Takdir Cintanya Papa

Takdir Cintanya Papa
Mudik 2


__ADS_3

Acara Sholawat Pondok Pesantren Minhaj yang rutin dilaksanakan 1 bulan sekali ini berlangsung dengan meriah, tidak pernah Eirene bayangkan ia akan berada disini, menjadi Bagian Dari Keluarga Dari Pemilik Pondok Pesantren.


"Kenapa Ada yang membuat Kamu tidak nyaman" Kata Affandra


"Bukan mas, Rasanya seperti mimpi biasanya Aku ke Barr dan Party, tapi Aku sekarang disini pengajian dan Sholawatan, Apa Kamu percaya mas bahwa Aku adalah perempuan baik-baik" Kata Eirene


"Kenapa kamu mengatakan hal itu, Sudahlah jangan dibahas " kata Affandra


"Mas Aku bukan wanita baik-baik,Aku pernah Mabuk, Aku pernah Nakal, Sering pulang malam bahkan aku terkadang tidak pulang, Aku wanita Bar-bar yang tidak tau sopan santun mas, Apakah karena ini Papa menjodohkan Aku dengan kamu mas" Kata Eirene


"Semua tidak ada yang sempurna, bagaimanapun masa lalu kamu saya terima, seperti kamu menerima saya dan Mafaza" Kata Affandra


"Mas Rasanya aku tidak pantas bersanding dengan kamu, yang notabennya kamu Adalah Seorang Anak KH, Dan Gus Fandra, Sedangkan Aku Tidak ada artinya,Kamu pantas bersanding dengan Perempuan Solehah, sedangkan aku mas" Kata Eirene


"Jangan mengatakan Hal tersebut, semua tau kamu adalah istri saya, Baik Buruknya kamu saya terima, saya yang akan membimbing kamu agar menjadi lebih baik, jangan merasa tidak pantas bersanding dengan saya, Kita saling melengkapi saling menyempurnakan satu sama lain" Kata Affandra


Dan KH Khalief Ahmad, Mengenalkan Menantunya kepada seluruh keluarga besar di pesantren, Agar mereka tau bahwa Eirene adalah istri dari Affandra.


"Ayo Nak Berikan sambutan dan perkenalkan istrimu" Kata KH Khalief Ahmad


Awalnya Eirene menolaknya,Tapi Affandra mengandeng tangan Eirene membuat Eirene harus naik ke atas panggung berdua, Memang tadinya mereka di kursi paling depan.


"Assalamualaikum warahmatullahi Wa Barakatuh, Pertama-tama saya ucapkan banyak terimakasih untuk kehadiran seluruh Keluarga, Ustadz dan Ustadzah, para santri, Para Tamu undangan,saya sangat berterimakasih atas antusiasnya, terimakasih sudah hadir di acara pada malam ini, saya selaku putra sulung meminta maaf jika Malam hari ini Banyak Kurangnya ataupun banyak kesalahan, Dan kedua saya ingin memperkenalkan Keluarga Kita yang baru, yaitu istri saya, Jika Para Wanita-wanita disini pasti sudah tau dengan istri saya bukan, Dia Adalah Eirene Affandra Luvino, Selama kami disini kami mohon arahannya,dan Sebaliknya jika ada kegiatan apapun tolong kordinasi terlebih dahulu, saya pamit untuk undur diri, kurang lebihnya saya mohon maaf, Wassalamu'alaikum warahmatullahi Wa Barakatuh" Kata Affandra


Semua Memandang ke arah Eirene, pandangan mereka adalah pandangan Kagum, Pertama atas kecantikannya, Tidak salah pilih memang Affandra, Kalian Tau Eirene adalah seorang model terkenal, siapa yang tidak mengenalnya bukan, Aura Kecantikannya memang sangat memancar.


Selesai Acara Eirene foto berdua dengan Affandra,lalu ia posting ke instagramnya,banyak yang komentar tentunya dan Like fotonya, juga ada yang mengatakan Dirinya sudah berubah.


Keesokan harinya, Mereka kedatangan Tamu yaitu Adik Dari Ummi Ahza, Tante Rosalina dan Om Tio, Tante Rosalina tau bahwa sang keponakan Menikah dengan Model Cantik yang konon suka pergi ke Barr dan Suka Party, Suka minum.


"Assalamualaikum" Kata Tante Rosalina


"Waalaikumsalam, Ros masuk sini" Kata Ummi Ahza


"Wah mbak, Katanya Affandra sudah menikah lalu dimana istrinya pasti cantik ya kan, hayoo dimana menantunya nih" Kata Tante Rosalina


"Nak Eirene kemarilah Ini Adik Ummi mamanya Rosalina" Kata Ummi


"Salam Kenal Tante, saya Eirene " Kata Eirene


Tante Rosalina menatap Eirene Dari Atas sampai bawah, Eirene yang ditatap seperti itu merasa risih, kenapa harus seperti itu sih, Lalu Ummi Ahza Meninggalkan mereka berdua karena ada urusan sebentar.


