SYAQUILLA'S

SYAQUILLA'S
Episode 2


__ADS_3

"Cepat suruh dia masuk dan minta bayaran nya sendiri."ujar Stevano tegas


"ba-baik Tuan ." jawab Vania sambil berlalu keluar


Setelah sampai di luar ruangan Vania mengelus Elis dada nya yang terasa sesak dari tadi seluruh tubuhnya dingin dan wajahnya pucat. Syaquilla yang melihat Vania keluar dari ruangan pun segera mendekat dan bertanya.


"bagaimana, apakah uangnya sudah ada?."tanya syaquilla beruntun sambil sambil tersenyum


Vania yang melihat syaquilla tersenyum pun sedikit kesal setengah mati padanya


" kau di minta oleh Bos untuk masuk sekarang dan di suruh minta bayaran sendiri,sudah kubilang tadi kau saja yang masuk gara gara kau aku jadi di marahi oleh bos ku"jawab Vania dengan nada kesal


Syaquilla diam dan berkedip-kedip


"kenapa masih di sini ? sudah cepat sana masuk sebelum bos marah lagi ! kau ini benar benar membuatku kesal saja."ujar Vania membuyar kan lamunan syaquilla dan mendorong syaquilla masuk.


Syaquilla masuk niatnya untuk meminta bantuan kepada Vania,tapi dia sudah kembali ke mejanya terpaksa Syaquilla sendiri harus berjuang


"permisi pak ...saya pengantar bunganya."sapa syaquilla


Stevano melirik Syaquilla dari atas sampai bawah dengan tatapan tajam


"sudah terlambat, lelet,lamban,tidak bertanggung jawab lagi."cerocos Stevano


"astaga ya ampun itu sama saja artinya banyak sekali sih memangnya disini harus mencari sinonim apa."batin Syaquilla


"maaf pak tadi ada sebuah kecelakaan dan menyebabkan kemacetan panjang bapak tau kan siang-siang bolong begini terik matahari sangat panas saya juga harus berlari-lari belum lagi banyak orang berlalu lalang dan__."ucap syaquilla ngawur dan di potong oleh Stevano


"Stop...kau fikir aku mau mendengarkan alasan tidak penting itu." tanya Stevano


"setidak__."ucapan syaquilla terputus


"sudah simpan saja ucapan mu untuk lomba tutur kata di sekolah."tukas Stevano


" tapi pak__."lagi- lagi ucapan syaquilla terputus


"saya tidak menerima banyak alasan." jawab Stevano dengan tatapan yang sangat tajam


"saya hanya __." dan ucapan syaquilla terputus lagi

__ADS_1


"itu urusanmu bukan urusanku."tukas Stevano


Syaquilla yang dari tadi ucapan nya terputus terus pun menjadi kesal dan naik darah


"bertanya padaku tapi malah tidak boleh dijawab oleh nya dasar iblis wujud manusia."batin Syaquilla


"kenapa kau diam hah ? apa kau tahu gara-gara kau aku jadi terlambat memberikan bunga ini untuk adik tersayangku." ucap Stevano


Syaquilla yang mendengar ucapan Stevano secara tidak langsung menjadi diam dan menunduk merasa sesak di dada


"untuk adik tersayang". batin Syaquilla


"maaf tuan ini semua salah saya ." ucap syaquilla merasa bersalah


Stevano yang mendengar ucapan syaquilla pun tersenyum puas


"Sudahlah ini untuk harga bunganya,lain kali jika saya memesan bunga lagi jangan sampai terlambat dan membuat saya menunggu."ucap Stevano sambil memberikan sejumlah uang untuk membayar bunga


Syaquilla mengambil uang tersebut dan mengangguk mengerti,lalu ia mendongak kan kepala nya sehingga mata biru nya bertemu dengan mata Coklat milik Stevano


Stevano memandangi mata biru syaquilla,seketika di fikiran nya terlintas seseorang yang iya kenal


"Ah benarkah ." tanya syaquilla


"Tunggu apa kau adik Alfario ."tanya Stevano ragu


"maaf anda salah orang tuan,saya tidak memiliki kakak." jawab syaquilla dengan wajah datar dan tidak senang


hati Syaquilla sangat sakit dan sesak.lalu ia pun segera keluar dari ruangan tersebut dengan raut wajah yang sangat marah,sedangkan sekertaris yang melihat nya pun merasa aneh dengan sikap syaquilla yang seperti itu dan berfikir apakah bos nya benar-benar memarahi nya.Saat Stevano hendak mengejar syaquilla yang sudah pergi menjauh tiba-tiba handphone nya berbunyi


drt drt drt


(anggap aja suara handphone)


"iya aku akan segera kesana." jawab Stevano


Stevano yang sudah tidak melihat syaquilla pun memutuskan untuk tidak mengejarnya lagi dan pergi basement kantornya .


Di jalan Syaquilla terus menggerutu sendiri

__ADS_1


" dasar pria aneh,apakah dia tidak bisa mvembedakan aku dan orang lain."ucap syaquilla marah-marah


"memang nya adik Alfario yang manja dan cengeng itu bisa panas-panasan sambil berlari-lari membawa bunga kesana-sini seperti dikejar-kejar oleh anjing di siang bolong seperti ini?."sungut syaquilla


"dasar kalian orang kaya." ucap syaquilla.syaquilla pun kembali ke toko bunga temapat ia bekerja


..........


Stevano sudah memasuki sebuah restoran mewah berbintang 5 sambil mengedarkan pandangannya mencari sesuatu.saat pandangan menemukan apa yang ia cari ia segera mendekat ,ya terlihat seorang gadis cantik dengan rambut sepinggang sedang melambaikan tangannya.


" kakak,di sini." teriak Sherly Erlangga


" kau sendiri ? di mana mama ?."tanya Stevano pada adiknya


" oh mama tidak jadi datang kesini kak, katanya ada pekerjaan mendadak."jawab Sherly


Stevano yang mendengarnya sangat kecewa,pasalnya dia sudah memesan bunga untuk di berikan pada mamanya.tapi mau bagaimana lagi mama nya sangat sibuk


"oh... ya ini bunga untuk adik tersayang ku."ucap Stevano memberika bunga pada adiknya


" wah bunganya sangat indah sekali kak,aku sangat suka terima kasih kak." ucap Sherly dengan senyuman senang


"oke."ucap Stevano


"kau tidak memesan makanan ? ini sudah jam makan siang ." tanya Stevano


" ah sebentar lagi kak,aku sedang menunggu temanku.dia mau datang dengan tunangan nya,kau tahu Stephani kak."tanya Sherly


"Stephani Darmawansyah."jawab Stevano ragu-ragu


....


oke maaf ya readers sampai di sini dulu ceritanya


nanti kita lanjut lagi♥️♥️


salam hangat dari author 😘😘


jangan lupa tinggalkan jejak ya

__ADS_1


see you next time


__ADS_2