Teleportation Spirit And Isekai World

Teleportation Spirit And Isekai World
BAB 4 : Rencana Zen


__ADS_3

ARC 4 : Kerajaan Partevia


Saat Berhasil Melewati Jendela Zen Langsung Berbaring Di Kasur Dan Tidur.


Pagi Hari Pun Tiba, Zen Yang Baru Bangun, Bersiap-Siap Membeli Sayuran, Ia Ingin Membuat Sup Agar Menghemat Uang, Saat Zen Sudah Siap, Ia Keluar Dari Kamarnya.


"Bau Apa Ini?" {Zen}


"Oh Zen Kau Sudah Bangun!!! Ayo Makan Masakan Buatan Ku!!" {Mio}


"Eh!! Kau Sudah Masak!! Hmmm... Padahal Aku Ingin Pergi Membeli Bahan!!!" {Zen}


"Hehehehe!! Ayo Makan!!"


Ternyata Mio Telah Memasak Terlebih Dahulu, Mio Memasak Daging Dan Sayuran, Zen Pun Memakannya.


"Enak Sekali!!! Kau Ternyata Jago Memasak Yah!!!" {Zen}


"Tentu Saja!!! Aku Pernah Di Ajarkan Memasak Oleh Ibuku!!!" {Mio}


"Enak Sekali!!!!" {Zen}


"Oh Yaa!! Zen!!" {Mio}


"Iya? Ada Apa?" {Zen}


"Nanti Malam Kita Harus Pergi Mengungsi!!" {Mio}


"Memangnya Kenapa?" {Zen}

__ADS_1


"Sepertinya Para Bajak Laut Itu Telah Melakukan Pergerakan!! Jadi Semua Orang Di Suruh Mengungsi!! Agar Tidak Ada Korban Jiwa!!" {Mio}


Zen Yang Mendengarnya Langsung Berkata Ke Mio.


"Mio!! Apakah Kau Mau Ikut Bersama Ku?" {Zen}


"Ikut Kemana?" {Mio}


"Ayo Kita Kalahkan Bajak Laut Itu!!" {Zen}


"Zen!! Aku Tahu Dirimu Lumayan Kuat!! Tetapi Kau Tidak Bisa Mengalahkan Naraku!! Dia Itu Sangat Kuat!!" {Mio}


"Sepertinya Dia Memang Kuat!! Tapi Aku Tahu Kelemahannya!!" {Zen}


Zen Memberitahu Mio Tentang Hal Yang Ia Liat Pada Saat Menyusup Ke Kapal Naraku, Dan Zen Juga Memiliki Rencana, Untuk Meminjam Prajurit Elit Milik Kerajaan Partevia, Karena Zen Mengenal Putri Nia.


"Ada Apa Tuan Zen Mencari Saya?" {Ratu}


Zen Menunduk Dan Berkata.


"Selamat Siang Ratu!! Maaf Atas Kelancangan Saya!! Saya Ingin Memberikan Rencana Saya Untuk Mengalahkan Bajak Laut Itu!!" {Zen}


Sang Ratu Langsung Terkejut Saat Zen Berkata Memiliki Rencana.


"Ren..Cana!! Rencana Apa Yang Anda Maksud Tuan Zen?" {Ratu}


Zen Langsung Menjelaskan Rencana Yang Ia Buat Untuk Mengalahkan Naraku, Zen Meminjam Lima Puluh Prajurit Elit Untuk Menyerang Kapal Naraku Dan Tiga Puluh Penyihir Untuk Membuat Perisai Di Kerajaan Partevia, Tujuannya Adalah, Mencegah Kaburnya Para Bajak Laut Itu, Sebelum Melakukan Perang, Para Warga Yang Berada Di Ibukota Akan Di Evakuasi Untuk Menghindari Adanya Korban Jiwa.


Malam Hari Pun Tiba, Rencana Telah Siap, Warga Telah Di Evakuasi.

__ADS_1


Para Pasukan Penyihir Langsung Menggunakan Sihir Tingkat Tinggi Yaitu Perisai Pengurung, Para Bajak Laut Yang Melihatnya Menjadi Panik, Zen Dan Lima Puluh Prajurit Langsung Menyerang Para Bajak Laut Itu, Zen Menggunakan Sihir Kegelapan Untuk Mencari Naraku Di Balik Bayangan.


