
Hari Ini Boutique yang kedua milik Eirene akan segera Buka, mereka akan launching Produk Gamis dan Kerudung dan Baju Koko yang langsung di Design oleh Eirene dan Beberapa Motif kerudung yang disukai anak muda lalu ada mukena dan masih banyak yang lainnya,Yang akan menjadi Foto modelnya adalah dirinya dan Affandra jika suaminya itu mau.
"Mas Aku akan kembali menjadi model, kali ini boutique akan launching Gamis Dan Baju Koko, maukah kamu menjadi model juga" Tanya Eirene
"Saya tidak mau, kenapa harus saya" Kata Affandra
"Jadi kamu rela istri kamu bersentuhan dengan pria lain, OMG mimpi apa aku" Kata Eirene
"Baiklah, Biar kita menjadi pasangan yang serasi bukan" Kata Affandra
Mereka pun sudah sampai di Boutique, Affandra kagum dengan usaha milik istrinya, Kini Eirene sedang di make up karena sesi pemotretan akan segera dilakukan, hitung-hitung foto berdua ya kan.
Affandra kini terpana menatap Eirene, sebenarnya Eirene tanpa make up ataupun make up sama cantiknya tapi kini Auranya berbeda,Eirene memberanikan launching Produk baru Terinspirasi Karena Sekarang dirinya akan selalu mengenakan pakaian tertutup jika berada di lingkungan pesantren.
Sesi pemotretan dilakukan 10 kali, Jujur saja membuat Eirene lelah, kenapa juga banyak sekali, Untungnya sudah selesai, Eirene segera mengajak Affandra untuk keluar, makan siang bersama.
"Cantik juga ya, gak salah saya pilih istri" Kata Affandra
"Apa maksudmu mas, Emang dari lahir aku cantik, Kamu saja tidak menyadarinya " Kata Eirene
"Sudah kusadari bahwa perempuan disamping ku ini cantik juga ternyata " Kata Affandra
"Bohong banget ya" Kata Eirene
"Apa sih kok gitu" Kata Affandra
"Ke ma yuk mas, jalan-jalan " kata Eirene
"Baiklah, Siap Bu Boss" Kata Affandra
Di mall mereka berjalan-jalan bersama, Eirene menggandeng tangan Affandra, hingga Affandra menghentikan langkahnya membuat Eirene menoleh kearah Affandra.
"Mas kenapa, Kamu gpp kan" Kata Eirene
Tidak ada sahutan, Affandra masih menatap kearah seseorang wanita, siapa dia Mungkinkah dia ada hubungan dengan Affandra.
"Tidak apa-apa ayo lanjutkan" Kata Eirene
Dan Wanita itu menghampiri kami yang sedang memilih sepatu untuk Eirene, Eirene masih fokus saja memilih sepatu, begitupun Affandra pura-pura tidak menyadari kehadirannya.
"Affandra aku kembali,aku kembali nagih janji kamu, sekarang aku udah pisah dengan mas Aris, dan ku dengar kamu juga sudah sendiri,bisakah kamu menepati janji kamu untuk memperistri aku" Kata Wanita itu.
__ADS_1
Dan Sepatu yang dipegang oleh Eirene pun langsung jatuh dari genggamannya, Hingga membuat orang-orang pun menoleh kearahnya.
"Apa maksud kamu, Tolong pergilah jangan muncul dihadapan ku lagi " Kata Affandra
"Ayo Fan Nikahi aku, Bagaimana dengan janjimu dan janji adalah hutang fan " Kata Wanita itu
Wanita itu adalah Riska Regenta Apriliana, Wanita seumuran dengan Affandra,dia adalah cinta pertama Affandra, dulu mereka putus karena Riska ingin menikah dengan Aris yang Notabennya sudah mapan sedangkan Affandra belum, tidak ada janji yang pernah Affandra ucapakan.
"Jadi mau yang mana" tanya Affandra
"Mau yang ini sama ini dua gpp kan mas" Tanya Eirene
"Yang banyak juga gpp, Kalau sudah kita pindah ke bagian Laki-laki dan anak-anak yuk" Kata Affandra
"Ke bagian Laki-laki ya Mas, Mas mau cari sepatu yang seperti ini, Mas ini bagus untuk ke pesta pernikahan" Kata Eirene
"Ambil saja jika kamu menyukainya" Kata Affandra
Dan setelah membeli 5 pasang sepatu, kini mereka berada di antrian kasir, tak lupa dengan Kaos kaki juga, Affandra yang membayarnya, laku Riska tetap menatap tajam ke arah mereka.
