SYAQUILLA'S

SYAQUILLA'S
Episode 14


__ADS_3

"Untuk apa lagi jika bukan untuk mengobati Luka ? ckk tak ku sangka DIREKTUR seperti anda sangat lemot sekali ," cibir syaquilla . dengan menekan kan kata " Direktur"


" bukan begitu....tapi itu terlalu banyak ,"ucap Vano


" oh bilang saja jika anda mau menarik kembali


ucapan anda lagi...dasar tidak konsisten ,"Syaquilla mencibir


" Bu-bukan ....ku pikir kau hanya ingin 1 atau 2 saja padahal semuanya..ya Sudah ambil saja ,"elak Vano


" kalau satu terlalu sedikit,lagian saya sering kena banyak dapet lebam ,"ucap Syaquilla


" apa ? jadi kamu sering di siksa ? siapa yang menyiksamu ? bilang padaku." tanya Vanno bertubi-tubi


" memang nya siapa yang bilang saya sering di siksa ?" tanya Syaquilla


" tadi kan kamu bilang...." jawab Vanno


"CK ! tidak seperti itu...misalnya saja saya jatuh,terpeleset,tertimpa sesuatu lalu lebam,saya kan bisa pakai obat ini," jelas Syaquilla


" oh...ya Sudah..." sahut Vanno


"Terima kasih atas salepnya... tapi sayang cuma muat 6 saja...saku saya tidak muat lagi ..saya permisi.. Dan terima kasih..." ucap Syaquilla Dan berlalu pergi.


Vanno mengangguk.


Ceklek ( anggap aja suara Pintu )


Bunyi suara Pintu tertutup


Vanno tersenyum

__ADS_1


" Syaquilla...manis...cantik ... Syaquilla..hmm mata biru langit, Syaquilla..." lamunan Vanno terhenti


Ceklek ( suara Pintu nya gaesss )


Bunyi suara Pintu nya lagi


Ternyata Syaquilla yang kembali Dan berniat untuk meminta harga bunga yang ia lupa minta.


" pak ..." panggil Syaquilla


" Syaquilla...astaga. ke sini lagi ? kaget Vanno.


Syaquilla mengangguk.


" Ehmm. ada apa ?" tanya Vanno


"Err...itu pak ... saya lupa minta uang harga bunga nya hehehehe,"Ucap Syaquilla nyengir.


Syaquilla mengangguk.


" ku pikir kau sudah menukar harga bunganya dengan salep yang kau bawa itu .


" oh tidak bisa pak, masa bapak sama kan harga bunga saya yang satu rangkainya seratus ribu itu dengan salep sepuluh ribu ini sih pak ? mana bisa begitu." cibir syaquilla.


" kau yakin harga salep itu sepuluh ribu ,hmm ?" tanya Vanno.


Syaquilla mengangguk.


" CK ! harganya bahkan hampir sama dengan harga bunga mu itu ," cibir vanno.


" Hah .....bapak bercanda..." elak Syaquilla

__ADS_1


" yah sudah kalau tidak percaya...." Tukas Vanno.


sambil memberikan uang lebaran seratus ribu empat lembar pada Syaquilla.


" Terima kasih ," ucap Syaquilla


" Hem....." sahut Vanno.


Syaquilla berjalan keluar ruangan Vanno.


Ceklek


Vanno hanya menggeleng - gelengkan kepalanya, di susul oleh tawa nya yang menggelegar memenuhi ruangan.


" Hahahahahaha !"


oke sampai di sini dulu ya readers semua nanti kita lanjut lagi Ceritanya.


maaf ya baru bisa upload lagi Ceritanya ,


jangan lupa buat vote dan jangan lupa kritik Dan saran nya author nya selalu menunggu kritik dari kalian


Oh iya author nya jarang update karena author itu kan kerja di perumahan jadi gak terlalu bebas Dan leluasa buat bikin Ceritanya jadi bisa lanjut Ceritanya kalau pekerjaan author nya bener- bener udah beres bnget


Terima kasih untuk para readers semua jangan lupa mampir terus ya


salam hangat dari author untuk readers


BONUS


ya udah nih author kasih bonus bang Vanno nya

__ADS_1



__ADS_2