
terkejutnya Arka sudah mereda. Tapi ia masih sakit hati karena wanita yang baru ia temui yang tadinya mau di dekati ternyata adiknya.
ingin dia marah pada kakak nya satu itu. Tapi, jika kakak nya tahu kenapa dia marah pasti arka akan menjadi bahan bully an karena dia menyukai adiknya sendiri. Dia hanya bisa pasrah sudah.
mereka pun memakan makanan yang mereka pesan. sambil mengobrol.
"kak, kalau kak Arka ke Paris kak Samuel bagaimana ?" tanya Rani sambil memakan makanan nya.
"kan masih ada Rendi, Ran ."
"Oh iyayah..hahaha"
"tapi, dia lagi ada masalah juga sebenarnya..." ucap Arka yang membuat Rani terkejut.
"Hah !, apa maksudnya ?" tanyanya.
Arka pun menceritakan kejadian yang menimpah Samuel. Dan menceritakan seberapa susah nya mencari wanita nya itu
"jadi yaa gitu. Samuel benar benar buntung. ia tidak menemukan indentitas wanita itu, hanya DNA dan wangi nya saja yang diketahui Samuel." curhat nya.
"kasian sekali kakak ku satu itu. bukan kah dia punya myshphobia terhadap wanita. tapi, saat dia sudah mendapatkan wanitanya. ia malah kehilangan"
"Iyah saya juga berat sebenarnya meninggalkan nya saat kesusahan begitu. hanya Takdir yang tahu apa yang terjadi kedepannya, kita hanya harus berusaha selalu."
'Takdir. Benar, hanya takdir yang tahu kapan kita akan berjumpa dengan orang yang kita nantikan. seperti adik ku didepan ini' batin anta yang sedari tadi hanya mendengar kan obrolan kedua orang itu.
tringg tingg
dering handphone berbunyi. Tampak nama Mommy terlihat di layar handphone Arka.
"eh, mom.." batin nya.
*mana putri ku ?. Daddy mu bilang kalian membuntuti nya.*
*Tidak jadi membututi mom. ternyata sahabat yang dibilang Astrid itu Rani sepupunya Samuel. Jadi kami makan bersama hehe*
*srius arka. mommy bisa dong ngobrol sama putri mom ?* chat mom nya. ia mendapat kabar dari suaminya jika kedua putranya itu sedang membututi princess mereka. tapi ternyata mereka berdua malah makan bersama.
(Upin dan Ipin inilah dia.... kembar seiras itulah kitaaa...)
Terdengar dering panggilan dari arah Arka. sontak orang orang yang duduk semeja dengan dia pada memperhatikan nya.
"Pftttt" tawa seseorang yang mendengar nada dering itu.
pemilik handphone yang menggunakan nada dering itu sontak melihat ke arah orang yang mentertawakan diri nya.
sekejap mereka bertatapan.(sial) batin Arka.
"Maaf..."
"ahahhahahahahahahahah" tawa seluruh orang yang ada di meja sehabis orang itu meminta maaf.
yeah dia Near. Near yang mentertawakan kakak nya satu itu.
Dan membuat anta yang memperhatikan ikut tertawa karena melihat muka Arka yang menahan malu dan marah.
.
Arka mengangkat telponnya yang ternyata panggilan Vidio call.
Layar handphone yang menampilkan wajah wanita tua yang terlihat sangat cantik walaupun usianya sudah terbilang nenek nenek.
"bang... mom mau ngobrol dengan Anearta" bisik Arka pada kakaknya.
setelah itu anta mengambil alih hp itu dan berbincang sebentar dengan Mommy nya. Tentu orang lain yang di meja itu mendengar nya.
"Eghem... mommy ku mau berbincang dengan kalian para gadis" ucap anta yang memulai perkataan nya.
Near dan Rani yang mendengar nya dengan senang hati menerima hp itu.
__ADS_1
mereka berdua begitu terkejut saat melihat wanita di layar handphone itu. bagaimana tidak... wanita itu adalah artis terkenal pada zamannya.
di sisi mom Anelka pun juga begitu senang melihat wajah putrinya yang sangat mirip dengan nya. dia bahagia akhirat bisa melihat bagaimana rupa putri semata wayangnya itu. Tentu ada Deddy Arta juga disampingnya yang tidak terlihat di layar handphone, tetapi dia tetap bisa melihat putrinya di layar handphone.
'nyonya Anelka dan Anearta terlihat mirip' batin Rani yang sedang berbincang juga dengan mom Anelka.
cukup lama mereka berbincang.
.
cklek
kakak beradik dan asisten nya itu sudah kembali pulang ke kediaman zoxga.
"bang... kok gk bilang sihh kalau Anearta itu sahabat nya Rani ???"
"lah kakak aja baru tau ternyata yang namanya Rani itu. terlebih lagi ternyata sepupunya Samuel sahabat kamu."
"ck... " decih Arka yang Bingung bagaimana lagi cara memarahi kakaknya itu. karena dia juga sebenarnya sudah di beritahu jika keluarga yang baik pada Anearta adalah keluarga soyan.
