Teleportation Spirit And Isekai World

Teleportation Spirit And Isekai World
BAB 1 : Tipu Daya Bangsawan


__ADS_3

ARC 5 : Kastil Avalor


Arataki Rey Dan Zen Ayato Saling Bertarung, Mereka Bertarung Di Taman Yang Sudah Terbengkalai, Rey Menggunakan Serangan Sihir Bertipe Kegelapan Dan Petir, Namun Rey Tidak Dapat Mengalahkan Zen Karena Perbedaan Kekuatan Yang Cukup Jauh, Akhirnya Rey Mengangkat Tangannya Dan Berkata.


"Aku Menyerah!! Maafkan Aku Karena Telah Menyerangmu Tiba-tiba!!"{Rey}


Zen Pun Menjawabnya.


"Aku Memaafkanmu!! Tapi Bisakah Kau Ceritakan Rahasia Mu Kepadaku!!"{Zen}


Rey Pun Menceritakannya Kepada Zen Mengenai Sisi Gelap Kastil Avalor.


"Dua Puluh Tahun Yang Lalu Dunia Ini Sangat Bebas!! Diskriminasi,Perbudakan,Penyiksaan,


Pembunuhan!! Semua Itu Menjadi Hal Yang Biasa!! Sampai Pada Akhirnya Datanglah Seorang Yang Bernama Gaze Shido!! Ia Dikenal Sebagai Kaisar Sihir Ke Empat! Ia Datang Dan Mengumpulkan Semua Pemimpin Di Tiap Kerajaan Dan Melarang Perbudakan,Diskriminasi,Pembunuhan!! Dan Berhasil Menciptakan Aturan Dunia!! Namun Semenjak Kepemimpinan William Kastil Avalor Melanggar Aturan Itu Tanpa Di Ketahui Kerajaan Lain!! Tugasku Adalah Membongkar Kebusukan Pemimpin Kastil Avalor!!"{Rey}


"Bagaimana Jika Aku Membantu Mu?"{Zen}


"Dasar Kau Ini!! Walaupun Dirimu Kuat Tapi Sifat Mu Seperti Bocah!!"{Rey}


"Apa Maksudmu!"{Zen}


"Hey Namamu Alfred Kan?" {Rey}


"Ya!!"{Zen}


"Alfred Aku Minta Tolong Kepadamu!! Jika Kau Melihat Seseorang Yang Sedang Di Pukuli Sebaiknya Abaikan Saja!!"{Rey}


"Memangnya Kenapa??"{Zen}


"Walaupun Kau Memiliki Kekuatan Yang Sangat Hebat!! Jika Kau Ikut Campur Urusan Para Bangsawan Itu!! Hal Itu Hanya Akan Membuatmu Dianggap Musuh!! Mungkin Kita Akan Bertemu Lagi!!"{Rey}


Rey Pun Pergi Dengan Menggunakan Sihir Teleportasi.


"Hey kau!!! Sial" {Zen}


Karena Rey Telah Pergi Zen Pun Memutuskan Untuk Kembali Ke Penginapannya, Saat Zen Masuk Ternyata Mio Menunggunya Di Meja Makan Dan Berkata.


"Hmmm... Dari Mana Saja Kau!!"{Mio}


Zen Pun Berbohong Kepada Mio Dan Berkata.


"Aku Habis Dari Toko Pandai Besi! Untuk Liat Pedang! Kualitas Pedang Di Sini Sangat Bagus!! Tapi Harganya Sangat Mahal Sekali!!"{Zen}


Mio Pun Menjawabnya.


"Emmm! Baiklah Kalau Begitu!"{Mio}


Saat Sedang Makan Malam, Mio Bertanya Kepada Zen.

__ADS_1


"Zen!! Aku Ingin Bertanya Sesuatu Boleh?"{Mio}


"Boleh!! Kau Ingin Bertanya Apa?"{Zen}


Wajah Mio Pun Memerah Dan Berkata.


