
Sedangkan Dirumah Keluarga Khalief Ahmad, Ia sedang Ingin berbicara dengan putra sulungnya, Yaitu Affandra William Angkasa Luvino, Laki-laki Berusia 27 Tahun, Seorang Yang Rendah hati,Ramah Tamah, Suka menolong dan tidak sombong, Seorang CEO AWL Group Dan WL company, Dia juga banyak usaha dimana-mana,siapa yang tidak mengenal Affandra William, Parasnya yang Tampan banyak prestasi membuat Perempuan banyak kagum dengannya, Siapa Sangka Affandra Adalah Seorang Duda anak 1, Dia mempunyai seorang putri berusia 5 tahun, Pertanyaannya Kenapa bisa Affandra yang masih 27 tahun sudah mempunyai anak?
Jawabannya Affandra menikah saat Umur 21 tahun, bisa dibilang ia menikah muda saat mau wisuda, dan saat wisuda ia sudah mempunyai seorang istri, Keluarganya mendukung dirinya menikah, Keluarga Affandra adalah keluarga yang sangat taat agama, dan patuh dalam syariat, Juga Mereka adalah Tokoh Agama Terpandang di Kota ini, Abi Affandra adalah Pemilik Pondok Pesantren seorang Kiai, Affandra banyak yang Memanggilnya Dengan Gus Fandra, Yang tinggal di lingkungan Pesantren Adalah Abi dan Ummi beserta Adik-adiknya, Affandra terkadang juga tinggal disana, apalagi jika dia ada touring dia selalu menitipkan putrinya ke Ummi.
Jika ada istri ia akan bersama istrinya Touring bersama, Namun Takdir memisahkan mereka,Ia terpaksa Merelakan istrinya yang sudah terlebih dahulu meninggalkan mereka.
Mafaza Hening Nagiska Luvino, Putri pertama Affandra dan Gita Farasa, Mereka menikah saat sama-sama usia 21 tahun, dan 22 tahun Gita melahirkan putri cantik bernama Mafaza, Hingga Gita tidak bisa terselamatkan,disaat itulah Hidup Affandra menjadi hancur, ia terpuruk dalam penyesalan,tapi Ummi Ahza Sadiya terus menyemangatinya,agar selalu bangkit demi Mafaza karena semua ini sudah Takdirnya.
Rafif Azzakky Faiz Hanan, Dia adik kedua Affandra yang berusia 23 Tahun, Tampan dan Solehah sama seperti Affandra,Jika Affandra pintar bergaul Rafif adalah tipe pendiam,Namun idaman para santriwati.
Khairina Delisha Nadhifa, Adik perempuan Affandra dan Rafif yang berusia 17 Tahun, dia sebentar Lagi Lulus MA tinggal menunggu ujian saja, Jika Khairina Lebih Aktif namun lebih aktif Affandra, Khairina juga idaman para santri laki-laki, bahkan Banyak ustadz muda yang ingin meminang ataupun mengajak Ta'aruf Khairina, Abi mengizinkannya jika Khairina sudah lulus sekolah.
Kini Affandra bersama putrinya tengah berada di pesantren,entah ada yang Abi ingin bicarakan sepertinya hal yang serius.
