
Bel pulang telah berbunyi,para siswa dan siswi dengan segera menuju parkiran untuk pulang ke rumah masing-masing karena ini masih hari pertama sekolah jadi tidak ada kerja kelompok.
Semua siswa sudah pulang termasuk dengan Elisa dan sahabatnya,mereka langsung menuju rumah masing masing.
Saat Elisa sedang dalam perjalanan pulang tiba-tiba dia ingn sekali ke rumah kakek Lim.
Kakek Lim adalah ayah dari mama Elisa,dia sekarang cuma tinggal sendirian di mansion lama keluarga mama Elisa, Kakek Lim juga pernah ditawarkan untuk tinggal bersama Mama Elisa di mansion Alexander supaya bisa melihat pertumbuhan cucu semata wayang nya itu,Tetapi dia lebih memilih tetap tinggal di mansion dia sendiri karena banyak kenangannya.
Kakek Lim juga seorang pensiunan tentara karena itulah dia ingin mengajarkan beladiri dan beberapa senjata bahkan berpikir untuk mengajari cucu kesayangan nya yaitu Elisa untuk merakit senjata tanpa sepengetahuan orang tuanya.
"Aku rindu dengan cucuku Elisa,sudah 2 minggu sebelum nya dia datang kemari" Gumam Kakek Lim
Disuatu tempat lain Elisa berpikir untuk ke rumah kakek nya karena rasa rindu yang begitu mendalam.
"Aku akan menghubungi Papa dan Mama kalau aku sekarang ingin ke rumah Kakek Lim" Ucap Elisa dengan cepat menghubungi Papa dan Mama menggunakan ponsel genggam nya.
Drtt Drtt Drrtt
Suara panggilan telpon Elisa ke Papa nya.
Dan panggilan pun terhubung
"Hallo Pa" Sapa Elisa dalam panggilan tersebut.
"Hallo sayang,ada apa?" Jawab Papa Alexander dari seberang sana.
"Pa, Aku akan kerumah Kakek Lim apakah Papa dan Mama mengizinkan nya?"
"……"
"Iyh Pa,Makasih sudah mengizinkan Elisa berkunjung ke Kakek Lim" Jawab Elisa dengan rasa Bahagia karena Papa nya mengizinkan dia.
__ADS_1
"……"
"Okey aku tutup dulu yah Pa,Bye" Elisa mengakhiri telpon nya.
"Yess akhirnya aku bisa berkunjung ke rumah Kakek Lim sekalian saja aku minta diajarkan beladiri dan menembak" Batin Elisa dengan mata berbinar bahagia.
Setelah 1 jam menempuh perjalanan untuk kerumah kakeknya,Elisa sudah tiba di depan gerbang mansion kakeknya.
Dan Elisa dengan sopan bertanya kepada satpam mansion kakeknya bahwa ia ingin bertemu dengan kakeknya.
"Ehmm" Elisa berdehem sebelum berbicara.
"Permisi apa kakek Lim berada di mansion saat ini?kalo ada saya ingin bertemu dengan nya"Tanya Elisa pada satpam.
"Ehh nona muda Elisa,Tuan besar ada di dalam non"Jawab satpam sambil membungkukkan badan nya memberi hormat kepada Elisa.
"Oh" Elisa ber-oh-ria
"Yasudah saya mau masuk dulu yah pak" Elisa meminta izin ke satpam.
"Terimakasih" jawab Elisa sambil meangkahkan kaki nya menuju pintu rumah yang sengaja terbuka.
"Kakek Lisa datang"Teriak Elisa memecahkan keheningan rumah kakek Lim.
"Haii Elisa cucu kesayangan kakek" Ucap kakek Lim yang menuruni anak tangga.
"Lisa rindu kek,huwaaa" Ucap Elisa dengan memeluk tubuh kakeknya dan berakting menangis.
"Lisa kakek pun juga rindu sayang" ucap kakek Lim dengan membalas pelukan hangat sang cucu.
"Ada apa datang kemari?,Sudah izin Papa dan Mama mu apa belum?" Tanya Kakek Lim ke Elisa.
__ADS_1
"Sebenarnya Lisa kesini mau belajar lagi beladiri dan menembak karena yang waktu itu Lisa kurang faham dengan teknik-teknik yang kakek ajarkan,Hehe" Jawab Elisa sambil cengengesan.
"Ok baiklah kakek akan ajari kamu,tapi jangan kamu beritahu Papa dan Mama kamu kalau kamu belajar menembak dan menggunakan senjata tajam lainnya,Oke?" Ucap kakek Lim ke Elisa.
"Iyh kek Lisa janji" sambil mengarahkan jari kelingking dia ke kakeknya.
Setelah berbincang dengan kakeknya Elisa langsung mengganti pakaian sekolah nya dengan kaos berwarna hitam dan celana panjang hitam rambut di gulung ke atas.
Elisa pun memulai latihan dengan kakeknya dan dia sangat mengamati setiap apa yang diajarkan kakeknya pada saat latihan,Setelah latihan dia langsung meminta pamit ke kakeknya supaya tidak mengkhawatirkan orang tua nya.
"Kek makasih yah udah mengajari ku beberapa beladiri dan menggunakan senjata tajam" Ucap Elisa berterimakasih ke kakeknya karena latihan hari ini dia ada kemajuan dalam hal menembak.
"Sama-sama sayang" Jawab kakek Lim dengan senyum ke arah cucu nya.
"Oh iyh kek Lisa langsung pulang saja takut nanti mengkhawatirkan Mama dan Papa Lisa" Izin elisa ke kakeknya untuk pamit pulang.
"Iyh Lisa,Kakek juga senang kamu berkunjung ke mansion kakek walaupun itu hanya sebentar saja". Jawab kakek Lim bangga karena cucunya mau berkunjung ke mansionnya.
Setelah berpamitan Elisa langsung pulang dari rumah kakeknya.
Semua orang tidak akan ada yang percaya bahwa gadis ceria ini bisa menguasai beberapa jenis beladiri dan menembak jitu karena yang diajarkan kakeknya, Mama dan Papa nya pun juga tidak menyadari bahwa putri semata wayangnya bisa seperti itu tadi.
~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk
👇
Vote
Like
Komen
__ADS_1
dan jangan lupa beri hadiah...
~HAPPY READING ✨