
Hari ini adalah tepat dimana Hari H akan dilangsungkan Akad Nikah, Bagaimana persiapan keduanya? Persiapan mereka yang mempersiapkan adalah kedua orang tua saja, Mereka terima beres, Mungkinkah tidak ada foto prewedding? mereka akan foto prewedding setelah menikah, Kenapa begitu karena orang tua Affandra tidak ingin mereka terlalu sering bertemu sebelum Halal.
Kini Mempelai Pria dan keluarga besarnya memasuki Halaman Hotel, Disini akan dilaksanakan Akad nikah beserta resepsi, Ini adalah Hotel Milik Sang Istri Aeleasha Eirene, Siapa Sangka Gadis yang Masih remaja berumur 20 tahun sudah sukses dalam segala bidang, dan kini akan diperistri oleh Pengusaha kaya raya, sholeh, Yang Berpendidikan Tinggi, Dan tidak sombong.
Jujur saja Affandra gugup, jika salah menyebutkan nama bagaimana,Ia sudah menghafalkan Nama Sang calon istrinya,Semoga saja benar bukan.
"Aeleasha Eirene Lareina Mahveen Barayev, Nama itu Aku menghafalmu untuk mengucapkan Akad nanti, Wajahmu belum ku ketahui, Kenapa harus serumit ini" Kata Affandra
Jam 10.00 Akad nikah berlangsung, Kini Affandra telah berhadapan dengan sang calon mertua, untuk pertama kalinya juga mereka bertemu.
"Mas Fandra apakah sudah siap" Tanya Pak Penghulu
"Baik siap pak" Kata Fandra
Lalu Papa Halim Menjabat tangan sang calon menantu.
"Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau Ananda Affandra William Angkasa Luvino bin KH. Khalief Ahmad dengan anak saya yang bernama Aeleasha Eirene Lareina Mahveen Barayev dengan maskawinnya berupa Uang Tunai Senilai 25,5 Juta Dan Sebuah Mobil Sports Beserta Emas sebesar 35 Gram Tunai.” Kata Tara Lainufar
Affandra Dengan sigap Menjabat Tangan Calon mertuanya lalu mengatakan.
"Saya terima nikahnya dan kawinnya Aeleasha Eirene Lareina Mahveen Barayev binti Halim Barayev dengan maskawin tersebut, tunai.” Kata Affandra William
Affandra mengucapkan Ijab kabul dengan lancar, ini adalah pernikahan keduanya setelah ia ditinggalkan oleh sang istri untuk selama-lamanya.
"Sah" kata Pak Penghulu Beserta Keluarga Dan Tamu undangan.
"Alhamdulillah" Kata Affandra
Ketika Akad Nikah Sudah Selesai, Membuat Eirene terharu, mengapa suara suaminya Sangat Membuat Hatinya Adem, Apakah Orangnya tampan? atau sudah tua? Jika sudah tua berati ia menikah dengan om-om dong, Bisa jadi mengapa orang tuanya Menjodohkan mereka.
Eirene akan Menemui Suaminya, Di iringi dengan Para Bridesmaids Yang cantik yaitu para sahabatnya, Para Groomsman Juga tengah berada di belakang Pengantin Pria, Sangat mewah pernikahan keduanya membuat tamu yang datang sangat iri dengan konsep maupun pengantinnya.
Sekarang Adalah Kedua pengantin bertemu untuk pertama kalinya, Mengapa keduanya sangat deg-degan, Dan ketika mereka bertemu mereka berdua saling bertatapan, Maupun Affandra dan Eirene saling terpana satu sama lain.
__ADS_1
Ketika Acara sudah selesai,kini mereka bersanding di pelaminan, Foto bersama dan foto bersama keluarga besar, Masih Canggung untuk mengobrol membuat keduanya kikuk.
"Apabila Capek Duduklah,lagian Semua pada makan" Kata Affandra
Dan Affandra bersuara, membuat Eirene menatap ke arahnya, perhatian juga suaminya ia kira Sangat cuek, Eirene tidak menjawabnya ia hanya menganggukkan kepalanya saja lalu memilih untuk duduk dan disusul oleh sang suami.