"Anu!! Sejak Kapan Kamu Menyukaiku!!"{Mio}


Seketika Zen Pun Batuk.


"Uhuk!!Uhuk!!Uhukk..Uhukk!!"{Zen}


"Eh!! Zen Kamu Gapapa!! hihihihihi!!! Pelan Pelan Makan nya!! Kamu Jadi Tersedak Kan!!"{Mio}


"Habisnya Pertanyaan Mu Membuatku Terkejut Sih!!"{Zen}


Mio Pun Tertawa Dan Berkata


"Ya Ampun Zen!! Kamu Sangat Lucu!!"{Mio}


Setelah Selasai Makan Malam, Zen Berjalan-jalan Untuk Mencari Udara Segar, Tiba-tiba Muncul lah Cahaya Berwarna Merah Di Depannya Seketika Cahaya Itu Semakin Terang Dan Mengeluarkan Ledakan, Setelah Asap Dari Ledakan Itu Mereda Munculah Monster Yang Sangat Menyeramkan Dan Juga Kuat, Monster Itu Langsung Menembakkan Laser Ke Semua Rumah Yang Berada Di Sekitarnya, Zen Melihat Sosok Gadis Kecil Yang Berada Di Depan Monster Itu, Zen pun langsung menolong Anak Tersebut.


Saat Monster itu mengarahkan Lasernya Ke Arah Gadis Tersebut untungnya Zen Berhasil Menolongnya Jika Tidak, Gadis Itu Sudah Pasti Hangus Menjadi Debu.


Setelah Menolong Gadis Itu, Zen Langsung Mengeluarkan Sihir Api Birunya, Dan Menyerang Monster Tersebut, Namun Monster Itu Sangat Tangguh, Dia Dapat Menyerap Sihir Api Biru Milik Zen Dan Menggunakannya, Hal Itu Membuat Zen Sangat Kesulitan, Tiba-tiba Datanglah Seorang Pemimpin Kastil Avalor Yaitu William Avalor Serta Para Pasukannya Yang Langsung Menyerang Monster Itu, William Menggunakan Sihir Miliknya Dan Berhasil Membuat Monster Itu Hancur Dalam Satu Serangan, Zen Yang Melihatnya Langsung Terheran.


Setelah Itu William Berkata Kepada Zen.


"Tuan!! Aku Mengucapkan Terima Kasih Kepadamu Karena Dirimu Telah Membantu Kami Mengalahkan Monster Itu!! Saat Aku Ingin Datang Kemari Aku Melihat Potensi Yang Sangat Bagus Dari Mu!! Maukah Kau Menjadi Kesatria Di Kastil Avalor!!"{William}


Saat Sedang Berfikir, Zen Melihat Seseorang Yang Berada Di Atap, Namun Orang Itu Langsung Kabur Saat Zen Melihatnya,


Zen Pun Berkata


"Aku Tidak Bisa Menerimanya Untuk Sekarang Aku Butuh Waktu Untuk Berfikir!!" {Zen}


"hahaha Maaf!! Tidak Baik Aku Memaksa Dirimu!! Oh Ya!! Aku Berterima Kasih Kepadamu Karena Dirimu Telah Menyelamatkan Warga Di Desa Ku!! Ngomong-ngomong Siapa Namamu?"{William}


"Namaku Adalah Alfred!! Aku Sangat Senang Membantu Orang Lain!!"{Zen}


"Hahahahahaha Kau Orang Yang Menarik!! Baiklah Sampai Jumpa"{William}


William Beserta Pasukannya Pun Kembali Ke Istana, Setelah William Pergi Zen Melihat Ke Arah Tempat Bekas Bangkai Monter Itu Dan Melihat Sebuah Kristal, Zen Pun Langsung Mengambilnya,Dan Berkata


"Kristal Apa Ini?"{Zen}


Zen Ingin Mencari Tahu Mengenai Kristal Dan Monster Yang Di Lawannya! Karena itu ia Memutuskan Untuk Kembali.


