Takdirku Menjadi Mafia Girl

Takdirku Menjadi Mafia Girl
Rahasia tersembunyi Elisa


__ADS_3

Semua orang tidak akan ada yang percaya bahwa gadis ceria ini bisa menguasai beberapa jenis beladiri dan menembak jitu karena yang diajarkan kakeknya, Mama dan Papa nya pun juga tidak menyadari bahwa putri semata wayangnya bisa seperti itu tadi.


Elisa bisa saja melakukan beladiri yang ia kuasai ke geng gadis yang di sekolah nya namun ia bisa mengendalikannya karena jika para gadis tadi tidak main tangan ia akan berusaha membalas nya dengan ucapan savege nya saja.


Saat setiap Elisa berkunjung ke rumah kakek Lim,dia selalu diajarkan seni beladiri dan menembak engan sasaran yang tepat.


Kakek Lim juga berpesan ke cucunya supaya beladiri dan menembak yang dikuasai Elisa tidak sembarang digunakan karena bisa membahayakan cucunya tersebut.


"Suatu saat pasti aku membutuhkannya apa yang diajarkan kakek Lim karena itulah aku akan berusaha menyimpan apa yang aku jadikan rahasia tersembunyi ku" Batin Elisa sambil mengendarakan mobilnya.


Setelah menempuh perjalanan selama 1 setengah jam dia sudah kembali ke mansion papa nya dan disambut hangat oleh para pelayan di mansion nya dengan menundukkan kepala mereka masing-masing.


"Hai semua,aku sudah pulang sekolah" Seru Elisa sambil berteriak depan gerbang mansion nya.


"Selamat datang nona muda"Jawab para pelayan serentak.


"Bik yanti,Papa sudah pulang kantor?" Tanya Elisa kepada kepala pelayan mansion tersebut.


"Sudah nona muda,mereka sedang menunggu nona muda untuk makan siang di ruang makan" Jawab bik yanti.


"Oh baiklah terimakasih" Ucap terimakasih Elisa ke bibi yanti.


Setelah menuju ruang makan elisa di suguhkan dengan tatapan tajam papa nya dan sekarang elisa hanya berpikir apakah papa nya sudah tau dia belajar beladiri dan menembak.


"Ha-halo,El su-dah pulang" Sapa elisa dengan gugup depan papa dan mama nya.


"Jam berapa ini baru pulang?" Tanya papa elisa dengan selidik.


Entah apa yang dipikirkan papa nya,padahal dia nya yg mengizinkan anaknya pulang lambat karena elisa mampir ke rumah kakek Lim.

__ADS_1


"Anu,eumm Lisa tadi pergi ke rumah kakek Lim sebentar sepulang sekolah" Jawab Elisa dengap gugupnya sampai keringat dingin mulai memenuhi dahinya karena melihat tatapan papa nya.


"Dan t-tadi Lisa sudah izin Papa dulu,apa papa l-lupa?" Tanya elisa dengan gemetaran.


"Iyh papa ingat kalau mengizinkan mu ke rumah kakek Lim,tapi kenapa kau ingin mempelajari ilmu beladiri dengannya?"Tanya Papa elisa dengan selidik.


JLEBBB


Pertanyaan Sang papa membuat jantung elisa berhenti berdetak karena dipikiran elisa mengapa Papa nya bisa mengetahui itu semua?eh bukan semua,karena Papa nya belum mengetahui kalau Elisa sekarang sudah bisa menembak dan merakit senjata.


"Mengapa diam saja?Jawab pertanyaan Papa Elisa!!" Tanya Papa Elisa dengan nada tinggi.


"Maafkan lisa pa,karena lisa tidak berbicara sebenarnya ke papa" Jawab Elisa dan mencegah airmata nya keluar.


"Untuk apa kau belajar beladiri Lisa??!" Tanya papa nya dengan nada tinggi lagi.


"Sudah pa, Tahan emosi mu dia anak kita satu-satunya pa" Ucap mama Elisa yang sedari tadi melihat Papa elisa mulai membentak Elisa.


Tak terasa sekarang Elisa dengan gemetaran dan lolos sudah air bening Elisa dari sudut matanya.


"Ma-a-afkan Lisa Pa,Ma , Lisa mem-pe-lajari hanya untuk membela diri Elisa kalau ada teman elisa yang berbuat macam-macam" Selah Elisa saat papa nya mulai melihatkan emosi nya.


"Sudah lama aku tak melihatmu marah seperti ini pa,tapi mengapa hanya karena anak kita belajar beladiri kau begitu marah" Bathin Mama risa melihat suaminya marah besar kepada putrinya.


"Papa tidak mau tau kalau kamu putri papa satu-satunya belajar beladiri" Ucap Papa Alexander ke putrinya.


"T-tapi kenapa Pa?" Tanya elisa ke Papanya.


"Karena kau tidak boleh mewarisi Papa yang dulunya mantan mafia" Jawab Papa elisa dan meninggalkan Elisa dan Istrinya.

__ADS_1


"Ma?" Tanya Elisa ke mamanya.


"Menurutlah pada Papa mu sayang" Hanya itu saja yg Mamanya katakan.


"Tapi kenapa ma?teman elisa juga ada yg ikut beladiri disekolahnya malahan" Tanya nya lagi.


"Mungkin pilihan Papa mu terbaik supaya anaknya tidak mewarisi nya yg dulunya mantan mafia" Jawab Mamanya dan meninggalkan Elisa di ruang makan.


Rencana makan malam menjadi berantakan karena Papa nya marah kepada Elisa karena dia mempelajari beladiri dengan kakeknya.


.


.


.


.


~Haii readers!!! Tolong bantu support aku yah untuk terus melanjutkan cerita "Takdirku menjadi mafia girl" ini Jangan Lupa yah untuk


👇


Vote


Like


Komen


dan jangan lupa beri hadiah...

__ADS_1


~HAPPY READING ✨


__ADS_2