
"SANORA ALFARIA MAU SAYA PECAT ?! Teriak Vanno dongkol
SANORA berjingkat kaget Dan memegang jantungnya.
"astaga ! iya pak... w
eh apa tad-di pak ? tanya sanora takut - takut
"Bos mu bilang tolong bersihkan toilet nya ,katanya sedang ada kerusakan pada selangnya."serobot Syaquilla asal.
Sanora mengerjabkan mata nya berkali-kali Dan melongo saat mendengar penuturan Syaquilla.
" Ppffttt..."Syaquilla menahan tawa.
Vanno hanya mendelik dan melirik ke arah Syaquilla Dan menggeleng-gelengkan kepalanya.
" Tapi pak itu .... kan tu-tugasnya OB ? "respon sanora takut takut.
" yah kalau kamu tahu itu tugasnya OB ngapain kamu tanya lagi ke saya ?"tanya Vanno
"Tapi tadi mbak ini bilang..." ucapnya terputus
"memangnya dia ini atasan kamu ,? tanya Vano.
Sanora menggeleng.
" Hemm...undur meeting nya setengah jam lagi ,"ucap Vano.
"Baik pak ," sahut Sanora.
Vanno Dan Syaquilla berlanjut ke ruangan Vanno.
__ADS_1
Ceklek
Ruangan Vanno terbuka.
Vanno masuk di susul Syaquilla.
" Duduk dan tunggu sebentar !" perintah Vanno.
Lalu Vanno pergi mengambil kotak obat sedangkan Syaquilla duduk di lantai marmer di ruangan itu.
Sekembalinya Vanno,ia bingung oleh sikap Syaquilla
" kenapa duduk di situ ?" tanya Vanno.
"Tadi anda bilang sendiri ke saya duduk,yah saya kan sedang duduk ."jawab Syaquilla
" Maksudku bukan di lantai,tapi di sofa itu ." balas Vanno.
" Duduk saja ," balas Vanno
" Tadi kan saya sempat duduk di tanah,lagian sofa bapak bersih kinclong lagi,kalau saya duduk nanti Kotor,lagian saya udah biasa kok duduk di lantai,di trotoar juga."ucap Syaquilla.
Stevano di buat terkejut atas ucapan Syaquilla.
" Apa aku sekejam itu ? astaga , oh ya ampun gadis seperti apa dia ini ." Batin Vanno.
"kalau Kotor urusan saya,yang punya sofa saya bukan kamu,jadi lebih baik kau duduk saja ."ucap Vanno.
Syaquilla berdiri dan duduk di sofa yang di maksud.
" wahh empuk banget yahh...wihh sofa orang kata mah beda dan hebat bagus lagi ." Batin Syaquilla.
__ADS_1
" sini wajah kamu ." pinta Vanno .
" Bapak mau apa ? jangan macam - macam deh pak nanti saya teriak nih !." ancam Syaquilla.
" Saya gak macam -macam,cuma mau satu macam saja,nih cepetan lebam kamu makin biru ke ungu-unguan tuh."ucap Vanno
Syaquilla memajukan wajahnya lebih dekat ke arah Vano.
" kenapa bisa begini ? kamu nggak hati-hati yah ." tanya Vanno sambil mengoleskan salep ke wajah Syaquilla.
" Bukan urusan bapak ." ucap Syaquilla.
" yahh udah.."sahut Vanno sambil menekan lebam di rahang Syaquilla.
"aww...bapak niat ngobatin nggak sih ? kalau nggak yah nggak usah... tambah parah yang ada ada nanti nih ." kesal Syaquilla
"iya-iya deh ..saya ngobatin kok...nih lagi ngolesin salep ," ucap Vanno
" Humm,'dengus Syaquilla.
Vanno menelusuri wajah Syaquilla dengan teliti seakan-akan tidak ada yang tertinggal.
Halo semua maaf ya baru bisa Up lagi.
Happy reading guys,semoga suka ya sama cerita ini
jangan lupa stay tune terus ya
oke jangan lupa juga tinggal kan jejak kalian
kritik dan saran selalu author tunggu dari kalian
__ADS_1
salam hangat dari author ππ