Teleportation Spirit And Isekai World

Teleportation Spirit And Isekai World
BAB 2 : Menjadi Petualang


__ADS_3

ARC 1 : Teleportasi Ke Dunia Lain


Pagi Hari Pun Tiba, Zen Terbangun Dari Tidurnya, Dia Langsung Bersiap Untuk MenjalanKan Tugas Pertamanya Menjadi Petualang.


"Aku Harus Bersiap Untuk Mengerjakan "Tugas Pertamaku!!" {Zen}


Zen Pun Langsung Menuju Papan Serikat.


"Wah Ada Banyak Sekali Tugas!! Tapi Apa Aku Harus Mengerjakan Semuanya Yah??Aku Tanya Ke Resepsionis Dulu Deh!!" {Zen}


Zen Pun Bertanya Ke Resepsionis, Ia Menanyakan Tugas Yang Harus Ia Kerjakan


"Permisi!!" {Zen}


"Iya Ada Apa Tuan, Ada Yang Bisa Saya Bantu?" {Resepsionis}


"Saya Ingin Bertanya!!, Untuk Tugas Petualang Kelas D Yang Mana Yah??" {Zen}


Resepsionis Itu Pun Menjawabnya.


"Untuk Tugas Petualang Kelas D Yahh??,Tunggu Sebentar Saya Akan Periksa Dulu!!" {Resepsionis}


Zen Pun Menunggu.


Lima Menit Kemudian Resepsionis Itu Pun Datang Membawa Tumpukan Kertas.


"Ini Dia Tuan!! Tugas Untuk Petualang Kelas D, Silahkan Dipilih Saja!!" {Resepsionis}


"Terima Kasih!!" {Zen}


Zen Pun Memilihnya Tetapi Dia Sangat Bingung Ingin Memilih Yang Mana Karena Ada Banyak Misi, Karena Resepsionis Itu Melihat Zen Kebingungan, Dia Pun Langsung Berkata.


"Saya Menyarankan Tugas Ini Untuk Anda!! Silahkan Dilihat!" {Resepsionis}


Zen Pun Mengambil Kertas Tersebut Dan Melihatnya.


"Tugas Mencari Tanaman!!" {Zen}


"Ya!! Tuan, Anda Harus Mencari Tanaman Obat Tersebut!! Bukankah Misi Itu Lumayan Mudah?" {Resepsionis}


"Benar Juga!!, Terima Kasih Atas Bantuannya!!" {Zen}


Zen Pun Langsung Mencari Tanaman Tersebut. Dia Juga Bertanya Tanya Kepada Para Penduduk Yang Berada Di Kerajaan Helgala Mengenai Tempat tanaman Itu,


Akhirnya Zen Menemukan Tanaman Tersebut Setelah Bertanya-Tanya Kepada Para Penduduk,


"Bukankah Itu Tanaman Yang Kucari!! Coba Aku Samakan Dulu Dengan Poster ini?, Benar!! Itu Adalah Tanaman Yang Kucari" {Zen}


Zen Pun Langsung Mengambilnya Dan Segera Kembali Ke Kantor Serikat.


"Akhirnya Dapat Juga!! Aku Harus Kembali Ke Kantor Serikat!!" {Zen}


Saat Sampai Di Serikat Zen Langsung Memberikan Tanaman Itu Kepada Resepsionis Betapa Senangnya Dia Saat Mendapatkan Koin Sebanyak Seratus Lima Puluh Nars, Dia Pun Langsung Kembali Ke Kamarnya, Pada Saat Ingin Kembali Dia Dipanggil Oleh Petualang Kelas B,


"Hey Petualang Kelas D!!"{Petualang Kelas B}


Zen Pun Langsung Melihat Dan Mambalasnya


"Iya Tuan? Ada Apa?" {Zen}


"Apa Kau Ingin Memiliki Banyak Uang??"{Petualang Kelas B}

__ADS_1


"Aku Ingin!! Tetapi Bagaimana Caranya?" {Zen}


"Caranya Adalah Menjelajahi Labirin Yang Berada Di Hutan Kerajaan Helgala, Kemungkinan Banyak Barang-Barang Yang Berjatuhan Dari Monster-Monster Yang Ada Di Sana, Apa Kau Mau Ikut?" {Petualang Kelas B}


Tiba-Tiba Ayase Dan Berkata.


"Zen!! Kau Tidak Boleh Pergi Kesana!!" {Ayase}


"Memangnya Kenapa?" {Zen}


"Labirin Adalah Tempat Dimana Monster-Monster Berbahaya Tinggal, Jika Kekuatan Mu Belum Cukup, Bisa Saja Kau Tiada Disana!!" {Ayase}


"Astaga!! Labirin Terdengar Mengerikan!!" {Zen}


Tiba Tiba Petualang Kelas B Itu Berbicara.


