
Sudah 5 hari lamanya, Priscilla selalu tidur sendiri dirumah sendiri, bahkan ia kadang merasa kesepian walaupun Aron menelfon dirinya setiap hari namun sangat hampa rasanya.
Malam harinya Azkara pulang, karena tidak ingin Priscilla semakin menunggunya, Azkara kaget kenapa pintu terbuka dimana Priscilla, setelah menutup pintu Azkara langsung memasuki kamar, ya ia lihat istrinya sedang bersandar pada ranjangnya.
"Apa kabar, kok ngelamun aja" Azkara meletakkan barang bawaannya, sebelum kerumah ia memang membelikan baju dan sepatu untuk istrinya.
Priscilla tidak menyadari akan kehadirannya Azkara, bahkan ia hanya diam saja tidak menjawabnya, ia masih mengingat kejadian 2 hari yang lalu dimana Priscilla bertemu dengan ibunya Tiara, bahkan ibunya Tiara mencaci makinya, walaupun pernikahan Priscilla dan Azkara memasuki bulan ke dua, tapi rasanya sangat lama.
"Kamu kenapa, ada yang sakit" Azkara memastikan bahwa kondisi Priscilla baik-baik saja, walaupun ia tidak tau ada apa istrinya mendiamkan dirinya.
"Mas, lepaskan saya biarkan saya hidup dengan tenang jika bersama mas adalah ketidaksenangan akan kulepas mas agar saya mendapatkan ketenangan mas!!" Kejadian tadi sore yang membuat Priscilla trauma ingin dekat dengan suaminya, bahkan mama Tiara menyadarkan dirinya akan status yang ia dapatkan.
"Apa yang kamu maksud Priscilla" Bagaimana Azkara tidak emosi ketika mendengarnya, justru siapa dalang dibalik semua ini.
"Saya gak mau mas, mam....." Priscilla terhenti ketika ingin mengatakan hal yang sebenarnya.
"Mam siapa... mama Yuni yang membuat kamu seperti ini" Azkara mencoba memastikan bahwa ucapan Priscilla mengarah kepada mamanya.
Hening sesaat...
Priscilla menggelengkan kepalanya, artinya bukan mama Yuni bahkan mama Yuni menyayanginya seperti anak kandungnya sendiri,tapi ibu mertuamu mas.
__ADS_1
" Bukan mama Yuni mas, tapi mama mertuamu" apakah yang dilakukan mama mertua Azkara sudah benar, nyatanya dia tidak tahu kejadiannya,bukan Priscilla yang meminta Azkara untuk menikahinya.
Azkara tidak habis pikir dengan mama mertuanya itu, ada apa hidupnya sampai dia seperti itu, jika memang waktunya kami untuk berpisah pasti Azkara akan berpisah dengan Priscilla.
"Mas lebih baik pulanglah, dan saya minta ajak saya kerumahmu untuk kita jujur atas pernikahan kita mas, dan setelah itu mari kita berpisah dengan baik" Priscilla sudah mantap akan keputusannya,lebih baik seperti ini bukan karena ia tidak ingin sakit sendiri atas hubungannya dengan Azkara, bohong dirinya hanya mencoba mengetes Azkara apakah mencintainya.
"Jujur saya berat untuk melepaskan kamu, tapi jika kemauan kamu seperti ini maka saya akan berusaha ikhlas" Azkara jujur saja ia egois, mengingat keduanya tidak mau kehilangan salah satunya.
"Jika seperti itu, saya minta pilihlah salah satunya mas" Priscilla mencoba memberatkan pilihannya, tidak bisakah Azkara memilih salah satu dari kami.
Dan dua bulan pernikahan Priscilla Azkara, kini Azkara sudah mencintai Priscilla, bahkan ia tidak ingin kehilangan Priscilla juga, tapi jika Priscilla mau seperti itu Azkara mending pergi dari sini.
Azkara meninggalkan kamar, namun Priscilla justru menahannya memeluknya dari belakang, apa ini bukankah Priscilla ingin mereka berpisah tapi kenapa dia seperti ini.
Azkara membalikkan badannya dan memeluk Priscilla dengan erat, kenapa Azkara takut kehilangannya bahkan walaupun ia sedang dirumah bersama Tiara, dipikirannya selalu Priscilla.