Setelah itu mereka pergi makan, Affandra Memang jarang sekali berbicara panjang lebar,kecuali jika dia marah, Membuat Eirene takut sekali.
"Kamu suka kue,kalau suka boleh kita kesana" Kata Affandra
"Suka banget soalnya manis kayak aku kan mas" Kata Eirene
"Emang kamu manis, pahit banget ya kamu itu jangan kepedean " Kata Affandra
"Mas Fandra.." Kata Eirene
"Sorry bercanda " Kata Affandra
Affandra memang suka menjahilinya, Iseng banget ya, lalu Mereka bertemu sahabat Affandra dan Istrinya jadinya mengobrol terlebih dahulu dong.
"Wih Pengantin Baru" Kata Akmal
Ya dia adalah Akmal dan Dania, Mereka sudah menikah 2 Tahun, Tapi sayangnya mereka belum di karuniai seorang momongan, Dania sempat menyuruh Akmal untuk menikah lagi karena ia takut Jika Keluarga Akmal Menuntut mereka untuk mempunyai Momongan.
"Mbak gak nunda momongan kan" Tanya Dania
"Kalau aku sih mbak enggak,entah mas Fandra" Kata Eirene
__ADS_1
"Semoga cepat dapat momongan ya mbak, doain aku juga segera dapat momongan mbak, Gimana Kalau kita ikutan senam yuk mbak" kata Dania
Dania sendiri dia berumur 25 Tahun sedangkan Akmal berusia 27 tahun, Mungkin sebelumnya memang mereka tidak menunda apapun.
"Kamu Ini masih kuliah kah mbak, Bener loh wajah kamu gak asing, Iya kan pasti seorang model" Kata Dania
"Hehehe mbak, bener kok mbak" kata Eirene
Flashback Off Dania dan Akmal.
Ketika Akmal ada pekerjaan diluar kota, Dania tinggal di rumah Akmal, Kalian tau apa yang dilakukan Ibu mertuanya,dia menyuruh Dania untuk mengizinkan Akmal menikah lagi, Bagaimana yang harus ia katakan nantinya, hanya gara-gara dirinya belum hamil sampai ibu mertuanya seperti itu.
Kini mereka sudah pulang masing-masing, Dirumah Dania dan Akmal sedang berbicara serius, Dania menyuruh Akmal untuk menikah lagi, Jika memang itu kemauan ibu mertuanya.
"Aku izinkan kamu untuk menikah lagi mas, Silahkan" Kata Dania
"Apa maksudmu, Menurutmu aku akan menikah lagi" kata Akmal
"Iya mas, silahkan aku akan mencarikan istri untukmu" kata Dania
"Dania apa kamu tidak mencintaiku aku" Tanya Akmal
"Aku sangat mencintaimu mas, tapi apalah dayaku" Kata Dania
Dania tiba-tiba pingsan, Akmal pun panik ada apa dengan istrinya, apakah Dania sakit, Akmal segera membawa istrinya kerumah sakit .
Dokter Livia segera memeriksa Dania, Tapi tidak ada apapun, Ternyata Benar Dania hamil.
"Selamat pak, Ibu Dania tengah hamil 10 Minggu, Lihatlah Pak Banyak perkembangan janin ibu Dania, Dijaga ya pak, jangan sampai setres, Jangan sampai ibu Dania melakukan hal yang berat, Ibu Dania diperbolehkan pulang namun biar agak enakan ya pak" Kata Dokter Livia
"Apa dok, Alhamdulillah Terimakasih Dok" Kata Akmal
Dania pun sadarkan dirinya, Kenapa ada dirumah sakit, ada apa sebenarnya, tadi dirinya dirumah bukan.
"Jangan terlalu banyak gerak" kata Akmal
"Apa maksud kamu mas" Tanya Dania
"Selamat sayang, sebentar lagi kita akan menjadi orang tua" Kata Akmal
"Apa yang mas katakan itu serius" Tanya Dania
__ADS_1