Takdir Cintanya Papa

Takdir Cintanya Papa
Rila Vs Eirene


__ADS_3

Rila? dia adalah Ustadzah Rila yang dulu sampai sekarang menyukai suaminya,Dia terobsesi Menjadi Ustadzah karena Ingin mendapatkan Affandra, hingga ia Menjadi seseorang yang pendiam,kalian ta? Ini adalah Sebuah akal-akalan saja, Rila adalah seorang Pemandu lagi, Jadi bisa dikatakan dirinya Adalah Ustadzah gadungan.


Rila menatap sinis kearah Eirene, apa ia kira Eirene tidak tau dengan Asal busuknya,dia juga tau lengkap bagaimana Data Rila.


"Ada apa dengan anda, menatap saya seperti itu" Kata Eirene


"Bagaimana mungkin wanita Bar-bar seperti kamu bisa Menjadi istri seorang Gus Fandra" Kata Rila


"Lalu yang pantas siapa? apakah anda?" Tanya Eirene


"Jelas saya pantas, saya Alim saya seorang Ustadzah tidak seperti kamu yang suka ke barr" Kata Rila


Ternyata tidak tau malu juga si Rila, Bisa-bisanya dia seperti itu, Eirene pun tidak menanggapinya namun Rilla mengajaknya untuk berantem,oke kedua kalinya dirinya akan mendapatkan masalah.


"Astaghfirullah Kalian " Kata Khairina


Lalu Mereka berdua di sidang diruang tertentu,disana ada Rafif dan Affandra, Rafif memang tentu membela si kakak iparnya,karena ia tau apa yang dilakukan kakaknya untuk kebenaran, Sedangkan Affandra tidak habis pikir dengan istrinya.


"Apa yang kalian lakukan, apa kalian tidak punya malu, Apa yang kalian rebutkan hingga seperti ini" kata Rafif


"Gus Fandra yang menjadi rebutan " Kata Rila


"Eirene kenapa kamu terus membuat masalah, kamu tau kan jika ini di pesantren bukan dimana" kata Affandra


"Asal mas tau, jika tidak si Rila yang memulainya gak bakalan mas seperti ini, Rila ngatain aku perempuan yang gak baik, sedangkan dia emang dikira aku gatau data dia, jadi jangan nuduh ya" Kata Eirene


"Apa yang kamu maksud" Kata Affandra


"Mas Rila itu ada pemandu lagu, kamu tau apa tujuannya masuk kemari dan menjadi ustadzah gadungan, untuk mendapatkan kamu, agar dia bisa menjadi istrimu, Selain dia Pemandu lagu mas dia juga sering Open B* Juga, dia sering di kontrak sana-sini dengan pria hidung belang ataupun suami orang, Parah mana denganku mas kamu ingatkan semalem cuma kamu yang menyetuhku mas" Kata Eirene


Rilla tidak percaya bahwa Eirene mengetahui tentangnya,ia pun bingung harus ngapain, sedangkan Rafif mengakui bahwa kakaknya sangat hebat, Sedangkan Affandra pun terkejut atas penuturan sang istri.


"Mas gak percaya,ada buktinya semua mas" Kata Eirene


"Itu bohong Gus, Istri anda cuma ingin menjatuhkan saya" Kata Rila


"Tunggu ada seseorang yang ingin bertemu denganmu " Kata Eirene

__ADS_1


Eirene segera keluar memanggil Seseorang, Itu adalah Pradana Putra, Suami Rila ternyata selama beberapa bulan ia mencari istrinya disini.


"Bagaimana kamu Meninggalkan suamimu sendiri " Tanya Pradana


"Kenapa kamu bisa kesini" Kata Rila


Eirene kini merasa dirinya menang, kenapa karena ia bisa membuktikan jika Rila itu hanya Berpura-pura.


"Ayo keluar mas, biar mereka selesaikan disini" kata Eirene


Eirene mengandeng tangan Affandra, Affandra memang Ia akui Eirene wanita yang unik, tidak bisa dikalahkan apapun yang ia mau akan cepat ia gapai.


