
" akh,mereka takut kali ." celetuk Fita
" dih kalau bener penakut mah ngapain jadi cowo." ucap Vira
" hei hei udah jangan ribut terus mending kita cepet buka toko nya udah siang nih ." ucap Quilla
" Oke ." sahut Fita dan Vira bersamaan
Setelah membuka toko,Fita langsung masuk memeriksa keadaan dan menyiapkan perlengkapan
Sebenarnya toko ini milik bibi Fita,tapi sekarang bibinya sedang sakit dan di rawat di rumah sakit,bibinya pernah menikah tapi 2 tahun lalu suaminya meninggal karena kecelakaan.beliau juga belum memiliki anak ,jadi Fita adalah keponakan satu-satunya.Jadi,sebagai keponakan satu-satunya yang merupakan anak dari kakak bibinya,Fita bertanggung jawab menjaga toko bunganya di tambah ayahnya yang sudah meninggal 3 tahun lalu dan hanya menyisakan ibunya di kampung.Fita datang ke kota Bandung untuk mengadu nasib dan bertemu dengan bibinya maka jadilah ia tinggal bersama bibinya.
Lain hal nya dengan Vira si centil dan cerewet,meskipun dia centil dan ucapan serta perkataannya pedas tapi dia sangat baik dan pengertian.Vira datang dari Surabaya dia merupakan anak pelarian semenjak 3 tahun lalu ia di jodohkan oleh orangtuanya.Vira tidak mau menikah muda,dia masih ingin menikmatinya masa mudanya,lari dari orang tuanya selama 3 tahun tentu saja membuat Vira sangat merindukan mereka,tapi mau bagaimana lagi,jika ia pulang maka dia harus menikah dengan anak dari juragan ayam yang memiliki istri lebih dari 4 itu,siapa juga yang mau menjadi istri ke 5 yang ada makan hati terus tiap hari karena harus berbagi kasih dengan yang lain . Dengan modal nekatnya dia lari dengan membawa uang sebanyak empat juta rupiah hasil dari tabungannya.Vira, syaquilla dan Fita hanya menempuh pendidikan sampai SMA karena keterbatasan biaya nya.
"Syaquilla mana Vir ? tanya Fita
"Tuh di luar lagi makan kue lapis ." Jawab Vira
"Oh,,oke."ucap Fita sambil berjalan keluar mendekati syaquilla
__ADS_1
"Quilla,ada ada pesenan bunga nih kata nya bos mereka pesan lima rangkaian bunga yang besar.kamu antar ya tenang nanti aku bantuin ."ucap Fita
"Gak apa apa kok,aku bisa sendiri."sahut syaquilla
"beneran bisa sendiri ." tanya Fita khawatir
"Errr,gk juga sih pasti berat banget deh bunga nya,lagian kenapa harus besar sih."ucap syaquilla sambil nyengir
" yaudah Fita bantu kok." ucap Fita
"oke."sahut syaquilla
Setengah jam berlalu dan Syaquilla akhirnya sampai di tempat sang pemesan bunganya
"Ck...tempat kemarin lagi ." cibir syaquilla
Syaquilla berjalan masuk sambil menenteng Dua rangkaian bunga yang besar
Tiba tiba
__ADS_1
Bruukkk
"aww ...." ringis syaquilla dan orang yang menabraknya
Syaquilla tertimpa rangkaian bunga yang sedang di pegang nya sedangkan orang yang menabraknya hampir terhuyung ke belakang
" Maaf,aku - ." perkataan vanno terputus oleh seeuan syaquilla
" Tuan ,tidak bisa kah anda jika berjalan itu hati hati ? tidak kah kau lihat aku sedang kesusahan ." seru syaquilla kesal
Mereka saling memandang dengan posisi syaquilla masih tertimpa rangkaian bunga besar itu,sedangkan vanno menatap syaquilla tanpa berkedip ,tak di sangka orang yang tadi malam terus lewat di ingatannya kembali lagi. oh iya si pengantar bunga
Oke gaes sampe sini dulu ya,soalnya author nya kurang fokus nulis di keadaan gelap gini maklum lagi mati lampu
stay toon terus ya jangan lupa like,komen,dan vote nya
semoga suka
salam hangat dari author π
__ADS_1
peluk cium dari author π