SYAQUILLA'S

SYAQUILLA'S
Episode 7


__ADS_3

"Iya deh,yang mau tunangan mesra-mesraan terus."goda mami


"Ikh mami."jawab stephani malu-malu


Irfan yang melihat tingkah tunangannya pun hanya tersenyum sedangkan Doni tetap diam dan datar sambil melanjutkan makannya.stephani selama ini selalu merasa bahwa Doni tidak pernah menyayanginya karena sikapnya yang dingin kepadanya dan kakaknya ,walaupun ia di manjakan oleh kekayaan dan kemewahan serta uang yang banyak tetap saja membuat stephani merasa ayahnya tidak suka padanya


"eum,,, pi stephani boleh minta sesuatu gak."ucap stephani


Alfario sang kakak mendongkak kan kepalanya


"mau minta apa emangnya."tanya alfario


"ikh bukan kakak,tapi papi,,,pi stephani boleh minta di beliin mobil baru lagi ? itu loh mobil mercedes yang keluaran terbaru yang warna hitam,boleh ya pi ?." ucap stephani manja


Doni yang mendengar itu hanya melihat datar


stephani langsung menunduk dan memasang wajah sedih


Alfario dan Irfan menghela nafas panjang mendengar ucapan stephani


"stephani,bukan kah kau baru 3 bulan lalu membeli mobil ? kenapa sekarang kau ingin beli lagi !."tanya alfario


"iya stephani tahu,tapi stephani gak suka sama mobilnya itu sangat jelek gak cocok buat aku." jawab stephani manja


"tapi,bukankah kau sendiri yang memilih mobil itu?."tukas alfario


"iya sih,,tapi stephani beneran gak suka sama mobil nya, boleh ya pi beliin stephani mobil baru lagi."pinta stephani


"heummm,beli lah apa yang kamu suka."jawab Doni


"beneran ? yeyyyy papi baik deh ." puji stephani manja


Dewi, Alfario dan Irfan hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah stephani


" oh iya pi,,tadi siangkan aku makan bareng kak vanno sama sherly,,terus ka vanno bilang kalau tadi pagi dia lihat orang yang mirip sama aku pi." ucap stephani


PRANG


Gelas yang sedang di pegang Doni terjatuh dan pecah saat mendengar ucapan stephani.niatnya ingin minum


tetapi saat stephani mengatakan itu seketika wajah ya pucat pasi dan tubuhnya bergetar kuat

__ADS_1


Dewi dan Alfario segera menoleh ke arah Doni


"Pi/mas ."ucap Alfario dan Dewi bersamaan


"mirip kamu ? seberapa mirip !." tanya Doni


"hm,,katanya sih mirip banget pi. rambutnya lurus panjang,kulitnya kuning langsat ,memakai kacamata dan warna matanya apa ya tadi ,,,,,ah iya warna matanya biru langit cerah pi ."jawab stephani


PRANG


untuk kedua kalinya Doni memecahkan gelas yang ia pegang


"papi / mas ." Alfario dan Dewi bersamaan


"Om ." sambung Irfan


"dimna ? kapan ? cepat bilang ?."ucap Doni tergesa-gesa


"Tadi siang,katanya dia pengantar bunga ."jawab stephani


Seketika tubuh Doni bergetaran ,jantungnya seakan berdetak lebih cepat dari biasanya,nafas nya mulai tersengal-sengal


"papi / mas ." panik Alfario dan Dewi


" Ya Allah mas,kenapa bisa begini .. Alfario cepat telpon Dokter Han ."ucap Dewi


mata nya warna apa yah,,ah iya warna biru langit pih


biru langit ......biru langit.....biru langit


Anak kedua anda mengalami gangguan genetic dan memiliki penyakit dan itu bisa membahayakan anak yang lainnya harus segera di keluarkan,,,keluarkan,,keluarkan


Nggk,,,,sampai mati pun aku gak mau.dia manusia mas dia berhak hidup kamu tega mas,dia anak kamu sendiri darah daging kamu


Anak anda mengalami gangguan genetic dan harus segera di keluarkan


tega kamu mas,,,kamu bunuh anak kamu sendiri kamu kejam benar-benar kejam,tidak berperasaan aku sangat benci kamu mas benci, benci,benci


anakku di rumah sendirian,,pergilah kamu dengan wanitamu itu,,,,biarkan aku pergi


aku benci kamu mas benci

__ADS_1


seketika tubuh Doni pun ambruk dan tidak sadarkan diri


" papi." teriak Alfario


Di tempat lain


Dikamar Stevano , dia masih memikirkan gadis pengantar bunga nya itu


"Kok aku jadi mikirin dia terus ya,,lumayan cantik dengan warna mata biru langit yang indah."ucap Stevano senyum dan terus memikirkan gadis pengantar bunga nya


hingga lamunannya pun buyar karena terdengar ketukan pintu kamarnya


Tok Tok Tok


"Stevano,keluar makan malam dulu,."ucap Riska ,bunda dari Stevano


"iya bun,sebentar."ucap Stevano dari dalam


" cepat yah,,ayah,sama sherly udah nungguin."ucap bunda Riska lagi


"iya,ini Stevano mau turun,,ayo bunda."ucap Stevano tersenyum ke arah bundanya


Bunda hanya menggelengkan kepalanya .. setelah sampai di bawah terlihat ayahnya dan adiknya sherly susah menunggu


" selamat malam ayah,selamat sherly ."sapa Stevano


"selamat malam juga oak."jawab sherly


" maaf sudah membuat kalian menunggu." maaf Stevano sambil duduk di kursinya


"sudah tak apa,lebih baik ayo cepat kita semua makan dulu." jawab bunda


"Baik bunda ."jawab Stevano dan sherly bersama


Maaf ya gantung dulu ceritanya sama author nya


nanti kita lanjukan lagi


semoga suka dan mohon maaf kalau ada penulisan yang kurang bagus


Happy reading πŸ’žπŸ’žπŸ’ž

__ADS_1


__ADS_2