
Hiruk-pikuk keramaian jalan yang seharusnya ada, sekarang hanya ada satu mobil yang melaju dengan kecepatan Tinggi.
Begitu cepat mobil mewah itu melaju dengan kebebasan tanpa hambatan.
Terdapat seorang ibu yang begitu menghawatirkan putri nya di kursi penumpang tersebut.
Ia menangis nangis dengan memangku kepala putri nya tersebut di pahanya.
"hiks Anearta, ada apa dengan mu sayang. ayo bangun hiks" lirih ibu itu dengan sesekali mengusap usap wajah putrinya.
"Cepat anta... maksimal kan gas mu..." teriak ibu itu pada seseorang yang menyetir mobilnya.
anta yang menyetir mobil itu langsung menancap kan gas dengan full.
Brurruuuummm
ia pun begitu khawatir dengan kondisi adiknya yang sedang tak sadar kan diri tersebut.
Di sebelah nya pun terdapat seorang pria tua yang merupakan suami dari ibu tersebut. Dia adalah Deddy Arta.
Dia sendiri menahan diri dari kekuatiran yang melanda pikiran nya.
ia pun begitu terkejut saat melihat putrinya sudah tergeletak tak bertenaga di Toilet.
...flashback on...
plak plak 'tedengar tamparan tamparan lembut di pipi gadi tersebut.
"hiks Aneartaaa. bangun nak, kamu kenapa ?. hiks aneaartaa" gumam wanita itu pada anaknya.
setelah melihat tidak ada kemungkinan putrinya untuk bangun ia pun berlari keluar mencari suaminya dan anaknya.
yeah sungguh kebetulan bukan. sekeluarga itu sedang makan bersama merayakan hari ulang tahun putrinya tersebut.
hari ini adalah hari ulang tahun near, mereka selalu makan bersama dan berkumpul jika hari ulang tahun Near tiba. walaupun orang yang ulangtahun tidak ada.
Dan bisa bisanya mereka bertemu di restauran itu. Hari ini memang adalah hari Takdir pertemuan mereka setelah bartaun taun terpisah.
"sayang ada apa ?. kenapa kamu lari lari ?." tanya Deddy arta saat melihat istrinya berlari dengan wajah penuh air mata.
"Anearta yang.. Anearta pingsan"
glegeerrrr
"Apaaa ???. ada Anearta disini ?. pingsan ?." ucap mereka serentak. yeah di meja itu dimana terdapat Deddy Arta, Anta ,dan Arka.
Ded Arta yang mendengar ucapan istri itu langsung lari bersama istri nya menuju Toilet.
Dan benar saja begitu dia sampai di dalam toilet. ia melihat putri satu satunya sudah tergeletak dilantai.
ia pun langsung mengangkat putri nya keluar dari toilet itu.
anta yang menyusul Ded dan mom nya ke kamar mandi ia hanya berdiri sampai depan toilet.
begitu Deddy keluar dari toilet itu. ia melihat anaknya sudah siap berdiri dengan raut wajah kekhawatiran.
"cepat. siapkan mobil,kita kerumah sakit sekarang juga " ucap tegas Dednya kepada anta.
__ADS_1
"siap Ded" ia pun berlari menuju parkiran mobil dan membiarkan mom dan Ded nya masuk kedalam.
oh yah tidak lupa. disaat makan bersama itu terdapat keluarga Barney.
yah keluarga BARNEY. Dan Nyonya nya lah yang telah menyembuhkan nyonya ZOXGA.
Dan Astrid yang selama ini menjadi asisten keluarga zoxga itu adalah anak dari keluarga Barney yang menemani anta dan Arka sewaktu kecil.
jadi tentu saja mereka semua ada disana.
Astrid yang melihat keluarga angkat nya itu begitu menghawatirkan kan, ia langsung Tahu situasi yang terjadi saat ini.
Dengan begitu cekatan ia mengatur seseorang untuk menyuruhnya melapangkan jalanan dari keramaian lain.
ia pun menghubungi nomor yang berbeda dan mengatur seseorang juga untuk siap siaga di Rumah sakit yang akan di datangi keluarga Tuannya itu.
Dan jangan lupa dengan si anak ngelag. si Arka, dia yang begitu syookk tiba tiba ngeblang saja otaknya. dia masih terduduk di kursi makannya tadi. sebandingkan orang tuanya sudah kocar-kacir sambil menangis.
Ia yang baru sadar akhirnya membayar dulu pembayaran makan mereka yang tidak berakhir damai.
Brukk...