"Fandra Abi ingin bicara nak, boleh Abi berbicara berdua denganmu" Kata Abi Khalief Ahmad
__ADS_1
"Baik Abi, Ada ada Abi ingin berbicara dengan Fandra" Kata Affandra
"Fandra bukan maksud Abi, menyuruhmu untuk melupakan Nak Gita, Tapi Yang Abi mau menjodohkan Kamu dengan Putri Sahabat Abi nak, Jika kamu bersedia menerimanya sebagai istri kamu" Kata Abi Khalief Ahmad
"Maaf Abi sebelumnya,Fandra hanya mau menikah sekali seumur hidup fandra, Fandra tidak ingin menikah lagi dan menggantikan posisi Gita Abi, Fandra sangat keberatan akan hal ini" Kata Affandra
"Nak apa bisa kita melawan takdir, Jika Nak Gita masih ada mana mungkin Abi berbicara seperti ini nak, Kamu tau Mafaza sudah semakin besar nak, dia butuh seorang ibu, Kamu jangan egois kamu tidak mementingkan Bagaimana jika dia nanti ditanya mana ibunya" Kata Abi Khalief Ahmad
"Ibu kandung Mafaza hanya Gita Abi, Mana mungkin Fandra menggantikannya dengan perempuan yang Bahkan Fandra tidak tau bagaimana dia, baik atau buruknya dia, bagaimana Fandra akan menjadikannya seorang istri Fandra Abi" kata Abi Khalief Ahmad
"Abi tidak memasakkan kehendak Abi, tapi tolonglah pikirkan tentang Bagaimana Kedepannya,Abi tau kamu tidak bisa hidup sendiri dan Mafaza membutuhkan Figur seorang ibu" Kata Abi Khalief Ahmad
"Terserah Fandra aja, Abi hanya menyampaikan Saja, Jika tidak berkenan Abi tidak memasakkan hal ini,jIka Kamu siap nak Maka secepatnya kita akan melamarnya untuk kamu" Kata Abi Khalief Ahmad
Abi Khalief Ahmad meninggalkan Affandra yang masih merenung sendirian,Dia sudah menolak Keinginan Abi nya, Bagaimana ini dihatinya Hanya ada Gita ia tidak Ingin menggantikan posisi Gita, Bagaimanapun Gita adalah istri satu-satunya dia.
__ADS_1
Ummi Ahza Sadiya menghampiri putranya, Tadi Abi keluar dari ruangan ini, sekarang ia melihat putranya yang merenung sendirian,Ada apa Mungkinkah ini tentang perjodohan Affandra dengan putri sahabat suaminya.
"Nak kenapa disini, Ummi lihat kamu merenung saja nak ada apa sebenarnya" Kata Ummi Ahza Sadiya
"Fandra gpp Ummi,Ada ummi kemari " Kata Affandra
"Apa gara-gara Abi Yang akan menjodohkan kamu nak, Ummi cuma mau bilang Kamu juga masih muda pasti butuh pendamping, dan Mafaza butuh seorang ibu apa salahnya jika kamu menerimanya jangan sampai menyesal ketika Abi memilih Menjodohkan Rafif dengan putri temannya nak" kata Ummi Ahza Sadiya
Jika iya? Apa yang akan Affandra lakukan, Sudah menolak lalu mau kembali apa kata orang-orang tentang Dirinya jika kelamaan menyendiri, agar tidak terjadi fitnah bukan lebih baik Affandra iyakan.
Affandra sudah berbicara dengan Abi nya, Ia menyetujuinya, Lalu Keesokan harinya Abi dan Ummi berserta keluarganya Datang kerumah mempelai wanita, Untuk melamar Eirene untuk Affandra, Pernikahan mereka juga akan dilaksanakan 1 bulan lagi, Tentunya persiapan sudah disiapkan mulai sekarang dan pengantin akan dipertemukan saat mereka akad nikah.
Memang itu adalah persetujuan kedua keluarga, Awalnya Eirene penasaran dengan Siapa calon suaminya, Jika dia tidak tau lalu bagaimana ingin tahu, menunggu 1 bulan lamanya, oke itu tidak masalah setelah itu mereka sah menjadi suami istri.
Konsep pernikahan juga adalah impian Eirene, Tapi bertema yang sangat mewah, Eirene memang yang memilihnya, seandainya ini bersama Revan ia akan senang, karena laki-laki yang ia cintai akan bersanding di pelaminan bersamanya,tapi nyatanya salah orang yang tidak ia kenal akan bersanding dengannya, menjadi suaminya.
__ADS_1
Jika cinta ada diantara mereka, Mungkin kebahagiaan akan menghiasi pernikahan ini, tapi nyatanya salah, impiannya sirna kini adalah Dia akan diperistri oleh Affandra William Angkasa Luvino, Pria yang berusia 27 Tahun, Dan Eirene belum tahu jika Affandra adalah seorang duda anak 1, Tidak masalah mana mungkin Eirene tidak menerima status suaminya nanti.
Kebahagiaan dua Keluarga saat mereka akan menjadi satu keluarga, Ya mereka sangat bahagia sekali jadi Affandra dan Eirene yang galau, kenapa karena apa yang harus mereka lakukan jika mendekati Hari H pernikahan mereka, harusnya dua pengantin bahagia tapi yang ada mereka sangat galau bersama.