
"Ekhem kau,,, tidak apa apa ."? tanya Vano
Syaquilla sangat dongkol di buat nya
" apanya yang tidak apa apa ? apakah ada orang yang tertimpa bunga sebesar ini bisa di katakan tidak apa apa ."! hardik syaquilla
Vano tahu dia yang salah disini,karena ia terlalu terburu buru alhasil dia menabrak orang lain
" saya terburu buru maaf ." ucap Vano
Syaquilla tertegun mendengar ucapan maaf dari seorang Vano
" baiklah,,, tapi maaf saja tidak bisa menyelesaikan masalah ."ucap Syaquilla
Stevano mengernyitkan kening ya
"Lalu ." tanya Vano
" bantulah saya tuan.......tanggung jawab atas perbuatan anda jika memang anda itu laki-laki tulen."cibir syaquilla
Vano di kesal oleh cibiran Syaquilla
"heii... kau pikir aku tidak akan bertanggung jawab apa.? baik sini... " ucap Vano sambil membantu syaquilla berdiri
Tak lupa juga menyingkirkan karangan bunga yang meninpa syaquilla.
sesaat setelah syaquilla berdiri di hadapannya,vanno ingin sekali membalas ucapan pedas syaquilla,namun dia tertegun saat melihat wajah syaquilla yang di penuhi lebam kebiruan di rahang bawahnya.
"kenapa dengan wajahmu ? apakah karena tadi aku menabrak wajah mu ? apakah karena itu ? tanya vanno spontan
__ADS_1
pertanyaan itu menuai banyak perhatian dari banyak karyawan Dan bawahannya,bahkan OG dan OB pun sempat berhenti sesaat setelah mendengar ucapan bos mereka.
menyadari situasi yang di alaminya Dan takut akan prasangka buruk dari karyawan yang akan mencibir kelakuan ya karena menabrak seorang pengantar bunga wanita sampai lebam,vanno pun segera mengambil tindakan.
" Mari ikut saya !" pinta vanno.
syaquilla memandang tajam ke arah vanno.
"mau ngapain pak ? bapak tidak lihat saya lagi kerja mau ngantar bunga pesanan orang ? tanya syaquilla dengan tatapan tajam.
" memangnya menurut mu saya akan melamar danb menikah dengan ibumu ? tentu saja saya tau kamu pengantar bunga !" cibir vanno
syaquilla di buat dongkol oleh omongan vanno
" memang anda fikir saya mau punya yah Tiri seperti anda ? " Dan ngapain juga ibu saya mau menerima lamaran anda Dan menikah dengan anda ? seperti tidak ada kerjaan yang lain saja ." balas syaquilla.
"kau benar-benar cari ribut ya... sudah tidak udah membahas ibu mu memangnya aku peduli ." balas vanno dengan sengit .
Vanno tercekat mendengar ucapan syaquilla,niatnya ingin membalas tapi tak di sangka ucapan terakhir gadis ini menyentak dan menyentuh hatinya.Dia merasa sangat bersalah,dia sudah melukai hati Dan perasaan gadis di depannya ini .
" Astaga apa yang baru saja ku katakan tadi sih,kasihan dia aku sudah menyakiti perasaan ya dan wajahnya lebam begini , bagaimana penilaian orang -orang nanti."Batin vanno
"taruh saja bunganya di situ Dan kau ikut bersama ku !" pinta vanno
" untuk apa aku--,"ucap syaquilla terputus
" jangan membantah mau ku bayar atau tidak bunga nya ?"tanya vanno
Syaquilla mengangguk
__ADS_1
" Yah mau lah .....enak saja tidak di bayar ." jawab syaquilla berjalan sambil mengekori vanno ke ruangan lelaki itu.
TING
Lantai 18 ruangan DIREKTUR UTAMA BANGTAN GROUP.
"selamat pagi pak ."sapa sanora
Lalu sanora mengerjabkan matanya melihat orang yang di belakang bos nya.
"apa memang perasaan ku saja atau memang ini nyata ? kenapa dia ada di sini ? " Batin sanora melihat syaquilla muncul mengekori vanno atasannya.
" Hemm..pagi. "sahut vanno
" Noratolong kamu undur meeting pagi jam delapan menjadi setengah sembilan,saya ada urysan yankg yang harus di selesaikan ."ucap vanno
yang di beri perintah hanya diam Dan termenung memikirkan sesuatu.
" kamu dengar tidak ?" tanya vanno
Namun ekspresi sekretarisnya masih sama.
Assalamualaikum maaf ya para readers author nya baru up lagi
selamat membaca semoga suka ya
jangan lupa like, favorite ,vote dan juga jangan lupa kritik Dan saran nya
__ADS_1
happy reading πππ