"eh sorry. lah Rani" ia kaget saat melihat Rani dengan dengan wajah panik.
tentu saja Rani panik. ia yang menunggu temannya dari toilet itu tidak kunjung datang.
sudah ia susul pun di toilet dan Hanya kosong melompong yang ia lihat.
"kamu kenapa Rani ?" tanya Arka
"ini kak. sahabat aku si Near. dia ilang" ucap nya.
"iiyaaa."
' Anearta kan dibawa mom and dad ' batin Arka.
"kayaknya saya tau dimana sahabat kamu. mau ikut ?"
"Hah. maksudnya. dia dimana ?"
"Di rumah sakit. sudah kamu ikut saja".
"Apaaa".
Rani begitu kaget saat mengetahui sahabat nya sudah dirumah sakit saja.
dengan rasa khawatir yang melanda ia ikut ke dalam mobil Arka. ia saja lupa bahwa di membawakan mobil sendiri.
...flashback off...
Deddy Arta, mom Anelka, serta si anta sedang menggu dengan harap cemas cemas.
mereka menggu di depan pintu ruang IGD.
mom Anelka yang begitu khawatir pada putrinya hanya bisa mondar mandir di depan pintu itu.
sebesar apapun kekuatan suaminya ia hanya bisa tunduk di depan pintu IGD. jika dia menerobos masuk bisa bisa tidak terjalan dengan baik pertolongan yang dilakukan Dokter di dalam pada anaknya.
__ADS_1
saat mereka sekeluarga itu sedang menunggu keluarnya dokter dari dalam ruangan itu, terdengar langkah kaki mendekati.
yah mereka adalah Arka dan Rani.
"near mana Arka..." ucap panik Rani.
"sabar Ran..."
"mom adikku mana ?" tanya Arka yang berjalan mendekati mom nya.
"Adik mu di dalam sayang." jawab mom nya.
'lah kenapa kak Arka malah nanyain adiknya. aku kan lagi panik nyariin Near. jadi dia kesini bukan ngajak ketemu Near tapi, malah ngajak ketemu adiknya'. batin Rani.
"ishh... kak Arka, near dimana ?. tadi katanya mau bawa aku nyari Near ?. Tapi ini apa ?. bukankah barusan nyonya Anelka bilang yang didalam adik mu. jadi untuk apa aku dibawa kesini. Rani tuh lagi khawatir nyari Near sahabat Rani. bukannya malah adiknya kak Arka." ucap Rani menggebu. ia begitu kesal dengan Arka yang malah membawa nya kesini untuk melihat adiknya. padahal kan dia ingin mencari Near nya yang ilang entah kemana.
sontak keluarga zoxga yang ada di situ langsung melihat kearah Rani.
Anta yang melihat Rani marah pada Arka tersenyum kecil melihat perdebatan itu.
"huh diam dulu Ran.." ucap Arka.
"Apanya yang diam. sahabat ku hilang. masa aku Harus diam saja " ucap Rani lagi.
"Sahabat mu ada di dalam Rani..." ucap Arka yang sudah kesal dengan Rani sehingga dia menaikkan sedikit nada bicara nya.
"Apa maksudnya. yang di dalam itu adik mu. bukan sahabat ku" bentak Rani pada Arka.
"iyaa raniiiiiiiiiii. aku tahu yang didalam itu sahabat mu. Tapi dia juga adik kuuu" balas Arka dengan membentak Rani juga.
"APAAAAAA....?" Seketika Rani kaget.
"Apa maksudnya ?. bagaimana bisa near adikmu " tanya Rani.
"iya sayang. Anearta adalah adiknya Arka. anak saya " ucap mommy Anelka dengan nada lembut.
"ja-..jaadiii Anelka anak nyonya Anelka dan Tuan Arta". tanya Rani gugup. sambil melihat ke arah Anelka dan Arta.
"Iya. apakah kau masih tidak sadar. bukankah namanya Anearta tertulis marga keluarga ku ." ucap Ded Arta
Rani yang kaget hanya diam mendengarkan ucapan tuan Arta itu.
" Anearta zoxga " ucap anta yang dari tadi hanya mengamati persetuan di depan nya.
'zoxga zoxga ' batin Rani.
' Near benar benar anak keluarga zoxga '
batinnya sambil memegang tembok disamping nya untuk bersandar.
ia begitu kaget dan lemas seketika mendengar hal yang mengejutkan itu.
bersambung........
.
.
__ADS_1
**hayyy jangan lupa. like, favorit, vote, Dan komen ...
terimakasih jika sudah membaca**.