"Hebat juga ya, bisa aja nyari orang" Kata Affandra


"Lalu bagaimana dengan suami yang tidak menghargai istrinya,tidak mempercayai istrinya sendiri" Kata Eirene


"Lalu untuk apa kamu bertengkar dengan Rila, Kamu gak bosan berantem mulu" Tanya Affandra


"Sudah menjadi hal yang biasa mas, Ih sebel deh" kata Eirene


Eirene dan Affandra memasuki kamar Affandra, Kini Affandra duduk di sofa, Eirene mencoba menggodanya, Ia duduk di pangkuan Affandra, Affandra terbelalak melihat Eirene, Apa yang dilakukannya,ia mengalungkan tangannya ke leher Affandra.


"Apa salahnya jika iya mas, Lebih cepat kita mempunyai baby kan" kata Eirene


"Apa kamu sadar, Kamu masih 20 tahun emang kamu siap untuk mempunyai anak" Kata Affandra


"Siap dong kan ada suamiku ini, Pasti kamu yang gak siap ya mas hayoo" Kata Eirene


Eirene memeluknya dengan erat, Ia pun memilih tertidur di posisi seperti ini, kenapa sangat nyaman, Ia pun melanjutkan Aksinya, Jujur saja Affandra langsung merasa panas ketika Eirene seperti ini, ingin sekali Ia melepaskannya.


"Lepas Panas tau enggak " kata Affandra


"Padahal AC cukup dingin ya mas" Kata Eirene


"Jangan salahkan saya jika saya membuatmu tidak bisa jalan kali ini" Kata Affandra


"Siapa takut mas Fandra" kata Eirene

__ADS_1


Sore harinya mereka benar saja Eirene dan Affandra melakukannya lagi, Kini Affandra lebih semangat menggebu-gebu, Sampai membuat Eirene meringis ketika Affandra memulainya, Affandra berpikir kenapa masih saja sempit padahal semalam mereka telah melakukannya hingga pagi hari bukan.


"Pelan-pelan mas masih nyeri" Kata Eirene


5 Ronde kali ini, membuat Eirene Tidak berdaya lagi, namun ia tetap menggoda suaminya, Hingga Suaminya sekarang semangat lagi, Eirene akui Affandra cukup kuat dalam hal seperti ini membuat dirinya kewalahan.


"Sudah Capek, Kita istirahat" Kata Affandra


"Mau lagi, Ayolah mas" Kata Eirene


"Sepertinya saya tidak tega, melihat kamu kesakitan, Tapi saya suka D*s*h*n mu yang memanggil nama saya" Kata Affandra


Eirene merasa malu saat mendengarkannya, Memang iya Sengaja seperti itu dan ternyata suaminya menyukainya,dasar pria yang mesum.


Setelah Hampir malam mereka terbangun, Eirene segera mandi dan disusul oleh Affandra, Affandra mengajak Eirene untuk Jamaah bersama, Eirene pun mengiyakannya, setelah selesai Eirene mencium tangan suaminya dan Affandra mencium kening istrinya.


Affandra Melantukan Ayat Suci Alquran, Sungguh Rasanya Adem ketika mendengar suaminya, Eirene bahagia walaupun harus merelakan segalanya, Tapi Suami Sholeh seperti Affandra yang bisa membimbingnya.


Setelah selesai Affandra menghampiri istrinya,kini waktunya banyak berdua, emang disengaja atau bagaimana, Eirene yang ditatap seperti itu pun menjadi risih, ada apa dengannya.


"Sebagai seorang istri, jadilah istri penurut apa kata suaminya, Kalaupun kamu ingin sesuatu saya tidak menurutinya katakanlah dengan baik-baik" kata Affandra


Pintu kamar mereka di ketuk oleh Ummi, Katanya Ada seseorang ingin bertemu mereka, Affandra pun mengiyakannya ia langsung masuk dan ganti pakaian.


"Gantilah Pakaianmu, Ada seseorang mencari kita" Kata Affandra


"Kenapa harus kita, kamu saja mas yang mewakilinya" Kata Eirene


"Sudahlah ayo" Kata Affandra


Eirene ganti pakaian dengan Gamis yang panjang tak lupa dengan Kerudungnya,karena tadi ia sedang mengenakan Dress mini dan rebahan di kasur bersama suaminya.


Eirene menatap Pradana, Ya itu Pradana dan Rila.


"Ada Kalian menganggu waktu Kami" Kata Eirene


"Maaf Gus Fandra, izinkan saya membawa pulang istri saya, karena dia sedang hamil saya ingin memastikannya apakah dia sedang hamil beneran atau tidak" Kata Pradana

__ADS_1


"Jika itu silahkan,itu hak anda sebagai suaminya " Kata Affandra


__ADS_2