Takdir Cintanya Papa

Takdir Cintanya Papa
Mudik 1


__ADS_3

Tepat dimana 1 bulan pernikahan mereka, Affandra belum menyentuh Eirene sekuat apapun Eirene menggodanya yang ada Affandra malah menghindarinya, dan Dua Hari lagi adalah Bulan Puasa, Affandra mengajak Istrinya beserta Anak untuk Pulang Kampung.


Jelas membuat Eirene bingung,dimana kampung halamannya suaminya, Dan Kalian Tau Affandra membelikan Eirene 1 Lusin Gamis dan 1 Lusin Hujan yang senada yang sangat cocok dipakai oleh sang istrinya.


Memang belum pernah Eirene kenakan,tapi Affandra menyuruhnya untuk membawa semua, oke Kecuali dress mini milik Eirene, Harusnya ia bawa bukan Biar biar semakin banyak yang terpesona,oh ya guys perjalanan dari rumah ke kampung halaman Affandra membutuhkan waktu 5 jam, Lumayan capek sih, tapi tidak untuk Eirene baginya ini seru karena pertama kalinya mudik membawa kendaraan pribadi.


"Mas Nanti kita pulangnya kapan" Tanya Eirene


"Nyampek belum sudah nanya pulang" Kata Affandra


"Apa salahnya sih, Mas laper aku ini kan udah setengah perjalanan kita makan kek" Kata Eirene


"Drive thru aja ya, Mau makan apa" Tanya Affandra


"Apa aja" Kata Eirene


Setelah Makan mereka melanjutkan perjalanan,2 jam kemudian mereka telah sampai di kampung halaman Affandra Lalu Affandra melanjutkan perjalannya menuju pesantren, betapa terkejutnya Eirene ketika mobil Affandra memasuki Halaman pesantren.


"Katanya mau kerumah mas, Kok jadi ke pesantren " Tanya Eirene


"Inilah rumahku, Pakailah Hijab mu sebelum turun dan benahi lah juga gamismu agar terlihat lebih rapi" Kata Affandra


Jujur saja Eirene heran, tapi ia segera memakai Jilbab dan membenarkan Gamisnya,lalu Affandra menunggunya di luar, Mafaza sudah masuk duluan tentunya.


"Wow Gus Fandra " Kata Hanni


"Jaga mata suami orang sekarang" Kata Yuni


Eirene turun dari mobil, Kalian Tau semua santriwati maupun Santri lainnya menatap ke arahnya, Eirene heran apakah bajunya salah atau jilbabnya kurang benar.


"Mas sudah benar kah" Tanya Eirene


"Sudah ayo masuk" Kata Affandra


Eirene mengandeng lengan Affandra membuat Santriwati menjadi patah hati, memang Gus Affandra selalu di idam-idamkan oleh santriwati maupun Ustadzah yang disini.


"Masyaallah, cantiknya Ning Eirene, cocok dengan Gus Fandra ya" Kata Ustadzah Arika


"Iya cantik, Hehehe" Kata Ustadzah Rila


Ya memang kalian tau, Ustadzah Rila menyukai Gus Affandra, bahkan dia sudah mengidam-idamkan menjadi istri Gus Fandra ketika mengetahui istri Gus Fandra telah tiada, namun sayang Gus Fandra malah menikahi Gadis kota, Dibandingkan dirinya memang istrinya sangat cantik, tapi soal ilmu dirinya paling pintar.


Eirene Bingung kenapa dua wanita itu menatapnya,Dan Eirene merasa Asing ketika disini, kenapa karena ini adalah pertama kalinya Eirene kemari setelah Statusnya menjadi istri sah Affandra.


Affandra pun keluar, Dia menghampiri Sang istri yang tengah duduk di Halaman rumah, Memang banyak orang yang akan menatap keduanya.


"Masuk, kenapa disini" Tanya Affandra


"Disini Membuat Hatiku Adem mas, nyaman juga" Kata Eirene

__ADS_1


"Istirahatlah karena nanti malam akan ada acara sampai malam, ayo segera tidur" Kata Affandra


"Tapi mas, Aku gak ngantuk" Kata Eirene


"Udah jangan membantah suami" Kata Affandra


Affandra mendekati Eirene membuat Eirene pun langsung Mundur satu langkah,ada apa dengan sang suami ini, Affandra memeluk sang istrinya, Di halaman berpelukan gimana sih Affandra ini.


"Mas banyak orang, lepasin" Kata Eirene


"Salah sendiri gak mau masuk ke kamar, biar dilihat orang aja disini ya" Kata Affandra


Eirene sudah mulai was-was,Takut sang suami meminta jatah kepadanya, tiba-tiba dipeluk di halaman apalagi banyak orang.


