
ARC 1 :Teleportasi Ke Dunia Lain
JUDUL:Teleportation Spirit And The Isekai World
Pada Suatu Hari,Ada Tiga orang remaja Yang Duduk Di Bangku SMK Mereka Bernama Zen Ayato,Rio Chroma Dan Ray Kuroichi.
Mereka Sangatlah Akrab Seperti Saudara.
Ceritapun Dimulai,Pada saat itu Liburan Musim Panas Dimulai Mereka Sedang Memikirkan Acara Untuk Liburan Musim Panas Di Depan Gerbang Sekolah.
"Jadi Kita Akan Pergi Kemana Liburan Nanti?"{Ray}
"Bagaimana Kalau Kita Liburan Ke Pantai?"{Rio}
"Kayanya Kurang Seru Deh"{Zen}
"Oh iya!!! Bagaimana Kalau Kita Pergi Ke Perpustakaan?{Zen}
"Kedengarannya Cukup Bagus!!{Rio}
"Oke Deh Jadi Kita sudah Fiks yah Untuk Pergi Ke Perpustakaan!!!{Ray}
"Kita Ketemuan Di Mana Nih?"{Rio}
"Di Perpustakaan Aja!!"{Zen}
"Oke Lah Kalo Gitu Aku Pulang Dulu Yah!!"{Ray}
"Aku Mau Pulang Juga Deh"!!{Rio}
"Yaudah Hati-Hati Yah!!{Zen}
"Iya!!!{Ray}
Mereka Pun Pulang Kerumah Masing-Masing.
Zen Pulang Terlambat Karena Dia Sedang Piket.
Musim Panas Pun Tiba,Pada Saat Menuju Ke Perpustakaan Ray Melihat Rio Yang Sedang Menunggu di Depan Perpustakan, Ray Pun Langsung Memanggilnya.
"Rio!!!!!"{Ray}
Rio Pun Langsung Nengok Dan Menyapa Balik.
"Eh,Ray Syukurlah Kamu Udah Sampai"!!!{Rio}
"Iya Dong.Ngomong-ngomong Mana Zen Kok Kamu Sendirian?"{Ray}
"Aku Juga Ga Tau,Udah Ku Telfon Tapi nomornya Tidak Aktif"!!{Rio}
"Oh Gituu!!{Ray}
Karena Zen Tak Kunjung Tiba, Mereka pun Langsung Masuk Ke Perpustakaan.
Mereka Pun LangSung Mencari Buku Yang Ingin Mereka Baca.
"wah, Disini Sangat Rapih Yahh, Tempatnya Juga Bersih!!"{Rio}
"iya Disini Sangat Bersih Yah!!"{Ray}
"Ray!!, Liat Deh Buku Novel Yang Kutunggu, Ternyata Udah Ada Disini!!"{Rio}
"Novel apa?"{Ray}
"Ini Loh Novel Fantasi War!!"{Rio}
"Fantasi War? Bukannya Fantasi war Itu Nama Game Yang Sedang Ramai Sekarang Yah"{Ray}
"Benar!! Tapi Game Itu Adalah Adaptasi Dari Novel Ini!!"{Rio}
__ADS_1
"Keliatannya Menarik!! Aku Mau Baca Dong?"{Ray}
"Nih Ambil!!"{Rio}
"Oke Terima Kasih"{Ray}
"Eh!! Ada Tempat Duduk Kosong Tuh, Ayo Kita Baca Di Situ"{Rio}
"Ayo"{Ray}
Mereka pun Membaca Buku Tersebut.
Tiba-Tiba Zen Datang Membawa Buku Di Tangannya.
"Eh!! Kalian Udah Datang?" {Zen}
"Zen!! Akhirnya Kamu Datang, aku Kira Kamu Tidak Datang!!{Ray}
"Aku Sudah Di Sini Dari Tadi loh?"{Zen}
"Ya Ampun Zen Pantas Saja aku menelfon mu tidak Ada respon Sama sekali, Ternyata Kamu Sudah Duluan Ke sini!!"{Rio}
"hehehe Maaf Yah?"{Zen}
”iya Tidak Masalah!!"{Rio}
"Kamu Baca Apa Ray?"{Zen}
"Ini Novel Fantasi War!!{Ray}
"Wah!! Keliatannya Bagus Aku Boleh Baca Setelah Kamu?"{Zen}
"Boleh!!{Ray}
"Zen!! Ngomong-Ngomong Apa Yang Kamu Pegang?"{Rio}
"Bukunya Sangat Usang Sekali Seperti Sudah Ber Abad-Abad!!"{Rio}
Zen Pun membuka buku itu. Pada Saat Zen Membuka Halaman Enam belas Zen Melihat Ada Tulisan seperti Latin, Zen Pun Memberitahu Teman-temannya
"Eh Liat deh, Dari semua Halaman Yang Kubaca, Kenapa Tulisan Ini Saja Yang Tidak Luntur Sedikit pun?"{Zen}
Rio Dan Ray Pun Langsung Menghadap ke Zen Karena Pemasaran
"Tulisan Apa?"{Rio}
"Ini Loh!!"{Zen}
"Itukan Tulisan Latin!!"{Ray}
"Masa Si ini Tulisan Latin?"{Zen}
Zen Dan Rio Pun Membaca dengan Bersamaan Tulisan Itu.
Tiba-Tiba Keanehan Pun terjadi Meja,Bangku,Dan Buku Semuanya Bergetar Seolah Sedang Terjadi Gempa, Tiba-Tiba Muncul Sebuah Lingkaran Di Bawah Kaki Mereka, Lingkaran Tersebut Seperti Lingkaran Sihir, Mereka Pun Semakin Kebingungan.