Zen Mencarinya Ke Setiap Isi Kapal Tetapi Tidak Ada Naraku, Zen Mencoba Mencarinya Di Ruang Harta Tetapi Tetap Tidak Ada, Ia Terkejut Saat Melihat Ruang Rahasia Yang Ia Lihat Kemarin Terbuka, Ia Pun Memasukinya Dan Ternyata Tongkat Yang Berada Di Sana Telah Hilang, Zen Langsung Menuju Ke Luar Kapal Untuk Mencari Naraku, Tetapi Dia Malah Bertemu Dengan Wakil Kapten Bajak Laut Itu, Wakil Kapten Bajak Laut Itu Bernama Ibanez, Zen Yang Bertemu Dengan Ibanez Langsung Menyerangnya, Tetapi Ibanez Dapat Menghindari Serangan Zen Dan Memukul Zen Hingga Terpental, Zen Merasa Tertekan Saat Melawan Ibanez, Karena Perbedaan Kekuatan Fisik Mereka Yang Lumayan Cukup Jauh, Zen Mencoba Melarikan Diri Dari Ibanez, Tetapi Ibanez Dapat Menangkap Zen Dengan Sihir Rantai Besi, Ibanez Yang Berhasil Menangkap Zen, Ia Ingin Tahu Wajah Zen, Saat Ibanez Membuka Membuka Topeng Zen, Datanglah Ray Yang Langsung Menendang Ibanez Hingga Terpental, Ray Langsung Menyuruh Zen Untuk Mencari Naraku, Zen Pun Meninggalkan Ray Dan Mencari Naraku.


"Kurang Ajar Kau!! Pembunuh Bayangan!! Aku Akan Menghabisimu Disini!!!" {Ibanez}


"Coba Saja Jika Kau Bisa!!' {Ray}


Ibanez Dan Ray Pun Bertarung Dengan Sengit.


Zen Yang Mencari Naraku, Ia Melihat Ada Sebuah Cahaya Dari Gunung, Zen Pun Langsung Menuju Ke Gunung Itu, Dan Ternyata Disana Ada Naraku Yang Sedang Menyempurnakan Kekuatan Tongkat Sihirnya, Zen Yang Melihatnya Langsung Menyerangnya Dengan Kekuatan Petir Merah Dan Berhasil Mengenai Naraku Hingga Ia Terpental.


"Kurang Ajar!!! Berani Sekali Kau Menendangku!! Padahal Sedikit Lagi!!! Akan Ku Habisi Kau!!!" {Naraku}


Naraku Mengeluarkan Kekuatannya, Zen Yang Melihat Kekuatan Dari Naraku Langsung Terkejut.


"Jadi!! Kekuatannya Adalah!! Menciptakan Pasukan Undead Yah? Pantas Saja Penjara Kematian Mengincarnya!!!" {Zen}


Zen Yang Melihat Puluhan Pasukan Undead Di Bangkitkan Oleh Naraku Langsung Menggunakan Kekuatan Pedang Api Biru Dan Menghancurkan Semua Undead Itu Secara Brutal, Naraku Yang Melihat Pasukan Undead Nya Di Kalahkan Dengan Mudah Oleh Zen, Ia Membuat Pasukan Undead Yang Lebih Kuat, Tentu Saja Zen Menjadi Cukup Kewalahan, Tetapi Semua Undead Itu Dapat Di Kalahkan Oleh Zen, Saat Zen Berhasil Mengalahkan Semua Pasukan Undead Milik Naraku, Ia Melihat Naraku Yang Telah Berubah Seperti Menjadi Seorang Pahlawan, Dan Naraku Berteriak Kepada Zen.


"Hahahahaha!!! Kau Sudah Terlambat Nak!!! Akhirnya Aku Bisa Mendapatkan Kekuatan Yang Telah Kutunggu-Tunggu Selama Puluhan Tahun, Sekarang Giliran Diriku Yang Akan Menghancurkanmu!!!" {Naraku}


Naraku Menggunakan Sihir Ledakan Yang Membuat Zen Terpental, Sihir Ledakan Yang Digunakan Oleh Naraku Sangat Kuat Dan Membuat Topeng Zen Menjadi Retak.


"Kekuatan Macam Apa Itu!! Kuat Sekali!!!" {Zen}


"Hahahahaha!!! Kau Pikir Dirimu Dapat Mengalahkan Diriku!! Dengan Kekuatan Ku Yang Sekarang!!! Aku Dapat Menghancurkan Kerajaan Ini!!! Dan Aku Akan Menciptakan Kerajaan Ku Sendiri!!! Hahahahahaha!!!" {Naraku}


Zen Menjadi Terpojok Karena Kekuatan Naraku Yang Mendadak Menjadi Sangat Kuat.

__ADS_1


__ADS_2