
Setelah berdoa dan perdebatan kecil dengan pria tadi,kini elisa meninggalkan tempat ibadah dan berinisiatif ke rumah kakek Lim untuk menceritakan tentang mamanya yang kini sedang sakit parah di Singapura.
Setelah perjalanan yang ia tempuh hampir 1 jam dari tempat ibadah ke mansion kakek Lim akhirnya elisa sampai juga di mansion kakeknya.
"Hufttt,Aku harus ceritakan semua ke kakek supaya dia sewaktu menanyakan mama ia tidak terkejut" Gumam Elisa saat mulai memasuki mansion kakeknya.
"Ehh non elisa,sendirian non??" Tanya mendadak
"Iyh bi, soalnya Papa sedang berada di Singapura karena mama sakit" Jawab elisa sambil menekuk wajahnya karena sedih.
"Astaga,Non!!! Yg benar nyonya muda sakit??" Tanya bibi ART mansion kakek dengan nada terkejut.
"Benar bi,maka dari itu Lisa mau membicarakan ini pada kakek yg juga selaku ayah dari mama lisa" Jelas elisa.
"Baiklah non,bibi panggilkan tuan besar dulu yah?"
"Iyh bi Silahkan,lisa tunggu disini saja" Jawab elisa sambil duduk di kursi ruang tamu.
Bibi ART tadi pun segera memanggil tuan besarnya(Kakek Lim) yang berada dilantai atas karena hari ini kakek lim tidak memiliki kegiatan.
Setelah menunggu 10 menit akhirnya kakek Lim datang di hadapan elisa, sedangkan elisa saat melihat kakeknya sudah datang dihadapan nya dia malah menangis karena tidak kuat menceritakan sebenarnya tentang keadaan mama nya.
"Haii Cucu kakek paling cantik,tumben kamu kesini?kamu bolos sekolah?" Tanya nya sedikit selidik ke cucunya.
"Kakek, Huwaaaaa.....ðŸ˜ðŸ˜ðŸ˜" Elisa mulai membuka suara bukan menjawab pertanyaan kakeknya dia malah menangis kencang.
"Ada apa,sayangku ini menangis,??" Tanya kakek Lim disertai mengelus pucuk rambut elisa.
"Kakek...Mama...Mamaaaa...Huwaaaa" Jawab Elisa yang masih menangis kencang.
__ADS_1
"Mama kamu kenapa sayang?jelaskan pada kakek dengan tenang" Jawba kakek dengan sedikit terkejut.
Setelah dirasa elisa sudha tenang dalam tangisnya tadi akhirnya dia menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada mama nya tak lain juga anak dari kakeknya,dia menceritakan mulai dari mama nya yg mengalami pusng kepala berlebih dan mimisan.
"Bagaimana mungkin anakku bisa terkena kanker otak!!!" Jawab kakek Lim dengan terkejut dan tak lupa sekarang air mata kakek Lim lolos begitu saja.
"Nggk tau kek,Lisa cuma tau pas menemukan tisu bekas darah dekat ranjangnya dan kata mamaitu hanya gigi nya yg berdarah" Isak tangis elisa terdengar lagi saat menjelaskan penyakit mama nya.
"Kakek harus segera ke Singapura sekarang!!!" Tegas kakek bangkit dari duduknya.
"Jangan kek,lisa di Indonesia sama siapa kalau kakek juga pergi ke Singapura, toh kata papa tadi dia bisa disana sendiri kek" Jelas elisa pada kakek nya.
"Baiklah kalau begitu,ku serahkan pada Alexander" Ucap Kakek Lim.
"Eummm,kek lisa mau tanya boleh?" Tanya elisa pada kakeknya.
"Eumm kek,Apa betul Papa elisa itu mantan mafia?" Tanya elisa dengan berhati-hati.
"Oh kamu mau tahu tentang masa lalu papa kamu?" Tanya balik kakek Lim.
"Iyh kek,soalnya pas elisa baru saja kembali dari rumah kakek saat habis latihan beladiri dan menembak dia marah sekali katanya dia takut kalau lisa bakal menerusi nya jadi mafia,Apa betul??" Jelas elisa dan bertanya pada kakeknya.
"Jadi kamu dimarahi Papa mu karena kamu belajar beladiri dan menembak??" Tanya kakek Lim dengan penasaran.
"Iyh kek,tadi kakek belum jawab pertanyaan Elisa kek??" Tanya balik elisa.
"Oh, Iyh Papa kamu dulu itu seorang mafia yah bisa dibilang raja nya mafia di negeri ini karena Papa mu paling berkuasa dengan kemampuan ia menembak dengan sasaran yg tepat dan dengan kemampuan beladiri nya karena Papa mu dulu juga memang pernah diikutkan kakekmu(Ayah alexander yah guys:) ) sekolah militer yang dimana dulu kakek(Lim) yang mengajari dia tapi Papa mu mempersalah gunakan keahlian dia dengan cara masuk dunia bawah(Mafia),Kemudian dia membangun perusahaan yang sekarang sudah bercabang diberbagai tempat,itulah yang membuat mama mu sangat mencintai Papa mu karena meskipun dia dari anak orang kaya dia tetap mandiri tapi mama mu tidak mengetahui kalau papa mu itu seorang mafia dia kekeh sekali mau menikah dengan papa mu dan akhirnya kakek menyerah dengan keputusan mama mu yg keras kepala,saat mama mu sudah menikah dengan papa mu dan sudah memilikimu(Elisa) dan waktu itu kamu berusia 2 tahun,Mama mu baru tahu tentang Papa mu yang menjadi mafia, Akhirnya mama mu lah yg membuat Papa mu berhenti menjadi mafia dengan ancaman ia mau cerai dan membawamu pergi sejauh mungkin dari hadapan dia" Jawab Kakek Lim dengan menjelaskan tentang masa lalu Papa nya.
"Tapi kamu jangan takut kalau Papa kamu marah lagi karena kamu belajar beladiri dan menembak" Lanjut Kakek Lim.
__ADS_1
"Iyh kek,Lisa juga faham apa yang di khawatir kan Papa terhadap lisa" Ucap Elisa dengan tersenyum.
"Yasudah kalau begitu" Jawab kakek lim dan mengacak pucuk rambut elisa dengan gemas.
"Elisa Sayang,Apa kamu mau tinggal di mansion kakek sementara waktu sampai mama mu dan papa mu pulang ke Indonesia? karena kakek akan bangga kalau kamu mau" Tanya kakek Lim pada cucunya dan berharap cucunya mau tinggal di mansion nya.
"Mau dong kekkk" Jawab Elisa bangga karena memang dia tadi mau bertanya pada kakeknya tentang hal itu.
.
.
.
.
~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk
👇
Vote
Like
Komen
dan jangan lupa beri hadiah...
~HAPPY READING ✨
__ADS_1