"Lingkaran Apa ini, Dan Mengapa Semuanya Bergetar?"{Rio}
"Apakah Sedang Gempa?"{Zen}
Apa Yang Sebenarnya Terjadi!!"{Ray}
Mereka Semua Semakin Panik, Dan Muncul lah Sebuah Lingkaran Seperti Gerbang Teleportasi, Mereka Pun Melihat Ke Lingkaran Itu.
Dan Tiba-Tiba Terlihat Sebuah Cahaya Yang Sangat Terang, Cahaya Itu Membuat Mereka Bertiga Pingsan.
Dan Gerbang Teleportasi Itu Pun Menarik Mereka Bertiga Dan Mereka Pun Terpencar
Entah Kemana.
__ADS_1
Cerita Beralih Ke Zen.
Zen Yang Pingsan Pun Terbangun Dan Mendapati Dirinya berada di hutan, Tiba-Tiba Zen Kaget Karena Ada Monster Di Depannya
"Tidak Monster, Pergilah menjauh Dariku hush!! hush!! Pergi Jangan Dekati Aku!!"{Zen}
Monster Tersebut Seperti Jelly Yang Bergerak.
Zen Yang Panik Langsung Berlari Ketakutan, Pada Saat Berlari Zen Tidak Melihat Ke Arah depan Karena Dia Masih Penasaran Dengan Apa Yang Dia Lihat Barusan, Dia Pun Menabrak Seorang Prajurit Yang Sedang Ber Patroli Di Hutan Tersebut.
"Aduhh Kepalaku Pusing Sekali!!"{Zen}
"Siapa Kau, Dan Apa Yang Kau Lakukan Disini??"{Komandan Prajurit}
"Jangan Jangan Kau Penyusup!!'{Prajurit}
Zen Pun Menjawabnya Dengan Kebingungan
"Aku Tidak Tahu!! Tiba-Tiba Saat Aku terbangun Aku Ada di Hutan Ini!!"{Zen}
Para Prajurit pun Kebingungan Dengan Jawaban Yang Di berikan Zen.
"Semuanya Tangkap Dia!!!"{Komandan Prajurit}
"Baik !!!"{Semua Prajurit}
Semua Prajurit pun menangkap Zen Dengan Paksa, Karena Zen Tidak Tahu apa-apa Diapun Berontak, Zen Terus memberontak, Komandan Prajurit Itu pun Memukul Pundak Zen Sehingga Zen Pingsan.
Saat Tersadar Zen Pun Mendapati Dirinya Sedang Di Borgol Di Dalam Penjara, Dan Zen Ter ingat Oleh Kedua Sahabatnya Ray Dan Rio. Tiba-Tiba Ada Seorang Tahanan Lain Yang Memanggil Zen.
"Hey Nak!!"{Tahanan}
Zen pun Melihatnya dan menjawab Panggilannya Dengan Sopan
"Iya Ada Apa Tuan?"{Zen}
"Mengapa Anak Muda Seperti Mu Bisa Di Penjara, Apa Yang Kau Lakukan Sampai Kau Bisa Di penjara{Tahanan}
Zen Pun Memberitahu Tentang Semua Yang Di Alami Dirinya Kepada Tahanan Tersebut.
Zen Pun Berbincang Banyak Dengan Tahanan itu, Tahanan itu memiliki nama (Arselino Calvin) Dia Adalah Wakil Menteri Di kerajaan ini, Dia Di Tahan Akibat Ingin Membocorkan Rahasia Para Petinggi Negara Yang Ingin Menantang Sang Raja, Ia Pun DiTahan Dengan Tuduhan Ingin Membunuh Sang Raja.
Pada saat Mereka Berdua Sedang asik Berbincang, Tiba-Tiba Ada Prajurit Datang Dan membawa Tahanan Yang Bernama Calvin Itu Keluar Dengan Cara Wajahnya Ditutupi Kain.
"Hey Kalian Apa yang akan Kalian Lakukan Terhadap Tuan Calvin!!"{Zen}
Para Prajurit Itu Pun tidak Menjawab Satu pun Pertanyaan Zen, Pada Saat Mereka Membawa Calvin Keluar Dari Penjara, Datang Lagi empat Prajurit Yang berbicara Kepada Zen.
"Hey Kau Ikut Kami!! Jika Kau Berontak Kami Akan Kasar Terhadapmu!!"{Prajurit}
Zen pun Menjawab Dengan Tenang Karena Ancamannya
"Baiklah" {Zen}
Zen Pun Di Bawa Ke Ruang Introgasi,
Di Sana Zen Di Tanya Tentang Banyak Hal
Dari Mana Dia Berasal Dan Apa Tujuannya Kemari.
Zen Menjawab Semua Pertanyaan Prajurit Itu Dengan Jujur, Karena Saat diIntrogasi Zen Memberikan Jawaban Yang tidak Dimengerti Oleh Prajurit itu, Prajurit Itu Pun Melapor Ke Perdana Menteri Yang Bernama (Kayaba Ishigiro) Perdana Menteri Itu Pun Datang Dan Menanyakan Beberapa Pertanyaan Kepada Zen.
"Apa Kau Berasal Dari Kerajaan Nort Vale?"{Menteri}
Zen Menjawab
"Nort Vale!! Aku Tidak Tahu Apa Itu Nort Vale!!{Zen}
Menteri itu Terus Mengintrogasi Zen, Karena Dia Tidak Mendapati Bahwa Zen Adalah Penyusup Dia Pun Membebaskan Zen, Dan Menteri Itu Menyuruh Prajurit Nya Untuk Membawanya Ke Kedai Serikat Helgala.
__ADS_1