Saat Di Rumah Mio Melihat Tubuh Zen Yang Kotor Langsung Berkata Kepada Zen.

__ADS_1


"Zen Apakah Kau Habis Bertarung!!"{Mio}


"Tidak Kok!! Aku Tadi Hanya Berlatih Di Sekitar Hutan!! Makanya Bajuku Jadi Kotor!!"{Zen}


"Oh Begitu!!Syukurlah Kupikir Dirimu Habis Bertarung!!" {Mio}


Zen Pun Langsung Menuju Ke Kamarnya Dan Memeriksa Kristal Tersebut.


Zen Sudah Memeriksanya Selama Dua Jam, Namun Tidak Menemukan Apa-apa, Ia Pun Memutuskan Untuk Mencari Rey Dan Pergi Menuju Ke Taman Dimana Ia Pernah Bertarung Dengan Rey.


Di Sana Ia Menunggu Rey Hingga Malam Tiba Namun Ia Tidak Bertemu Dengan Rey, Ia Pun Memutuskan Untuk Kembali,


Saat Ingin Kembali, Ada Seseorang Yang Berteriak Ke Arah Zen.


"Tunggu!!"


Dan Ternyata Orang Itu Adalah Rey, Zen Pun Langsung Berkata.


"Syukurlah Aku Dapat Menemui Mu Rey!!"{Zen}


"Apa Maksudmu!!"{Rey}


"Rey Aku Ingin Bertanya Kepada Mu Mengenai Kristal Ini!!!"{Zen}


"Kristal? Kristal Apa Yang Kau Maksud?"{Rey}


Zen Pun Memberikan Kristal Itu Kepada Rey, Dan Ternyata Rey Langsung Mengetahui Tentang Kristal Itu.


"Kristal Ini Adalah Kristal Monster Sihir!!"{Rey}


"Monster Sihir!!"{Zen}


"Yah!! Monster Sihir Adalah Monster Yang Sangat Mengerikan!! Kekuatannya Bahkan Dapat Menghancurkan Satu Kerajaan Jika Di Biarkan!! Alfred!! Darimana Kau Mendapatkan Kristal Ini??"{Rey}


"Aku Melihatnya Di Tempat Bekas Bangkai Monster Itu!! Namun Ada Sesuatu Yang Mengganggu Pikiranku!!"{Zen}


"Apa Maksudmu?"{Rey}


"Saat Aku Melawannya, Monster Itu Dapat Menyerap Semua Serangan Sihir Ku Bahkan Sihir Spesial Pun Dapat Di Serap Oleh Monster Itu, Tapi Saat william Menyerang Monster Itu!! Monster Itu Langsung Tumbang Dalam Satu Serangan!!Itulah Yang Mengganggu Pikiranku!!"{Zen}


"Aku Sudah Menduganya!!! Para Bangsawan Bejat Itu!! Mereka Menggunakan Monster Sihir Untuk Menjalankan Rencana Jahatnya!! Sial!! Taakkan Ku Maafkan!"{Rey}


"Apakah Kau Tahu Mengenai Hal Tersebut?"{Zen}


"Ya!! Monster Sihir Dapat Mematuhi Perintah Majikannya, Aku Yakin Sekali Bahwa William Telah Menggerakannya!!"{Rey}


Saat Sedang Asik Mengobrol Tiba-tiba Ada Ledakan Yang Sangat Besar, Zen Dan Rey Yang Melihatnya Langsung Menuju Ke Sana, Ledakan Itu Berasal Dari Distrik Dua, Tempat Dimana Zen Menyewa Penginapan, Saat Sampai, Zen Melihat Distrik Dua Yang Telah Terbakar, Dan Di Penuhi Monster Sihir Dan Pasukan Undead, Zen Pun Langsung Menuju Ke Penginapannya Untuk Menolong Mio.


"Mio Aku Mohon Semoga Kau Baik-baik Saja!!!" {Zen}

__ADS_1


__ADS_2