Tapi, dianya saja yang mudah ngelag.
.
.
seminggu sudah Near dan Rani tinggal di Paris.
besok adalah waktu mereka masuk kuliah.
Dikarenakan mereka berdua berbeda jurusan jadi mereka tidak bersama saat di kampus.
alat alat yang diperlukan pun berbeda.
malam ini mereka begitu semangat menunggu esok pagi. keperluan keperluan yang akan digunakan besok sudah tertata rapi di meja tamu.
"Fighting new studyyyy" ucap Rani yang berteriak di kamarnya sampai terdengar ke kamar Near.
.
.
.
"uaghhhhh...." erangan para perempuan di dalam kamar masing-masing. mereka berdua bangus pagi sekali hari ini.
mungkin mereka menunggu nunggu datang nya hari ini.
mereka berdua pun bersiap siap menyiapkan diri masing masing.
selama satu jam mereka mondar-mandir di apartemen itu. hingga akhirnya selesai dan Rani Duduk di meja makan.
"Apa yang akan kamu masak Near ?" tanya Rani.
"Aku akan memanaskan sayur semalam yang ku buat"
"okeeyyy"
setelah jadi mereka pun memakan nya.
.
.
"sudah sampai.... Near kita berpisah di parkiran saja. dada..... " mereka pun berpisah dan menunju gedung masing masing.
waktu kuliah pun selesai...
Near dan Rani janjian di parkiran mobil setelah keluar dari ruangan masing-masing.
__ADS_1
"heyy nearrrr..... akhirnya pelajaran di hari pertama selesai." ucap Rani.
"iya Ran. akhirnya... kita mewujudkan mimpi kita untuk kuliah di jurusan yang kita suka..." timpah near.
"iya hihi, yaudah ayok kita capsussss.."
mereka pun pergi dari parkiran kampus tersebut.
"Ran... cari resto yukk... makan, badan aku gk enak inih" lirik near.
Rani yang sedang menyupir itu pun melihat ke arah Near dan terlihat wajah near yang pucat.
"Lah Rannn.. kamu kenapa ?. ini baru sehari kita kuliah kamu udah pucat aja" ucap rani. dia kaget melihat near berwajah pucat.
"Gk tau Ran. badan aku lemes banget. apa aku kurang makan yah.." ucap nya.
"yaudah aku cari resto yang mewah.. biar gizi nya terjamin" gumam Rani yang khawatir melihat temannya terlihat lemah sekali. ia pikir mungkin karena semenjak tinggal di Paris Near jarang makan, makanan di Paris bukan selera near. makanya itu near pilih pilih makanan jadi ia makan sedikit. itulah yang Rani pikir. kenapa sahabat nya itu menjadi pucat seperti sekarang.
"near sudah sampai.. ayok turun." Rani pun mengajak Near turun.
mereka duduk di kursi yang menyediakan untuk dua orang.
saat sudah memesan makanan Near pun izin pada Rani jika dia ingin pipis ke toilet.
"Ran aku ketoilet dulu yah.. mau pipis"
"perlu bantuan gk ?" tanya Rani yang khawatir dengan near.
"Tidak usah. kau pikir aku anak kecil apa hahaha" ucapnya sambil meninggalkan Rani di mejanya.
.
Near pun masuk ke ruang yang bertulisan Toilet.
saat ia masuk terdapat 3 closed disana. saat didekati ternyata WC tengah ada yang menggunakan nya jadi ia memilih ke WC pinggir dekat cermin yang terdapat Westafel.
beberapa saat, ia selesai lalu keluar dari WC dan berjalan menuju cermin dengan lemah untuk merapikan pakaiannya, dan melihat ternyata ada wanita tua yang terlihat cantik.
wanita itu pun berbalik badan dan mereka bertatapan.
"ehh Anearta ?." ucap wanita itu.
"eghh. nyonya kemarin..".... ucap lemah Near.
BRUKHHHH
"ANEAAAARRRTAAAAA" Ucap panik wanita itu.
bagaimana tidak. pertama ia kaget bisa bertemu putri nya di toilet tanpa di sengaja dan sekarang ?... baru bertemu pertama kali ia melihat anaknya dan sekarang terlihat putrinya jatuh tergeletak dengan keras dihadapan nya.
.
.
Hayy.. maaf jika alur ceritanya lambat...
Dan cerita lebih berfokus ke Anearta.
Dari awal ini memang cerita perjalanan hidup Anearta jadi jangan salah sangka kenapa pemeran pria nya jarang tampil.
Bukannya jarang tampil tapi memang belum saatnya. hehe.
Tapi di awal ini cerita memang tentang hidup Anearta dengan segala pertemuan pertemuan dengan keluarga nya tanpa ia ketahui.
Dia yang ke Paris ingin melanjutkan studinya dan mencari keluarga nya tidak menyangka jika ternyata selama dia tiba di Paris ia sudah bertemu dengan keluarga nya satu persatu.
nikmati saja Terimakasih.
...LIKE VOTE KOMEN FAVORIT...
__ADS_1
......jangan lupa hihiii......