Takdirku Menjadi Mafia Girl

Takdirku Menjadi Mafia Girl
Rencana ke Singapura


__ADS_3

Elisa kini sudha berada di sekolahnya dan menunggu para sahabatnya untuk masuk ke kelas mereka,di tengah menunggu sahabatnya,elisa melamun kenapa m ama nya bisa sakit kepala dan mimisan.


"Duarr" sebuah suara membuyarkan lamunan elisa.


"Setan mana setan mana mana" Latah elisa saat terkejut.


"Hahhahaaahaha. Mana ada setan pagi udha hampir siang gini,Hahahahhah" Ucap Raisa,Ara,dan Diana sambil tertawa lepas.


"Etdahh,Lah kalian semua ngagetin gw ntar gw spot jantung gimana?siapa yang mau donorin jantung buat gw?" Jawab Elisa memegang dada nya.


"Hehehe,Maaf maaf kita nggak bermaksud gitu" Jawab Diana tercengir kuda.


"Yaudah yukk ke kelas keburu ada guru,apalagi nanti ada guru killer,Mampuss" Ucap


Saat mereka berjalan dengan asyik,mereka di hadang oleh 3 nenek lampir alias geng wanita di sekolah mereka siapa lagi kalau bukan Siska dan 2 temannya.


"Heii, anak-anak cupu sekali lagi jangan berani sama kita karena bokap kita seorang yang penting di negara ini,bokap kita pemilik perusahaan terkaya nomor 9 di negara ini jadi jangan cari gara-gara" Ancam nya pada elisa.


"Ooo" Elisa dan sahabatnya cuma bisa cengo.


"Ehh busett,beneran gw aduin ke bokap gw ntar biar tahu rasa" Ancamnya lagi pada elisa dan sahabatnya.


"Hmmm" Jawab elisa dengan menaikkan satu alisnya.


"Aduh aduhh takut aku,hehehe" Ucap Diana sambil tercengir kuda.


"Kagak takut,wlee" tambah diana sambil menjulurkan lidahnya.


"Yukk guys,daripada dengerin ocehan para nenek lampir ini mending kita cabut dari sini" Ajak Raisa kepada sahabatnya.

__ADS_1


"Awass lo semua yahhh,gw aduin ke bokap gw sekarang" Ucap Siska dan sedang menekan nomor panggilan di ponsel nya.


"Lo telpon sana,biar gw langsung suruh Papa gw putus kerja sama ama bokap lo" Ancamnya elisa yang dari tadi melihat aksi siska seperti anak TK.


"Emang bokap lo siapa??!!" Jawab siska


"Idihhh,amit amit dia kagak tau marga nya elisa yah??" Sahut Ara akhirnya membuka suara.


"Lo diem aja jangan ikut campur" Jawab siska dengan menunjuk muka Ara.


"Hei,hei lo emang kagak tau apa bodoh banget sih gitu aja kagak tau marga elisa di belakang namanya?" Ucap Raisa dengan santai dan muka dingin.


"Emang apa?gw kagak tau" Jawab Siska


"Elisa Alexander" Ucap Elisa dengan nada dingin.


"Yap betul sekali"


"Mampus gw dia ternyata anak pengusaha kaya nomor 3 di dunia perbisnisan,aduhh bodoh bodoh mati gw klo beneran dia aduin ke bokapnya melarat dong bokap gw" Bathin Siska meruntuki sikap bodohnya.


"Yaudah guys ayo ke kelas ada jadwal guru killer nanti kita kena hukum lagi klo terlambat masuk kelas" Ajak Ara pada sahabatnya.


Ditempat lain


"Ma sadar ma kenapa kamu dari tadi tidur? Ini juga dokter gk becus banget ngadih istriku obat bius biasa atau obat tidur sih??!!"


Krekk suara pintu terbuka.


"Maaf tuan alexander sebaiknya nyonya segera dibawa ke Singapura supaya mendapatkan perawatan khusus disana" Ucap dokter melangkahkan kakinya menuju brankar Risa.

__ADS_1


"Iyh nanti dan tunggu istriku siuman dulu" Jawab Alexander dengan dingin.


"Baiklah. mohon maaf saya periksa dulu keadaan nyonya Tuan" Ucap sang dokter dengan hati-hati.


"Cepatlahh,kau ini memberi obat tidur atau gimana sih" Jawab Alexander dengan ketus.


"Aku akan beritahu putriku soal ini dan semoga saja dia tidak menangis mendengar kenyataan ini,dan rencana ke singapura akan segera aku lakukan setelah memberitahu putriku" Bathin Alexander dengan melamun.


.


.


.


.


~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk


👇


Vote


Like


Komen


dan jangan lupa beri hadiah...


~HAPPY READING ✨

__ADS_1


__ADS_2