
sraakkk.
tampak seorang wanita menyibak kan tirai jendela yang berada di kamar nya.
ia pun memandangi pemandangan yang ditampilkan di luar jendela nya.
"Hmm indah sekali pemandangan nya. tidak seperti ku yang menyedihkan" gumam nya.
tanpa diminta setetes air mata mengalir lagi.
"hufft" ia pun menghapus air mata nya dengan jari jemari nya.
"apa yang harus kulakukan ?" gumamnya.
ia sungguh bingung sekarang. kerena langkah apa yang harus ia ambil, jalan mana yang harus ia lalui. dia sungguh bingung sekarang.
"sebaiknya aku tanya kan langsung pada mereka !." yah, akhirnya dia sudah bertekad akan menanyakan langsung kepada orang tua nya tentang kerisauannya selama semalam ini.
....
ia pun turun kebawah, kelantai 1. lebih tepatnya ia menuju ruang keluarga yang terdapat TV disana.
Dan saat ia sampai ke ruangan keluarga itu tampak ayah dan ibunya serta adiknya si elesa sedang bersendu gurau yang memancarkan keluarga sempurna.
Dan lagi dan lagi, tanpa diminta air mata itu menetes lagi di pipi mulusnya near.
ia pun harus mengusap lagi air matanya. dia menarik nafas dalam dalam untuk menstabilkan hatinya yang sedang tidak karuan. baru ia melangkah maju untuk ke ruang keluarga itu.
.
"Ayah, ibu" panggilnya.
Kedua manusia yang sudah terlihat menua itu pun menoleh menghadap kearah suara, yaitu near.
"Ada apa near ?" panggil sang ibu, dengan nada lemah lembut.
"Ada yang ingin ku bicarakan dengan kalian semua."
terlihat elesa memandang dengan tatapan sinis. adiknya itu memang tidak suka pada near.
Dan terlihat pula sang ayah yang seperti tidak suka akan kedatangan near. mungkin dia pikir near adalah pengganggu.
"Bu.. apakah aku bukan anak kandung kalian ?."
__ADS_1
deg'
sang ibu sungguh kaget, dia tidak bisa berkata apa-apa. ia pikir bagaimana near bisa mengetahui masalah itu.
"Apa maksudmu near ?. ibu tidak mengerti dengan yang kau bicarakan." elak nya.
"Apakah aku bukan anak kalian, Bu ?." tanya near lagi yang sudah terlihat berkaca-kaca.
" iya ".
satu kata yang keluar dari mulut seorang pria yang terlihat sudah menua.
sontak mata langsung memandang kearah pria itu yang tak lain adalah ayahnya, Arman Derio.
"mass" bentak sang mama.
"sudah ma tak apa, aku sudah tahu semuanya ?."
tampak elesa yang hanya melihat nya saja tanpa ikut melerai.
"jika kau sudah tahu kenapa kau tidak pergi saja dari rumah ini ?." ucap elesa, yang akhirnya ia memberikan pendapat nya.
deg'
" baiklah, aku akan pergi dari sini.."
"Tolong kamu jangan pergi sayang..."
"Tidak bisa ma, disini bukan rumahku. aku akan mencari keluarga ku ma" ucap near.
"Sudahlah ma, biarkan saja anak itu pergi. untuk apa kau menghalangi nya. mengganggu saja." ucap sang ayah. sepertinya dia memang ingin sekali jika near pergi.
near pun akhirnya berlari ke kamar nya. ia mengepakkan pakaiannya dan ia masukkan ke dalam koper.
setelah siap. ia turun kebawah sambil membawa kopernya.
"ma, aku pergi. selamat tinggal." ucap near. lalu ia memeluk sang ibunya.
walaupun ibunya tidak begitu memberikan kasih sayang padanya, tapi ibunya yang selalu ada membela near disaat ia di pojokan oleh keluarga yang lain.
" Near, jangan pergi sayang" ucap kembali ibunya.
" tidak bisa ma, biar kan aku pergi."
__ADS_1
" Baiklah, tapi kamu harus sering sering datang kesini yah." pinta sang ibu, dengan suara paraunya.
Tidak ada lagi selain ibunya yang memberikan salam perpisahan. seakan akan ini adalah saat yang ditunggu tunggu setiap orang dirumah ini. yaitu kepergian near dari kediaman Derio.
" aku tidak janji ma. "
near pun berjalan keluar rumah dengan membawa kopernya yang berisikan alat" dan pakaian dia saja serta surat surat yang menurutnya penting.
"Heyyyyy...... lebih baik kau tidak usah datang kesini lagi. hahahah" teriak elesa dari dalam rumah.
"ELESA kenapa kamu teriak seperti itu ?. dia itu masih kakak mu !." bentak sang mama.
" Ck.." elesa hanya mengabaikan lalu beranjak ke kamarnya.
..
..
" dibayar pun aku tidak mau masuk kerumah itu lagi, sialan kalian."
"Semoga kita bertemu diluar. mama..."
akhirnya sekarang Anearta zoxga pergi juga dari rumah ini.
Dan pertanyaan yang selama ini dia pikirkan di kepalanya terpercahkan juga. kenapa nama dia Anearta zoxga bukan Anearta Derio ?, dan ternyata dia bukan anak dari keluarga itu.
...✨✨✨✨✨✨...
...tekan tombol LIKE , VOTE , FAVORIT KAN...
...novel ini......
...TOLONG DIBANTU NOVEL INI...
...DIWAJIBKAN LIKE DI BAB 1 SAMPAI 5...
...MOHON BANTUANNYA...
...TERIMAKASIH....
...jika ada kesalahan ketik dan nama mohon maafnya....
...jika ada pendapat silahkan komentar di kolom komentar....
__ADS_1
...terimakasih....
...SALAM DARI AUTHOR : cherrycute.ar...