
"Ayo guys kita masuk kelas dan cari tempat duduk belakang aja lebih seru dan nyaman" Ucap Diana dan dengan cepat mereka mengiyakan ucapan Diana.
Kini mereka berempat menuju ruang kelas baru mereka lebih tepatnya kelas XI MIPA 1,mereka berempat langsung saja masuk ke kelas tersebut dan mencari tempat duduk untuk mereka singgahi.
Di satu sisi ada beberapa sosok gadis yang terlihat sangat cantik,tapi entah cantik hanya diluar saja atau bagaimana,mereka hanya bertiga saja dengan memperlihatkan kaki jenjang nya,mereka berjalan ala bak model terkenal tetapi memakai seragam sekolah yang sengaja pas body.
Mereka adalah geng di sekolah favorite tersebut karena ke popularitas mereka menjadi sombong.
Saat mereka(geng tersebut) ingin memilih tempat duduk untuk disinggahi,tetapi ketua geng tersebut memiliki rencana saat melihat Elisa dan sahabatnya yang sudah memiliki tempat duduk ketua geng bermaksud untuk mengusir Elisa dan sahabatnya untuk pindah dari tempat itu dan menyuruh nya mencari tempat lain.
"Heii guys,ayo kita gangguin mereka?!" Ucap ketua geng ke anak buah nya
"Hemm baiklah,kita akan membuat kekacauan dengan mereka"Jawab teman satu geng 1.
"Let's go guyss!!" teman satu geng 2 dengan senyum yang tak dapat diartikan.
Beberapa saat kemudian geng tersebut menghampiri Elisa dan sahabatnya.
BBRAAAKKK!!!
Suara meja digebrak oleh ketua geng sekolah.
"Heii anak-anak cupu kalian minggir dari sini karena ini bakal kita duduki nanti" Ucap ketua geng ke Elisa dan sahabatnya.
"Heii kalian tuli atau gimana sihhh?!!!" Gertak teman ketua geng,sebab Elisa dan sahabatnya tak menggubrisnya sama sekali.
"Ehh lu apa apa an coba baru datang ngusir-ngusir kita" Raisa mulai angkat bicara.
__ADS_1
"Betul tuh baru datang langsung nyuruh kita pindah,Yah cari sana tempat yang lain" Lanjut Diana bicara dengan tatapan sinis ke geng sekolah yang sok berkuasa itu.
"Beraninya lo bicara kek gitu ke gua?!!" Bentak ketua geng ke Raisa dan Diana sambil menunjukkan jari telunjuknya ke mereka.
"Sorry,sorry walaupun lo bentak gw kagak mempan" Jawab Raisa sambil senyum sinis ke ketua geng.
"Gw apalagi,kagak mempan,wlee" Jawab Diana sambil menjulurkan lidah mengejeknya.
"Udah,udah Kalian berdua ini memang paling pandai berdebat" Ucap Elisa yang mulai angkat bicara sambil terkekeh kecil melihat Diana dan Raisa pandai berdebat dengan ketua geng tersebut.
"Sebenarnya apa sih mau mu Siska,hmm??" tanya Elisa ke Siska.
Yapp Siska lah ketua geng sekolah tersebut.
"Mau,ku adalah kalian segera pergi dari sini karena kita yang akan DUDUK DISINI" Ucap Siska dengan kata penekanan"DUDUK DISINI".
"Kita bakal seret kalian!"
"Memang berani?" Tantang Elisa yang masih santai.
"Brengs*k kalian!!!" Jawab Siska yang sudah tersulut emosi.
"Kau punya kaki?Kau punya tangan?" Tanya Elisa dengan santai.
"Apa kau tidak punya mata?! Ya jelas ada lahh" Jawab Siska yang masih emosi.
"Kalo punya keduanya yang ku sebutkan mengapa tidak digunakan dengan baik? Carilah tempat lain jangan usik kami berempat" Ledek Elisa ke Siska
__ADS_1
"Ayoo guyss pergi!!! Ucap Siska yang sudah mengalah ke Elisa dan sahabatnya.
"Emang enak di skak sama Elisa" Batin Ara yang sedari tadi diam.
"Yailah modal tampang cantik dan sombong doang tali nyali ciut" Ucap Raisa di dalam hati.
.
.
.
.
~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk
👇
Vote
Like
Komen
dan jangan lupa beri hadiah...
~HAPPY READING ✨
__ADS_1