin


"mom" alexa mengulurkan tangan untuk salim sama mommy nya dan berlanjut kesemua orang tua yang ada disana di ikuti sahabat nya elin yang selalu mengekori nya di belakang


"tante udah sadar" alexa bersiri di samping tempat tidur maurin


"iya sayang"maurin meraih tangan alexa untuk di genggam


"elin,daddy denger nenek kamu meninggal,daddy turut berduka cita ya !!maaf kita gak bisa dateng"ucap raynald


"iya dad ,elin baru kembali kejakarta kemaren,gak papa kok dad ,elin tau daddy sama mommy pasti juga kan sangat sibuk"jawab elin, gadis itu tidak hanya dekat dengan alexa saja,tapi juga dengan orang tua alexa bahkan revan juga sudah menganggap nya adik sendiri


itu lah mengapa elin memanggil mereka dengan sebutan yang sama seperti alexa ,bahkan raynald dan juga sarah tidak mempermasalah kan hal itu,mereka justru senang memiliki putri satu lagi


-


"angga sini nak"maurin memanggil putra nya yang dari tadi melamun di dekat kenzo yang sedang asik nyemil


cowok itu mendongak dan berdiri dari duduk nya berjalan kearah sang mama


"ya ma!!"


begitu sampai ia disamping sang mama ,maurin mengambil tangan nya dan menyatukan dengan tangan alexa


karna terkejut angga dan juga alexa menatap satu sama lain,mata mereka bertemu beberapa detik sampai akhir nya pandangan mereka kembali ke arah maurin


"tante!"

__ADS_1


"nak ,,tante punya satu permintaan sabelum kontrak tante berakhir,bisakah kamu mewujud kan nya??" tanya maurin dengan pandangan tidak lepas dari wajah ayu alexa


"a,,apa"alexa tanya takut takut,jujur saja hati nya sudah mulai tidak tenang


raynald dan sarah tidak mengeluarkan suara sama sekali ,mereka menyerah kan semua nya pada maurin,karna permintaan wanita itu sendiri


lidya dan suami nya juga diam menyaksikan,karna mereka juga belum tau apa yng ingin di sampai kan kakak nya itu


begitu pun dengan kenzi ,kenzo dan juga elin,mereka tidak tau menahu permasalahan apa yang mau dibahas,penting kah?? mereka masih menerka nerka saja


"umur tante udah gak banyak nak,maka dari itu tante pengen sekali melihat kalian berdua secepat nya kalian melangsung kan pernikahan"ucap maurin mengerat kan pegangan tangan nya


jedar…


"APAA"


bukan alexa ,bukan juga angga yang berteriak


melain kan kenzi ,kenzo,dan juga elin


mereka bertiga reflex teriak bersamaan hingga mengejut kan para orang orang yang ada disana


tapi tidak dengan alexa ,gadis itu seakan bisu setelah mendengar kalimat yang keluar dari mulut mama nya angga itu


sementara angga ,cowok itu semoat terkejut dengan teriakan sepupu dan juga teman sekelas nya itu


tapi dengan cepat ia hilangkan rasa terkejut nya itu,ia menatap gadis di depan nya yang mendadak diam membisu dengan perasaan bersalah


disatu sisi ,ia tidak mau merusak masa depan gadis itu dengan sebuah ikatan pernikahan dini


,tapi di sisi lain ia juga tidak mau kehilangan orang yang sangat ia sayangi dengan penyesalan di kemudian hari


"sayang kamu mau kan ngabulin permintaan terakhir tante yang terakhir ini" tanya maurin karna alexa diam saja dari tadi


"ma,mama gak boleh ngomong seperti itu,angga yakin mama pasti sembuh kok"ujar angga


"mama rasa waktu mama sudah gak banyak lagi ga,jadi biar kan sebelum mama pergi mama liat kamu menikah,mama ingin sekali liat anak mama bahagia nak" ucap maurin yang mulai menangis


"tante,tante gak boleh ngomong gitu gak baik kita berdoa sama allah semoga penyakit tante di angkat ya"


alexa tidak tega melihat maurin yang tidak berdaya seakan menyerah dengan hidup nya sendiri


"kamu mau kan nak?" tanya maurin sekali lagi kepada alexa


alexa bingung harus menjawab apa ,apakah ini akhir dari kebahagian nya atau baru permulaan


gadis itu menoleh kearah orang tua nya meminta jawaban,terlihat mommy dan juga daddy nya menggangguk kan kepala nya


apakah orang tua nya itu tidak memikir kan perasaan nya? bagaimana mereka langsung mengangguk kan kepala nya tanpa berfikir telebih dahulu

__ADS_1


alexa beralih menatao sahabat nya elin,terlihat elin malah kelihatan kebingunggan sendiri sambil menatap diri nya


elin menggeleng kan kepala nya saat mata mereka bertemu


alexa tidak mengerti itu gelengan tanda apa,apakah untuk menolak atau tidak tau jawaban apa


gadis itu menghela nafas panjang dan kembali menatap maurin


"sasa ikut aja tan"putus alexa


elin yang mendengar jawaban alexa hendak protes tapi dengan cepat alexa menyuruh nya diam dengan mengkode dengan mata


"beneran sayang,kamu mau?" maurin memastikan


sementara alexa mengangguk kan kepala nyA dan menatap angga sekilas


cowok itu tidak menurun kan pandangan nya dari alexa ,angga sedikit tidak percaya bagaimana gadis itu memitus kan hal yang penting seperti ini tidak memikir kan nya terlebih dahulu


"terima kasih nak" maurin bahagia


"ray kamu sudah persiap kan semuanya kan"tanya maurin kepada raynald


raynald mengangguk" penghulu akan setelah magrib,untuk surat surat nya nanti bisa syusul ,yang penting sah dulu


"tunggu,maksut nya sasa akan langsung menikah hari ini ?"tanya alexa satelah sadar akan suatu hal itu


ia menuntut jawaban daru sang daddy"iya sayang kalian akan nikah setelah magrib nanti" ucap sang mommy mengejutkan alexa


jedar…


bagai disambar petir kedua kali nya alexa terpaku di tempat nya


begitu pun dengan angga,cowok itu emang tau terlebih dahulu masalah ini,tapi ia tidak tahu menahu tentang ia akan menikah hari ini juga,angga bahkan belum menghafal ijab kabul nya bagaimana ia bisa menikah


"tapi ma apa ini tidak terlalu cepat,maksut angga kita kan bisa nunggu mama dulu keluar dari rumah sakit"ucap cowok itu


maurin menggeleng"mama takut kalo mama besok tidak bisa melihat dunia lagi nak"


semua orang terdiam ,perkataan maurin sungguh menyayat hati siapa saja yang mendengar nya,


bersambung…


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


hari ini up nya segini dulu ya☺


jangan lupa like and coment ya☺

__ADS_1


mohon kritikan nya ,,, dimana ada yang kurang dan lebih nya dari novel aku ini,


,see you,,😚


__ADS_2