
Setelah Elisa mengetahui penyakit yang diderita Mama nya dia hanya bisa menangis dan hatinya begitu hancur,dia tidak tega melihat mama nya berjuang melawan penyakit mematikan tersebut.
"Hiks...hiks... Mama... kenapa mama bisa mengidap penyakit seperti ini...hiks..hiks.." Tangis elisa yang masih belum percaya mama nya sakit parah.
"Nak...Kamu harus sabar mama pasti akan baik baik saja,percaya sama papa yah?" Ucap Alexander menenangkan putrinya.
"Pa...Mama...hiks...hiks... aku tidak tega pa melihat mama seperti itu" ucap elisa sambil menatap mama nya yang masih terbaring di brankar.
"Papa juga sedih nak...Semoga mama bisa tetap kuat menghadapi penyakit yang di derita nya" Ucap Alexander dengan mengelus pucuk rambut elisa.
"Oh iyh nak...putri papa yang cantik...Papa lusa akan membawa mama mu ke Singapura untuk penanganan lebih lanjut disana...dan sudah papa siapkan untuk keberangkatan nya" Ucap Alexander yang membuat elisa terkejut.
"Papa akan ke Singapura untuk pengobatan mama secepat ini?" Tanya elisa yang masih terkejut.
"Iyh Papa akan berangkat lusa dan untuk masalah pendidikanmu putri papa tetap menetap di Indonesia yah?" Jawab Alexander dan sedikit menanyakan tentang pendidikan putrinya.
"Pa apa sebaiknya elisa ikut dengan Papa dan Mama ke Singapura?" Tanya lirih elisa.
"Tidak bisa sayang lagi pun kamu masih bisa video call nanti sama Papa dan Mama" Tutur Alexander ke putrinya.
"Tapi Pa Elisa ingin terus berada di samping Mama dan elisa tidak ingin jauh dari orang tua elisa Pa" Jawabnya dan mulai menangis lagi
(Haduhhh Author jadi kasihan nih sama Elisa harus ditinggal orang tua nya🙁)
"Kalau kamu ingin ikut papa melarangnya elisa,Papa ingin kamu tetap di Indonesia" Tegas Alexander.
"Ya udah deh Pa,Elisa menurut saja" Jawab Elisa dengan raut wajah sedih.
__ADS_1
"Kamu harus mengerti Elisa ini untuk kesembuhan mama kamu juga yah sayang?!" Ucap Alexander menenangkan putrinya.
"Baik Pa" Jawab elisa masih dengan wajah sedih.
3 hari kemudian
Kini tepat hari ini keberangkatan Papa alexander dan mama risa ke Singapura untuk pengobatan mama risa dan itu membuat elisa menjadi terlihat murung dan tidak bersemangat karena akan ditinggal oleh kedua orang tua nya.
"Nak...Putri Papa...sudah jangan bersedih lagi yah?!ingat!!ini untuk kesembuhan mama kamu yah nak?"Ucap Alexander kepada putrinya.
"Papa...Hiks...hiks..." Tangis elisa pecah saat papa nya sedang berucap kepadanya.
"Sudah sayang...Jangan menangis lagi yah" Ucapnya sambil mengecup kening putrinya.
"Pa semoga Mama bisa sembuh yah saat penanganan disana,Elisa yakin mama pasti kuat" Ucapnya sambil menenangkan diri sendiri.
"Baiklah Pa,Elisa hanya bisa membantu dengan doa disini" ucapnya sambil mencium punggung tangan papanya yang akan berangkat.
"Iyh... Kamu hati hati yah disini dan papa sudah menyiapkan bodyguard untuk mengawasi mu putriku" Ucapnya sambil mengelus rambut elisa.
"Iyh pa elisa sudah tau itu pa" Jawab elisa
"Yaudah sebentar lagi pesawat nya akan segera take off 30 menit lagi dan sampai jumpa putri ku" Ucap Alexander
"Bye...bye...Pa,Semoga mama cepat sembuh" teriak elisa saat papa nya mulai memasuki mobil nya.
"Iyh sayang" tak kalah berteriak nya alexander.
__ADS_1
Sesampainya dibandara,Alexander langsung menuju pesawat yang akan ia tumpangi tersebut.
Tak lama kemudian pesawat tersebut take off dan membuat hati alexander bercampur aduk antara bahagia melihat istrinya akan dibawa berobat supaya lekas sembuh dan ada rasa sedih menyelimuti hati nya karena anaknya sekarang tinggal sendiri an tanpa orang tua nya.
Setelah menunggu 7 jam lama nya akhirnya Alexander sampai di negara tersebut dan langsung bergegas menuju rumah sakit terkenal dengan kecanggihan nya di negara Singapura.
.
.
.
.
~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk
👇
Vote
Like
Komen
dan jangan lupa beri hadiah...
~HAPPY READING ✨
__ADS_1