
Hari ini adalah hari yang paling ditunggu oleh Devnaka dan Priscilla, dimana hari ini akan dilangsungkan akad nikah perasaan haru yang Priscilla rasakan sekarang, dia mendengarkan Devnaka yang mengucapkan akad nikah dengan lancar membuat Priscilla menangis haru.
Dulu saat ia menikah dengan Azkara bahkan rasanya biasa saja,tapi kenapa sekarang perasaan haru datang begitu saja apakah Priscilla sudah mencintai Devnaka, Ayudia memeluk Priscilla dengan erat dialah pengganti mamanya.
Dan Azkara sekarang sudah berada dirumahnya, Tiara mengajak Azkara untuk menghadiri pernikahan Devnaka, justru Azkara mendengarnya sakit hati karena seseorang yang ia cintai telah menikah dengan pria lain yaitu sahabatnya sendiri.
"Kamu masih mencintai Priscilla mas, sampai gak mau datang ke pernikahan mereka" Tiara menekankan kata mencintai Priscilla, membuat Azkara semakin geram akan istrinya ini.
"Jangan bilang seperti itu, apa salah jika aku mencintai Priscilla dua bulan kami bersama, walaupun aku tau pernikahan kita salah" bagaimana tidak rasanya berat melepaskan seseorang yang ia cintai.
"Kalau kamu gak mencintai ayo kita hadir" Azkara akhirnya mengiyakannya mereka akan hadir dalam pernikahan Devnaka dan Priscilla.
Priscilla turun bersama para bridesmaids nya, menuju meja yang digunakan akad tadi Devnaka terpaku akan kecantikan istrinya sekarang memang Priscilla sudah menjadi istrinya.
Setelah selesai mendatangi beberapa berkas pernikahan, kini saatnya Devnaka dan Priscilla sungkem kepada kedua orangtuanya, sayang sekali orang tua Priscilla tidak ada.
Kedatangan Azkara dan Tiara membuat Priscilla heran, bagaimana tidak mengapa mereka sampai sini akankah Tiara akan melabraknya tapi setelah 6 bulan baru saja.
"Selamat ya mbak Priscilla dan Dokter Devnaka, semoga segera diberi momongan dan kebahagiaan selalu" Tiara yang mengatakannya Priscilla memeluknya lalu Azkara hanya diam saja.
"Selamat ya Dev dan Priscilla, kalian serasi saya titipkan Priscilla kepada anda jaga dia" lagi dan lagi Azkara mengatakannya.
"Terimakasih kedatangannya,mari kita foto bersama " Devnaka mengajaknya untuk foto bersama walaupun Azkara ingin menolaknya tapi bagaimanapun mereka harus foto bersama bukan.
Tatapan Azkara masih sama saat pertama kali dia menatap Priscilla, dan rasa cintanya bahkan masih sama tidak pernah hilang untuk Priscilla .
__ADS_1
Priscilla sekarang dia adalah istri orang bukan istri Azkara lagi, jikalau mereka belum berpisah kemungkinan luka ini akan semakin dalam, dihantui rasa bersalah dikarenakan menjadi istri kedua.
"Kamu masih mencintai Azkara ya, atau masih ada rasa suka" Tiara menanyakan hal tersebut dikarenakan tatapan Azkara yang daritadi tidak lepas dari Priscilla.
"Maaf mbak Tiara, saya dan mas Azkara tidak ada hubungan apa-apa,jika kami dipersatukan dalam pernikahan itupun karena permintaan almarhum papa saya dan jika mbak mengungkit-ungkit lagi saya tidak ada hubungan apa-apa dengan suami mbak" kenapa Tiara selalu membahas masa lalunya dengan Azkara, sedangkan kini kami sudah berpisah.
Lama-lama Devnaka geram dengan perlakuan istri sahabatnya, yang terus membahas masa lalu padahal jelas-jelas kini Priscilla sah menjadi istrinya.
"Cukup menyalahkan Priscilla Tiara, jika kamu terus-terusan seperti ini saya tinggalkan kamu" Azkara menekankan kata berpisah jika Tiara terus-menerus menyalahkan Priscilla padahal mereka tau bahwa Priscilla dan Azkara tidak saling mencintai.
