Takdirku Menjadi Mafia Girl

Takdirku Menjadi Mafia Girl
Meminta maaf


__ADS_3

Rencana makan malam menjadi berantakan karena Papa nya marah kepada Elisa karena dia mempelajari beladiri dengan kakeknya.


 


Elisa berpikir ingin meminta maaf kepada Papa nya karena dia telah menyembunyikan rahasia yaitu ia bisa beladiri,namun untung papa nya tidak mengetahui bahwa putrinya bisa menembak dengan tepat sasaran.


Elisa malam itu saat tidak jadi makan malam langsung pergi kekamar nya dan menangis sejadi-jadinya karena dia di bentak oleh Papa nya hanya karena masalah sepele.


"Pa,mengapa kau membentak ku hanya karena aku belajar beladiri,??!" Isak tangis Elisa didalam kamar.


"Apa kau tidak bangga putrimu bisa beladiri?, dan aku juga tidak pernah berfikir untuk mewarisimu menjadi mafia tapi mengapa kau begitu marah padaku?!" Ucap Elisa sambil memukul bantal di ranjangnya.


"Apakah aku harus minta maaf pada Papa yah? tapi aku takut papa masih marah kepadaku" Ucap elisa dalam hati.


Setelah menangis elisa memutuskan untuk meminta maaf kepada sang Papa supaya dia tidak merasa terbebani karena membuat Papa nya marah.


Elisa berjalan keluar kamar dan menuju kamar sang Papa dan Mama nya karena ia ingin meminta maaf pada Papa nya.


Tokk Tokk Tokk


Elisa mengetuk pintu kamar Papa nya.


"Pa,ini elisa,Pa elisa minta maaf karena menyembunyikan rahasia ini karena elisa benar-benar ingin sekali bisa beladiri dan itu hanya untuk berjaga diri saja,Tolong mengertilah??" Ucap elisa sambil mengetuk pintu kamar papa nya.


"Kamu jangan lagi panggil papa kalo kamu masih berlatih beladiri" Jawab Papa Elisa di dalam kamar


Tiba-tiba air bening Elisa terjatuh lagi dan terus menggedor pintu kamar dengan harapan dibukanya pintu kamar oleh papa nya.

__ADS_1


Tap Tap Tap


Tiba-tiba terdengar suara orang sedang berjalan menuju tempat Elisa yah itu adalah mama nya.


"Sudahlah sayang,mungkin Papa mu masih belum bisa mengontrol emosi nya,kamu tunggu saja sampai Papa mu sudah sadar dari emoai nya" ucap sang Mama sambil mendekati putri nya yang sedang menangis.


Dan seketika itu Elisa hanya mengangguk tanda mengerti akan ucapan sang Mama nya karena Papa nya memang dalam keadaan emosi.


"Ma,Elisa takut kalo Papa membenci elisa seterusnya dan elisa takut nggk bisa melihat Papa tidak mau menyapa Lisa lagi" Ucap elisa di tengah isak tangis nya.


"Mengapa kau berubah Pa??,Lihat putri mu takut papa nya tidak mau bicara lagi dengan mu,Aku kalo begini jadi pusing dan stres jika kalian tidak saling menyapa" Bathin Mama risa sambil melamun.


"Kamu tenang yah sayang,pasti Papa mu belum bisa mengatakan apapun nanti Mama akan coba bujuk dia supaya dia mau ngomong sama kamu"Bujuk Mama risa pada putrinya.


"Baiklah Ma,Lisa ke kamar dulu" Jawab elisa dengan wajah lesu.


Elisa sudah kekamar nya dan Mama risa mulai membuka pintu kamarnya dan ingin berbicara kepada suami nya.


"Ada apa ma?pasti mama mau membicarakan soal putri kita?!"


"Pa kasihan Lisa pa,dia tidak kuat jika dia tidak berbicara denganmu kasihanilah putri kita?!" Ucap Istrinya.


"Mama ngerti papa khawatir jika putri kita satu-satunya itu mewarisimu menjadi seorang mafia"


"Bukan itu saja Ma,Papa takut kalo anak kita yang kelihatan lembut dan imut dibalik sifatnya begitu menakutkan karena dia bisa beladiri" Jawab sang suami risa dengan wajah cemas.


"Iyh Mama ngerti Pa tapi tidak seharusnya kau mendiami putri kita karena hal seperti ini,toh ini juga menjadi bekal dia saat dihadang musuh entah di tengah jalan atau dimana pun" Ucap Istrinya dengan penuh penjelasan.

__ADS_1


"Baiklah.Dimana putri kita sekarang??" Tanya Suami nya kepada risa.


"Dia tadi ada di depan kamar kita dan sekarang Mama suruh dia ke kamar untuk menenangkan pikirannya" Jawab risa ke suaminya


"Baiklah Papa akan berbicara kepadanya dan Papa sudah memaafkan nya" Ucap nya lalu pergi meninggalkan kamarnya dan berjalan menuju kamar putri nya.


Tokk Tokk Tok


"Sayang ini Papa,tolong buka pintu nya" Panggil Papa Elisa sambil mengetuk pintu kamar putrinya.


.


.


.


.


~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk


👇


Vote


Like


Komen

__ADS_1


dan jangan lupa beri hadiah...


~HAPPY READING ✨


__ADS_2