Affandra menggendong Eirene masuk ke dalam rumah, Abi dan Ummi hanya geleng-geleng menatap keduanya,memang pengantin baru suka pamer kemesraan ya.


Sesampainya di Kamar Affandra menidurkannya di ranjang, Eirene segera bangun lalu bersandar, Affandra Naik ia tidur di pangkuan Sang Istri, Eirene hanya menatapnya saja, Lalu Affandra mengarahkan Tangan Sang istri untuk mengelus rambutnya.


"Eh mas maaf" kata Eirene


"Seperti ini kah, Saya capek perjalanan jauh, biarin saya tidur ya" Kata Affandra


Terkadang Affandra manja kepada sang istrinya, terkadang juga cuek dan dingin, emang maunya apa si Affandra ini.


Dan Affandra terlelap, Eirene mengambil Gambarnya untuk ia pasang di Story, Pertama kalinya Affandra tidur di pangkuannya.


Caption : Selamat Tidur Suamiku ❤️


"Mas lepas, jam berapa ini" Kata Eirene


"Lanjut tidur lagi aja" Kata Affandra


"Bukannya ada acara mas" Tanya Eirene


"Nanti jam 8 ini masih jam 5 loh" Kata Affandra


"Bangun mas, mandi terus nunggu sholat" Kata Eirene


Eirene Segera bangun lalu segera mandi, kali ini dress panjang warna hitam yang ia pakai, kali ini suaminya tidak akan marah.


"Hei suami lihatlah" Kata Eirene


"Masyaallah cantiknya bidadari" Kata Affandra


Kini Malam Harinya mereka turun, untuk makan jujur saja Eirene tidak enak ketika tidak membantu mertuanya untuk memasak.


"Mas Gak enak,gak bantuin masak ummi " Kata Eirene


"Ummi paham kita capek" Kata Affandra

__ADS_1


"Tapi mas kan tetep aja" Kata Eirene


"Udah bangun Ayo makan" Kata Ummi Ahza


"Maaf ummi Eirene tidak membantu memasak, karena baru bangun hehehe" Kata Eirene


"Gpp sayang ,santai aja sama ummi ayo makan" Kata Ummi Ahza


Kini pertama kalinya makan bersama Abi dan Ummi dan Khairina,dimana Si Rafif? dia sedang bersama Mafaza, Jalan-jalan keliling.


Setelah Selesai Makan, Eirene membantu membereskan piringnya, Bagaimana tidak disini dirinya seorang menantu, Masak mau diam aja.


"Mafaza mana Ummi" Kata Eirene


"Ada jalan-jalan sama Rafif, Kenapa nak" Tanya Ummi Ahza


"Ummi Boleh Eirene keliling pesantren,jika diperbolehkan " Kata Eirene


"Boleh ditemenin Adik ya nak, atau mau sama Affandra " kata Ummi Ahza


"Sama adik aja ummi" Kata Eirene


Eirene dan Khairina pun berjalan berdua sebagai kakak adik, tentunya membuat Ustadzah Rila cemburu dengan kedatangan keduanya.


"Assalamualaikum Ning" kata Ustadzah Rila


"Waalaikumsalam Ustadzah Rila, Hehehe lama tidak jumpa ya" Kata Khairina


"Salam Kenal Ya Ning Eirene" Kata Ustadzah Rila


"Salam Kenal kembali" kata Eirene


Eirene bingung kenapa dirinya dipanggil Ning? Padahal dirinya Bukan Anak Abi dan Ummi.


"Kita lanjut dulu ya Ustadzah" Kata Khairina


Khairina tau bahwa Kakaknya tidak nyaman ketika di pandang dari atas sampai bawah oleh Ustadzah Rila, Lalu Khairina mengajaknya untuk berkeliling lagi.


"Kak, Lihatlah Itu Kak Rafif dan Mafaza kita kesana yuk" Kata Khairina


"Boleh Yuk" kata Eirene


Khairina dan Eirene menghampiri Rafif dan Mafaza, Rafif menatap Sang kakak iparnya, ternyata cantik juga tapi sadar jika itu adalah istri Abangnya.


"Anak mama, Mama cariin" Kata Eirene


"Jalan-jalan mama, sama Ayah Rafif, Bunda Khairina ikut juga, Papa kok gak kesini" kata Mafaza


"Papa Masih Ada Urusan Nak" Kata Eirene

__ADS_1


Jika Kini hidupnya berubah Menjadi harus lebih Baik, Disandingkan Oleh Affandra yang tidak pernah ia tau, Jika cinta adalah segalanya Mungkinkah Ia akan bahagia.


__ADS_2