"Tolong jangan bikin ulah di hari bahagia Kami, dan Azkara tolong jaga istri anda seperti ini" siapa yang ingin acaranya hancur gara-gara biang kerok ini.
Mama Yuni dan Jescenia pun mereka juga turut hadir, bagaimanapun mama Yuni pernah menjadi mamanya walaupun hanya sesaat.
"Panggil mama aja nak, bagaimanapun kamu juga anak mama walaupun kamu tidak bersama Azkara lagi" mama Yuni mengelus rambut Priscilla dia menyayangi Priscilla seperti dia menyayangi Azkara.
"Mama Yuni makasih, udah mau datang di acara kami" Devnaka memang mengenal nama Yuni karena dia pernah kerumah Azkara waktu dulu.
"Sama-sama,mama titipkan Priscilla ya nak jaga dia mama tau walaupun Azkara gagal menjaganya tapi mama yakin kamu bisa menjaganya " mama Yuni menitipkan putri kesayangannya kepada Devnaka, pria yang sekarang menjadi suami dari Priscilla
Papa Mama dan Mbak Dita juga turut hadir, memang lengkap sekali bukan banyak hadir saat pernikahan mereka, suka suka menjadi istri Azkara sudah Priscilla rasakan bahkan saat ia diratukan oleh Devnaka sekarang.
"Selamat sayang mama bahagia banget kamu menikah dengan pilihan kamu nak" kata Mama Asita
"Mama, makasih udah turut hadir " Priscilla memeluk mama Asita ya dia adalah mama dari mbak Dita.
__ADS_1
Sedangkan di toilet Tiara dikejutkan dengan kehadiran Roy, mengapa dia ada disini mungkinkah dia mengikuti Tiara disini.
"Apa yang kamu lakukan Roy, ngapain kamu kesini" Tiara melepaskan tangan Roy, bagaimana jika Azkara melihatnya sampai ia ketahuan habis dia.
"Jadi kamu menolak aku setelah hadirnya anak kita, kamu mau menyembunyikan anak ini dan mengakui bahwa anak ini adalah anak Azkara begitu" Roy memperjelas bahwa anak yang Tiara kandung adalah anaknya, sejak Azkara jarang pulang memang Tiara dan Roy sering bersama hingga menumbuhkan rasa dan menjadikannya seorang anak.
Kandungan Tiara memasuki bulan ke 6, itu adalah hasil pembuahan Roy bukan Azkara memang Azkara tidak tau akan hal itu yang Azkara tau itu adalah anak Azkara dengan Tiara.
"Jangan asal bicara, ini anak Azkara bukan kamu" Tiara sudah merasa ketakutan bagaimana jika rahasianya terbongkar apakah benar ini adalah anak Roy bukan anak Azkara.
"Oke akan aku tunggu kelahiran anak ini, dan akan ku pastikan bahwa anak ini adalah anakku" Roy pun meninggalkan Tiara sendirian.
Tiara mengelus perut buncitnya, bagaimana jika anak ini anak Roy apakah rumah tangganya dengan Azkara akan hancur seketika.
Azkara memang tidak perduli dengan Tiara semenjak Azkara berpisah dengan Priscilla ia menjadi sangat cuek dan tidak peduli.
Mama Yuni sempat curiga akan kehamilan sang menantu, karena yang ia tau Azkara jarang pulang tapi apakah sekali melakukannya Azkara langsung jadi.
"Mama sejak kapan disini" Tiara terperanjat melihat Mama mertuanya yang daritadi disampingnya.
"Entah firasat mama saja atau bagaimana,firasat mama mengatakan bahwa Priscilla lebih baik daripada kamu, apa dikira mama tidak tau Azkara tidak pulang dan sekarang tiba-tiba kamu hamil sudah 6 bulan lalu apakah anak ini benar anak Azkara ataupun bukan itu urusan kamu jika anak lahir mama akan mencoba test DNA" kenapa semua memihak kepada Priscilla apa hebatnya dia bahkan mama mertuanya juga seperti itu.
Apakah mama Yuni mendengar semua percakapannya dengan Roy, jika iya bagaimana kelanjutannya apakah mama Yuni akan membenci dirinya.
Semua gara-gara Pelakor itu, jika Azkara tidak mengenalnya mana mungkin dia sampai hamil anak laki-laki lain gara-gara Azkara tidak pernah pulang kerumah.
__ADS_1