"Mas saya lapar, dari tadi nungguin mas" sepulangnya kerja memang belum makan sama sekali, alasannya menunggu Azkara.
"Biar saya pesankan, tunggu di dalam lagi ayo" Azkara membawa Priscilla kembali ke kamarnya, dan benar Azkara tetap stay bersama Priscilla walaupun adanya pertengkaran antara Azkara dan Priscilla .
Flashback off.
__ADS_1
Priscilla yang sedang berbelanja di supermarket bertemu dengan tante Tika dia adalah mamanya Tiara, bahkan darimana dia mengetahui pernikahan kami.
"Enak ya jadi istri muda, dibelanjakan terus uangnya" Tante Tika mengatakannya saat berhadapan langsung dengan Priscilla , dengan nada sindirannya itu.
"Sorry, memang saya dan anda pernah saling mengenal hingga anda berkata seperti itu dengan saya" sebelumnya tidak pernah bertemu namun sekarang mengatakan hal tersebut apakah gila.
"Bahkan saya tau bahwa menantu saya sering menginap dirumah kamu kan, heh kamu masih muda jangan cari suami orang kalau gila harta saya bisa kasih uang berapapun asal kamu tinggalkan menantu saya, kamu cuma mau uangnya aja kan" apalagi ini mau uangnya saja apakah dia tidak mengenal Priscilla, bahkan hartanya saja sudah cukup untuk menghidupi dirinya sendiri, yang Priscilla lihat dari atas sampai bawah sepertinya dia adalah orang kaya baru.
"Jaga mulut anda, jika anda tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi, jika anda masih saja menghina saya lihat saja saya akan menghancurkan anda kalau bisa anak anda juga" dia berbalik mengancam Priscilla maka sebaliknya Priscilla juga akan melakukan gak yang sama jangan dikira Priscilla akan tetap diam saat dirinya dihina.
"Apa orang tuamu tidak pernah mengajarkan sopan santun,malu sekali saya punya anak sebagai pelakor" apa kata tante Tika pelakor, dih kalau menantunya nyaman dengannya apa boleh buat.
"Tidak usah menyangkut orang tua saya, tunggu saja jika anda mau seperti ini" Priscilla meninggalkannya ia segera membayar belanjaannya daripada meladeni orang setres seperti itu.
Azkara dan Priscilla sepasang suami-istri yang sangat ideal, bahkan bertengkar saja tidak pernah mereka selalu harmonis, Priscilla yang selalu menghormati Azkara sebagai suaminya walaupun dengan statusnya yang membuat Priscilla akan sadar tidak ingin bersama Azkara seterusnya.
Makanan pun datang, bahkan Azkara menolak jika Priscilla yang mengambilnya Azkara memilih untuk turun sendiri disusul oleh Priscilla yang menunggu diruang tamu,mereka akan makan disini dan menonton film bersama.
Siapa yang pernah menyangka akan memiliki kehidupan seperti ini, harta yang ia punya tidak cukup membuat ia bahagia jika ditinggalkan oleh orang tuanya,kini hidupnya hanya bersama abangnya dan suaminya,suami orang juga tepatnya.
Dokter Devnaka, dia memang sekarang sangat dekat dengan Priscilla bahkan ia juga tahu Priscilla adalah istri kedua Azkara, jika Priscilla sudah berpisah maka Dokter Devnaka lah yang akan menikahi Priscilla, membahagiakannya dan membangun keluarga kecil yang bahagia.
__ADS_1
Semoga saja kehidupan yang Priscilla harapkan akan ia dapatkan saat dirinya menikah dengan Dokter Devnaka, bagaimana tidak kedua laki-laki itu sangat mencintai Priscilla melebihi segalanya, mereka tidak ingin Priscilla kenapa-kenapa mereka adalah pelindung bagi Priscilla , sandaran saat Priscilla sedih, mereka selalu siap.
Azkara tidak tahu bahwa Dokter Devnaka mencitai Priscilla ,jika mengetahuinya kemungkinan ia tidak akan melepaskan Priscilla nantinya, bagaimana jika mengetahuinya kemungkinan akan perang dunia mereka berdua, mencintai satu perempuan yang sama bahkan tidak ada istilah menikung teman.