TALES OF RUNETERRA: IONIA

TALES OF RUNETERRA: IONIA
JHIN THE VIRTUOSO


__ADS_3

Jhin adalah seorang kriminal psikopat yang menganggap bahwa membunuh adalah sebuah seni. Jhin dulu adalah seorang tawanan bangsa Ionia yang dibebaskan oleh sebuah organisasi bawah tanah yang terkenal di Ionia. Jhin, dari seorang serial killer sekarang bekerja di sana sebagai seorang assassin. Dengan bersenjatakan sebuah senapan sebagai kuasnya, Jhin membuat hasil karyanya dengan darah sebagai catnya. Pertunjukan seninya sudah membuat dirinya terkenal dan ditakuti sebagai sebuah nama: teror.


Selama bertahun-tahun lamanya, bagian selatan wilayah Ionia selalu dihantui oleh sesosok “Golden Demon” yang terkenal. Di seluruh penjuru provinsi Zhyun, seekor monster selalu menghabisi para penjelajah yang dia temukan melintas, yang tertinggal hanya mayatnya. Banyak prajurit yang direkrut, pemburu handal dicari dari seluruh penjuru, bahkan Wuju master juga tak luput dari utusan, tapi tak ada yang mampu membawa kabar baik.


Dalam keputusasaan, dewan kota Zhyun mengirimkan sekumpulan orang untuk membujuk Great Master Kusho ikut membantu mengatasi masalah ini. Tapi Kusho punya alasan tersendiri mengapa dia tidak bisa ikut membantu. Tapi selang seminggu kemudian, sang master mengutus anaknya, Shen, serta salah satu murid kebanggaannya, Zed. Mereka diutus untuk menyelesaikan masalah ini dengan cara mencari petunjuk keberadaan sang sang monster ini secara rahasia. Dimulai dari mengunjungi rumah keluarga korban yang terbunuh, semuanya mereka lakukan untuk mengusut apapun yang membawa mereka ke pada sang monster.

__ADS_1


Penyelidikan mereka memakan waktu hingga 4 tahun lamanya, dan ketiga orang ini sudah berubah banyak. Kusho sudah bertambah tua dengan rambutnya yang mulai memutih, Shen yang dulu humoris sekarang begitu kecut, lalu Zed, seorang murid paling berbakat yang ada di perguruan kini sudah mulai menunjukkan hal-hal yang membuatnya serasa ingin keluar dari perguruan. Di tengah misi untuk mencari keberadaan sang monster itu, sang master berkata bahwa “Kebaikan dan kejahatan bukanlah hal yang mutlak berlawanan. Itu semua tergantung dari setiap orang yang melihatnya dengan cara yang berbeda.”


Sudah banyak kisah penangkapan sang monster legendaris ini. Tujuh kali terhitung sudah dengan usaha terakhir yang menjadi pertanda sejarah dari Master Kusho. Pada hari pertama di Blossom Festival di kota Jyom Pass, Kusho menyamar sebagai seorang pelukis dan berbaur dengan para artis yang hadir di sana. Kemudian dia menunggu. Semua orang percaya bahwa hanya sang iblis yang mampu melakukan kejahatan seperti ini, namun Kusho tahu bahwa ini semua adalah ulah orang biasa. Dia yang dijuluki “Golden Demon” sebenarnya merupakan seorang anggota dari teater opera yang sering berpindah-pindah, dengan nama asli biasa dipanggil Khada Jhin.


Setelah cukup lama mendekam di Tuula, Khada Jhin yang ternyata seorang pemalu bercerita sedikit tentang dirinya – namun dia masih merahasiakan namanya. Hal yang mencengangkan adalah ketika para pendeta, bahkan para teman penjaranya menganggap Jhin adalah orang baik dengan hati suci yang memiliki banyak sekali keahlian termasuk menempa senjata, hingga menari. Namun itu semua tidak mengurangi takdir bahwa Jhin telah melakukan banyak sekali pembunuhan.

__ADS_1


Di luar penjara, Ionia juga dalam keadaan genting sebagaimana kerajaan Noxia melakukan invasi yang berdampak pada ketidakstabilan politik. Pertempuran terjadi di mana-mana. Keseimbangan yang selama ini coba dilindungi oleh Kusho sudah tidak terkendali lagi. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh sebuah kelompok bawah tanah untuk membebaskan Jhin dari penjara dan mengubahnya menjadi sebuah senjata untuk menebar teror.


Kali ini, dengan persenjataan Kashuri yang lengkap serta persedian uang yang tidak terbatas, “aksi” Jhin semakin tidak terkendali. Apa yang dia lakukan telah membuat seluruh penjuru Ionia diselimuti rasa takut, tapi sampai kapan sang serial killer mau beraksi di bawah bayang kegelapan?


***

__ADS_1


__ADS_2