"Heran ya kenapa Mas dan Mbak memilihkan istri seperti kamu untuk putra sulungnya, Jelas-jelas wanita manja, yang tidak tau sopan santun, suka ke barr dan Dan suka party, kamu tuh gak sempurna gak berhak Bersanding dengan Affandra " Kata Tante Rosalina


Eirene heran kenapa tiba-tiba Tante Rosalina berkata seperti ini, dia hanya diam walaupun Hinaan Tante Rosalina ia lontarkan.


"Maaf Tante, jika saya bisa menolak saya akan menolaknya,tapi apalah daya ini kemauan kedua orang " kata Tante Rosalina


"Bagai Bumi dan Langit, kamu dan Gita itu, Gita Bisa apa aja, Udah kalem pinter Ngaji,gak kayak kamu Bar-bar sukanya mengumbar aurat, Pasti perempuan kayak kamu sukanya di pegang oleh laki-laki sembarangan dan suka dimasukan sana sini, dijual lah" Kata Tante Rosalina


"Tante jaga omongan Tante, saya tau saya dengan mbak Gita beda, bagaikan langit dan bumi,tapi apakah Tante pantas menghina saya seperti itu, saya tidak seperti itu Tante" Kata Eirene

__ADS_1


"Halah kebanyakan Alasan, udah terlihat kamu tuh bukan wanita baik-baik,kasihan Affandra menikahi mu jangan-jangan hanya untuk menutupi Aib mu yang sudah hamidun, dan laki-laki yang menghamili mu tidak mau tanggung jawab, dan mana mungkin Affandra Mau mempunyai keturunan dari kamu sedangkan kamu bukan wanita yang baik-baik Kata Tante Rosalina


"Jadi Tante meragukan saya, bagaimana jika mas Fandra mau mempunyai Keturunan dari saya, Tante kalau ngomong dijaga dulu, Awas nanti balik ke Tante sendiri" Kata Eirene


Sedangkan di Sudut lain, Rafif memperhatikan mereka berdua, keterlaluan memang Tante Rosalina, bisa-bisanya dia menghina Eirene seperti itu, Pasti dia akan mencari muka ke seluruh keluarga.


"Gila si Tante gak sadar dia punya dua anak perempuan, Anak sulung perempuan Umur 25 dan belum menikah,jika kembali ke anaknya gimana apalagi Anak bungsunya kan seumuran sama Khairina" Kata Rafif Dalam Hati


Dan Kedatangan Abi beserta Affandra, Tiba-tiba Tante Rosalina Akting Dia terjatuh,dan menyalahkan Eirene,lalu mengatakan jika Eirene menghinanya.


"Apa-apaan kamu, bisa-bisanya kamu melakukan hal yang menjijikan, Emang kamu se sempurna sapa sampai menghina Tante, Gak tau sopan santun sampai kamu mendorong Tante seperti ini" Kata Affandra


Kini Suara Affandra membentaknya, Di bentak dihadapan orang banyak, Tak terasa Air Matanya menetes, Jujur saja pertama kalinya seseorang membentaknya.


"Bukan seperti itu mas, Aku Tidak melakukan apa-apa, sebaliknya Tante Rosalina yang menghina ku" Kata Eirene


"Bohong Fan, pintar memutar balikkan fakta ya" Kata Tante Rosalina


"Sudah salah masih saja ngeles, Masuk kamar sekarang " Kata Affandra


Eirene langsung memasuki kamar, Jujur saja hatinya sakit sudah dihina oleh Tante Rosalina kini di bentak oleh suaminya memang gila ini.


Ya Tante Rosalina merasa dirinya menang, kini dia pintar sekali bukan, Rafif menyuruh Mafaza memberikan Paper bag berisi coklat dan makanan yang disukai para wanita.


"Kasihkan ke mama ya bilang dari Ayah Rafif" Kata Rafif


"Siap Ayah" Kata Mafaza


"Mama ini dari Ayah Rafif" kata Mafaza


"Apa ayah Rafif, sampaikan terimakasih ya sayang" Kata Eirene


"Mama tidak apa-apa kenapa mama menangis" Kata Mafaza


"Mama tidak apa-apa sayang hehehe " Kata Eirene


"Mama Faza tadi diajak bunda, jadi Faza pamit ya" Kata Mafaza


Eirene tersenyum lalu menganggukkan kepalanya, Setelah kepergian Mafaza,ia membuka isi paper bag, Isinya ada coklat 5 dan beberapa Snack rasa coklat,lalu ada tulisan.


"Saya tau kak apa yang dilakukan Tante Rosalina kepadamu, jangan takut saya akan membelamu jika Tante Rosalina seperti itu lagi, jangan sedih jika sedih makan Snack nya ya"


Ada apa dengan adik iparnya itu, Jadi dia melihatnya lalu kenapa dia tidak membela, kenapa Eirene sangat berharap sekali.


