SYAQUILLA'S

SYAQUILLA'S
Episode 3


__ADS_3

"Stephani Darmawansyah." jawab Stevano ragu-ragu


"Yap,,dia akan datang bersama tunangannya dan sebentar lagi akan segera sampai.katanya sih Irfan baru pulang dari Singapura ."celoteh Sherly


Stevano hanya manggut-manggut mendengarkan


..........


Di tempat lain


Syaquilla baru saja duduk di sebuah kantin dekat dengan tempat kerja nya


"Ndra ,nanti malam kamu ikut jaga juga kan."tanya syaquilla pada teman nya Andra


"maaf Sya,malam ini kayaknya aku libur dulu deh soalnya anak aku lagi sakit di tambah kamu sendiri juga tahu kalau istri aku lagi hamil anak kedua ,maunya Deket terus."jawab Andra


"itu namanya istri dan anak kamu pengen kamu istirahat,lagian kamu juga sibuk kerja terus ,jadi kasihan kan istri dan anak kamu gak ada yang jagain."ujar syaquilla sambil tertawa


"ikh Sya kamu mah temen lagi curhat malah di ketawain ." omel Andra


"Lagian ngapain kamu curhat sama aku ? aku kan belum pernah nikah belum punya anak juga hahahahaha ." ucap syaquilla sambil tertawa


" heummmm,pasrah deh aku."lirih Andra pelan namun tetap terdengar


"tadi aku terlambat bawa bunga,, terus aku di marahin sama dia,,,udah cerewet,bawel,pemarah udah kayak cewek aja padahalkn dia cowok udah itu hidup lagi."cerocos syaquilla panjang lebar sambil cemberut


" Curhat nih ceritanya."


Syaquilla mulai kesal dan dongkol


" nggk ,tadi lagi nge rapper." jawab syaquilla dengan nada kesal


tiba-tiba


pluk pluk pluk


beberapa sendok melayang bebas ke kepala Andra


"hei hei,,,berhenti sakit tahu ! istri aku aja gk pernah ngelempar sendok ." kesal Andra


"siapa suruh nyahut terus." balas syaquilla

__ADS_1


"tadi kan kamu yang duluan nyahut perkataan aku,ya aku juga sama kayak kamu lah." jawab Andra tidak mau kalah


"bodo amat ,gw lagi dongkol,jangan tambah gw jadi dongkol lagi kalau Lo mau kepala Lo selamat dari kekeselan gw." jawab syaquilla dengan nada tinggi


"iya iya deh Abang minta maaf. " ucap Andra


"eh iya,aku dengar Stephani mau tunangan yah."tanya Andra


"tahu dari mana."tanya balik syaquilla


"dari TV ,kemarin kan di tayangin .katanya tunangan nya itu yang punya perusahaan tekstil besar itu ." jawab Andra


Syaquilla yang mendengarnya hanya diam,Andra yang melihat diam nya syaquilla tanpa Andra sendiri pahami terus menerus melayang pertanyaan pada syaquilla


"lagian kenapa sih kamu gak kesana temui mereka sih dan bilang kalau kamu juga anak dari pengusaha teh dan tambang batu bara terkenal itu ?."


"siapa tahu nanti kamu bisa ngelanjutin kuliah lagi dan gak harus kerja siang malam hanya untuk mendapatkan uangkan ?."


"kamu harusnya sama kayak mereka bisa hidup layak,rumah mewah,pakaian bagus,pendidikan bagus,dan terkenal."sambung Andra


"dan siapa tahu nanti kamu dapat uang dari ayah kamu untuk biaya pengobatan dan kesembuhan penyakit leukimia kamu."lanjut Andra


Syaquilla hanya terdiam dan mata berkaca-kaca menganak sungai


"lagian wajah kamu itu hampir mirip dengan wajah kakak kamu yang perempuan itu,saran aku nih___."


ucapan Andra terhenti


"berhenti,dan jangan di teruskan." tukas syaquilla


Andra seketika menghentikan ucapannya dan saat melihat ke arah syaquilla yang wajahnya di penuhi oleh rasa sedih dicampur amarah


Andra sadar bahwa ucapannya telah melukai hati sahabatnya


"maaf aku tadi terlalu cerewet."ucap Andra dengan nada menyesal


"aku tak perlu kesana dan bilang pada Doni Gibran Darmawansyah bahwa aku salah satu anaknya,dan aku tak butuh uang untuk kesembuhan ku ,kau tahu meski aku sudah di vonis aku masih bersyukur bahwa sekarang aku masih hidup dan aku tak pernah menyesal telah di lahirkan dengan kondisiku yang seperti ini." ucap syaquilla panjang lebar


Andra hanya bisa diam melihat syaquilla yang pergi meninggalkan kantin begitu saja


"aku sudah selesai ,jangan lupa kau yang bayar semuanya."ucap syaquilla

__ADS_1


" dia marah karena aku ungkit tentang keluarga ,oke aku terima.tetapi kenapa harus aku juga yang membayar tagihan makanannya.huffff....."rutuk Andra sambil membuang nafas kasar


....................


"eh kak itu dia , Stephani disini ."ucap Sherly girang


Stevano menatap ke arah Stephani dan Irfan musuh bebuyutannya sejak SMA


"oh ,hai Sherly.maaf menunggu lama aku solanya ke perusahaan papi dulu untuk mengantar makanan."seru Stephani


"oh iya tak masalah ,iya kan kak."ucap Sherly menyenggol siku Stevano


"ah ya tak masalah."ucap Stevano dengan nada kesal


"oh hai kak Stevano ,apa kabar."tanya Stephani


namun Stevano diam dan tak menanggapi pertanyaan Stephani, Sherly yang melihat kakaknya diam saja pun mulai berbicara lagi


"hei kak ,kenapa kau memasang wajah datar seperti itu,,tadi Stephani bertanya."ucap Sherly


"oh ya kabar baik."sambil terus menatap Irfan dengan tajam


"oh ayolah sekarang kita bertemu bukan sebagai musuh tapi sebagai teman lama."ucap Irfan menyindir


"oke oke kita lupakan dulu masalah nya ,sekarang lebih baik kita memesan makanan karena ini sudah lewat jam makan siang." ujar Stephani dan diangguki oleh semuanya


"oke mari kita duduk , waiters."panggil Stephani.mereka memanggil pelayan dan memesan makanan yang mereka inginkan,tidak pembicaraan yang ada hanya hening,Sherly yang tidak suka akan suasana seperti ini pun memberanikan diri untuk berbicara


"Stephani,kau makin cantik saja aku hampir tidak mengenalimu ." puji Sherly


"ah kau bisa saja ,sekali-kali ikut lah dengan ku ke salon memanjakan diri ." ajak dan ucap Stephani


"ok,baiklah kapan-kapan kita pergi bersama."ujar Sherly


oke readers sampai disini dulu ya cerita hari ini


jangan lupa tinggalkan jejak dan vote nya


jangan lupa juga kritik dan saran nya


love you dari author 😘😘😘

__ADS_1


salam hangat untuk semuanyaπŸ’œπŸ’œπŸ’œ


__ADS_2