"Mau prewedding dimana" Tanya Affandra
"Apakah harus kita sudah sah kenapa prewedding " Tanya Eirene
"Kenapa tidak, lebih Bagus kan kita juga bisa foto berdua" kata Affandra
"Di pantai bagus,dan ditempat yang sudah aku rencanakan boleh" tanya Eirene
"Boleh banget kamu yang atur saja, Saya ngikut apa kata kamu" Kata Affandra
"Terimakasih Mas Fandra, segera aku akan mencarinya " Kata Eirene
Jika yang menjadi suaminya adalah Revan, betapa bahagianya Eirene, Tapi mengapa suaminya si kulkas dingin, bagaimana ia bisa hidup dengan si kulkas dingin yang ada disampingnya ini.
"Kenapa Kamu, Kalau Lapar makanlah" Kata Affandra
Eirene menatap laki-laki di sampingnya ini, apa tidak peka sama sekali, harusnya makan berdua malah menyuruhnya makan sendirian,aneh memang si kulkas dingin ini.
"Jangan menatap saya seperti itu, saya tau saya tampan hingga kamu terpesona dengan saya kan" Kata Affandra
"Pede banget ya jadi cowok, Gila" Kata Eirene
"Dosa ngatain suami sendiri gila" Kata Affandra
"Dasar cowok gak peka" Kata Eirene
Eirene Keluar masih mengenakan Kebaya, Ya ini adalah Kebaya Kedua setelah Akad nikah tadi, Rencananya ada 4 Baju yang ia kenakan dalam acara pernikahannya nanti.
__ADS_1
Ketika Ia Memasuki Restoran di cafe, Para karyawannya menyapanya tentu para tamu juga terpana atas kecantikannya.
"Selamat Malam Bu Eirene, Ada yang bisa kami bantu" Kata Lia selaku Cheff
"Mbak Lia, Aku laper Mana sempet makan, Masakin ya" Kata Eirene
"Baik Bu, Makanan kesukaannya ibuk kan, Nasi Goreng full topping sosis, tunggu ya Bu" Kata Lia
Eirene memang menyukai nasi goreng, dan Donat ia sangat suka akan hal itu, Lalu datanglah suaminya ada apa dia kemari, Apakah kelaparan juga.
"Makan yang banyak daritadi siang belum makan kan" Kata Affandra
"Apa sih, ngapain ikutan kesini" Kata Eirene
"Jangan jutek kamu sama suami sendiri" Kata Affandra
"Dih suami terpaksa kan" Kata Eirene
Lalu datanglah Dua piring nasi goreng, dan satu piring lauk, Eirene mengucapkan terimakasih kepada Lia, lalu Lia berpamitan.
"Enak Banget Mau habisin semua lah" kata Eirene
"Minta satu dong" Kata Affandra
"Pesen sendiri aja mas, tadi gak mau" Kata Eirene
"Kan Lapernya sekarang" Kata Affandra
Keesokan harinya, Resepsi dilaksanakan banyak tamu undangan yang sangat terkesima akan pengantin baru, Auranya sangat memancar, Sahabat maupun teman Eirene maupun Affandra pun heran, Karena mereka dikejutkan dengan Eirene ataupun Affandra yang Tiba-tiba menikah, Siapa yang tidak mengenal Dua pengusaha yang sukses ini.
Sahabat Affandra juga terkesima akan kecantikan Istri dari sahabatnya itu, Memangsa Affandra tidak salah pilih, Kini lebih Cantik istrinya yang sekarang daripada yang dulu.
Keesokan paginya Eirene akan ikut pindah kerumah suaminya,jujur saja membuat dirinya sedih semalaman kenapa harus pindah sih, Bagaimana bisa ia jauh dari kedua orangtuanya, apalagi dia harus ikut dengan pria yang belum saja ia kenal pasti, Akankah Bisa eirene mempercayai suaminya ini.
__ADS_1
Jika Bisa memilih tinggal bersama orang tua, Eirene akan memilihnya, Tapi apalah daya ia harus ikut Sang suami, Memang sekarang statusnya sudah berubah dari Eirene si bungsu menjadi Nyonya Eirene Affandra Luvino, iya itu adalah nama barunya,bukan Aeleasha Eirene Lareina Mahveen Barayev, Itu adalah nama yang akan abadi selamanya,namun kini nama suaminya yang ia sandang, Tidak menyangka bukan harus banyak belajar menjadi istri yang baik, jika tidak bagaimana ia akan menjadi istri dan ibu yang baik nantinya.