Tiba-tiba Handphonenya berbunyi, tertera revan ada apa dia menelfon dirinya, Eirene segera menerima telfon nya namun ia duduk di balkon, Setelah selesai mengobrol bersama dan Revan mengajaknya untuk bertemu ketika dirinya kembali.


Dan Ketika dirinya sedang Asyik menatap Langit datanglah Affandra, Eirene langsung saja diam tidak ada sepatah katapun.


"Seharusnya kamu tidak melakukan hal seperti itu, Apa kamu tidak tau cara menghormati orang tua" Kata Affandra


"Masih mau menyalahkan aku mas, faktanya tante Rosalina yang memulainya dia yang menghina aku,bukan aku menghinanya ataupun mendorongnya,kamu kira aku setega itu, jika tidak percaya tidak apa-apa " Kata Eirene

__ADS_1


"Kamu suka membalikkan Fakta ya, sudah salah masih aja seperti itu" Kata Affandra


"Lalu dimana seorang suami yang seharusnya membela istrinya dia malah membentak istrinya, Hahaha mas aku bagimu ini apa" tanya Eirene


"Jaga perkataan mu, apakah saya harus membela perempuan yang salah" Kata Affandra


"Mas ayo sentuh aku, agar omongan Tante Rosalina itu bohong,Ayo mas sentuh aku, Berikan Aku keturunan mas, jika kamu mau mempunyai keturunan dari rahim wanita yang tidak baik seperti aku" Kata Eirene


"Apa ya kamu katakan" Kata Affandra


"Sentuh aku, agar kamu percaya bahwa tiada laki-laki yang menyentuhku " Kata Eirene


Kali ini Eirene menggodanya terlebih dahulu,benar saja Affandra langsung tergoda,jujur saja Eirene Belum siap jika harus sekarang tapi apalah daya, dan ******* demi ******* menggema di Kamar Affandra, untungnya Kamar Affandra kedap suara.


Eirene meringis ketika Affandra memasukkan miliknya betapa kagetnya ia menatap milik sang suami yang begitu berisi dan besar ia sudah ngeri sendiri, rasanya sakit ketika Affandra memaksa memasukkannya, Tubuh Eirene Sangat candu kini bagi Affandra,Jika setelah 1 bulan mereka baru melaksanakan Malam pertama.


Pagi Harinya Eirene masih tertidur pulas, Affandra menatap Ke arah dirinya lalu ke Eirene,apa yang mereka lakukan, Mungkinkah mereka sudah melakukan hal itu.


"Kamu sudah bangun mas, Aku capek dan lelah boleh aku tidur kembali" Kata Eirene


"Apa yang kita lakukan" Kata Affandra


"Kamu melakukannya dengan sadar mas, lihatlah sampai sakit, mau melakukannya kah pagi ini" Kata Eirene


Affandra Akui istrinya memang pintar menggodanya, Oke Affandra pun memintanya kembali, itu membuat Eirene meringis ketika Affandra memulainya, padahal masih sangat sakit, 3 ronde di pagi hari.


"Mau ke kamar mandi, dibuat jalan sakit" Kata Eirene


"Maaf saya melakukannya sangat semangat hingga membuatmu sakit" Kata Affandra


"Tapi enak kan mas, ketagihan gak" Tanya Eirene


"Bikin Nagih, Maaf ya mas sudah membentak kamu, Maaf banget mas terpengaruh oleh Tante Rosalina, Tenyata yang ia katakan tidak benar, kamu masih suci dan kehormatan mu aku yang merenggutnya" Kata Affandra


"Jangan dilakukan lagi mas,jujur saja aku sakit hati oleh kamu" Kata Eirene


"Maafin mas ya, Bagaimana kalau kita mandi bersama" Kata Affandra


Eirene menganggukkan kepalanya,kini dirinya bersandiwara di depan suaminya,Agar apa agar suaminya luluh dengannya,ia akan menjadi wanita yang kalem dan penyabar.


Selesai Mandi Affandra langsung menyuruh Eirene mengenakan pakaiannya.


"Mas pakaikan aku baju" Kata Eirene


"Apa kamu kan bisa pakai sendiri " Kata Affandra


"Ayolah mas" Kata Eirene


"Iya bentar, apakah masih sangat sakit" Kata Affandra


Affandra menatap Bercak darah yang ada di seprei kamarnya, Affandra pun mencopot seprei itu, Eirene hanya menatapnya saja, Artinya dirinya sudah tak gadis lagi, Aduh Affandra kenapa kamu mengambilnya sih bagaimana jika Eirene hamil, Eirene memang dalam masa subur ia berharap jika segera hamil, pasti anaknya akan tampan setampan papanya.

__ADS_1


__ADS_2