Takdirku Menjadi Mafia Girl

Takdirku Menjadi Mafia Girl
Si Tukang Onar


__ADS_3

Disisi lain..


Setelah mendapat kabar buruk dari Papa nya yang menerangkan tentang penyakit mama nya yang sudha menjalar di tubuh mama nya akhirnya Elisa berinisiatif untuk pergi ke tempat ibadah agama yang dia anut.


Dengan langkah gontai ia menuju garasi di mansion nya dan mengeluarkan mobil kemudian ia mengendarai dengan sedikit melamun,dan akhirnya terjadi lah insiden kecelakaan kecil saat mobil yang ditumpangi Elisa akan menabrak tiang lampu jalan.


"Oh,Shit" Umpat Elisa saat menabrak tiang lampu jalan


"Ya Tuhan,Ada saja kendala" Gumam Elisa saat lampu mobilnya retak sedikit karena terkena benturan di tiang lampu jalan.


Tanpa memperdulikan mobilnya, Elisa kembali mengemudikan mobil nya dan menuju tempat ibadah


Setelah menempuh setengah jam perjalanan akhirnya ia pun sampai di tempat ibadah tersebut.


Ia berlari menuju ke dalam tempat ibadah dan kemudian mulai menjatuhkan diri nya di hadapan salib besar dan menumpahkan semua kesedihannya dan berdoa untuk kesembuhan mama nya.


"Tuhan, Tolong bantu aku dari segala cobaan yang Kau berikan padaku,Hiks...hiks...hiks..."


"Tuhan aku mohon sembuhkan penyakit kanker otak mama ku,Hanya kau yang bisa menyembuhkan nya...Hiks...hiks...hiks..." Tangis elisa tumpah membanjiri baju nya karena ia sudah tidak kuat lagi karena mamanya terbaring tidak berdaya.


Tanpa disadari ada orang yang mendengarkan keluh kesah Elisa dihadapan Tuhan-Nya

__ADS_1


Dia seorang Pria dengan aura dingin diwajah nya dan terlihat dari sorot mata yang membunuh,lengan si pria terdapat tatto berlambang singa dan tengkorak.


Setelah hati elisa sedikit tenang ia bangkit dari duduknya kemudian ia mulai memutar badan nya dan ia terkejut ternyata dari tadi ia berdoa ada yang mendengar nya.


"Siapa dia?Apa dia dari tadi disini?dan apakah dia mendengar keluh kesah gw?Aduh boroh amat si gw ini!!!masa ada orang gw kagak tau!!!" Gumam elisa dalam hati meruntuki kebodohannya karena ada orang lain yang mendengar keluh kesah nya.


"Permisi,maaf kalo mengganggu dari tadi dengan foa dan tangisan saya" Ucap elisa pada pria tersebut yang sedang berdiri dekat pintu.


"Hemmm" Jawab pria tadi dengan wajah dingin nya.


"Maaf sekali lagi yah?"Ucap Elisa dengan sedikit bertanya.


"Hemmm" Jawab pria itu lagi namun sekarang ditambah dengan anggukan kecil.


"Jangan berani mengumpat ku, gadis cilik" Ucap Pria didepan elisa.


"Ehh buset dia kayak paranormal aja bisa mendengar isi hati orang" Lagi-lagi elisa mengumpat pria itu.


"Ngapain kamu,kenapa nangis?udah gede aja nangis,cengeng banget" Ucap si pria tadi dengan senyum sinis nya.


"Yah gw nangis karena gw sedih!Emang ngapain klo gw nangis?air mata juga gw yg punya!" Jawab Elisa mulai emosi karena di beri senyum sinis.

__ADS_1


Si Pria malah semakin mendekat ke hadapan elisa,Hingga tanpa sadar kini jarak mereka hanya 15 centi saja.


Dan hal tak terduga di rasakan Elisa


Cup


Elisa membelalakkan matanya saat mendapat ciuman dari si Pria tadi,Setelah lepas dari ciuman Si Pria tadi ia menjadi naik darah karena itu ciuman pertama nya dan yg kini telah direnggut oleh orang asing.


"Aku menyukai mu saat kamu mengumpat diriku dan mendengar ocehan mu" Bisik Pria tadi sambil tersenyum sinis.


"Ehh Lu,Ini ciuman pertama gw main rebut-rebut aja,Dasar Si Tukang Onar!!!" Ucap elisa dengan nada bicara meninggi.


"Oh,makanya kamu tidak handal dalam berciuman denganku tadi" Jawab Pria tadi tersenyum mengejek.


"Emang kenapa?Ya kali gw ciuman apalagi gw masih SMA kelas 2!aneh banget si Lo!!! emang lo siapa si?" Tanya elisa dengan rasa bingung


"Kamu nggk perlu tahu saya,yang pasti saya suka dengan gaya bicara mu yang tadi habis nangis terus mengumpat orang dan suka mengoceh" Ucap pria tadi


"Awas ntar kalo gw lulus SMA lu harus tanggung jawab karena merebut ciuman pertama gw" Ancam elisa pada pria tadi.


"Coba aja kalo bisa" Jawab pria tadi sembari berjalan keluar dari tempat ibadah.

__ADS_1


"Ishh dasar pria tadi Si Tukang Onar beneran!!! Awas aja kalo ketemu lagi gw bejek² tuh muka nya,Enak aja ciuman pertama gw kandas!!!" Ucap elisa terus memegang bibir nya yang habis di cium pria tadi.


Setelah berdoa dan perdebatan kecil dengan pria tadi,kini elisa meninggalkan tempat ibadah dan berinisiatif ke rumah kakek Lim untuk menceritakan tentang mamanya yang kini sedang sakit parah di Singapura.


__ADS_2