"Tenang Saja!! Aku Adalah Kenji Kazuma Petualang Kelas B Aku Akan Menemanimu Di Labirin Itu!!! Jadi Jangan Takut"{Kenji}


Zen Pun Langsung Menerimanya Pada Saat Kenji Berbicara Seperti Itu, Walaupun Ayase Sudah Melarang Nya, Zen Tetap Berkata Ingin Ikut.


Ayase Pun Pergi Ke Kamarnya, Sebelum Dia Pergi Dia Berkata.


"Dasar Kau Ini!!Hati-Hati Disana Zen!!" {Ayase}


Zen Pun Menjawabnya


"Terima Kasih Telah Mencemaskanku!!" {Zen}


Kenji Pun Memberi Tahu Zen Tempat Di Mana Mereka Akan Berjanjian.


"Hey!! Namamu Zen Bukan??" {Kenji}


"Ya, Benar Tuan" {Zen}


"Baiklah,Aku Akan Datang!!" {Zen}


Seterah Berbicara Zen Langsung Masuk Ke Kamarnya Untuk Beristirahat, Pada Saat Ingin Beristirahat Tiba-Tiba Ada Yang Mengetuk Pintu Kamarnya, Pada Saat Zen Membukanya Ternyata Adalah Ayase, Zen Pun Langsung Mengatakan.


"Nona Ayase!!! Ada Apa?" {Zen}


"Maaf Mengganggu Istirahat Mu" {Ayase}


"Tidak Kok, Anda Tidak Mengganggu!! Ngomong Ngomong Ada apa Nona Ayase??" {Zen}


"Besok Kau Ingin Pergi Ke Labirin Kan?"{Ayase}


"Iya Benar Nona, Aku Akan Pergi Ke Labirin Bersama Tuan Kenji!!" {Zen}


"Kalau Begitu Ambilah!!" {Ayase}


"Apa Ini?? Nona" {Ayase}


"Itu Adalah Tongkat Sihir Lamaku, Kau Boleh Memilikinya! Karena Di Labirin Sangat Banyak Monster, Kau Harus Berhati-Hati Disana!" {Ayase}


"Terima Kasih Nona Ayase" {Zen}


"Iya Sama-sama, Sebaiknya Kau Beristirahat Agar Kau Tidak Lelah Saat Di Labirin Nanti!!" {Ayase}


Zen Pun Mengucapkan Selamat Malam ke Ayase Dan Dia Membalas ucapannya, Pagi Hari Pun Tiba Zen Langsung Menuju Ke Pusat Kota Untuk Bertemu Dengan Kenji.


Zen Pun Sampai Di Pusat Kota.

__ADS_1


"Dimana Tuan Kenji??" {Zen}


Tiba Tiba Ada Yang Memanggil Zen,


"Heyyy!!! Kau!!! Zen!! Kemarilah" {Kenji}


Ternyata Yang Memanggilnya Adalah Kenji, Zen Pun Langsung Menghampirinya.


"Baguslah Kau Sudah Sampai!!Ayo Langsung Saja Kita Pergi Ke Labirin!!" {Kenji}


Zen Dan Kenji Pun Langsung Pergi Ke Labirin, Sesampainya Disana Dia Ada Bertemu Dengan Dua Anggota Dari Kenji Yang Bernama Jibi Dan Kisaki, Mereka Pun Langsung Berkenalan.


"Zen Perkenalkan Ini Adalah Dua Anggotaku, Jibi Dan Kisaki!!" {Kenji}


"Hay!! Salam Kenal Namaku Zen!!" {Zen}


"Salam Kenal Juga!! Namaku Jibi!!"{Jibi}


"Kalau Aku Kisaki" {Kisaki}


"Ayo Kita Masuk Ke dalam Labirin!!"{Kenji}


Mereka Pun Masuk Ke dalam Labirin Itu Secara Bersamaan, Pertama Mereka Di Kejutkan Dengan Kemunculan Monster Serigala, Mereka Pun Langsung Menyerangnya.


"Sihir Bola Air!!" {Zen}


"Rasakan Ini Monster!!!{Kenji}


Mereka Pun Berhasil Mengalah Kan Banyak Monster Di Lantai Pertama, Oh iya Saya Ingin Memberi Info Untuk Labirin Ini Menurun yah Semakin Turun Maka Semakin Kuat Monster Nya.


Lanjut ke cerita, Setelah Mengalahkan Banyak Monster Zen Dan Kenji Sudah Mencapai Lantai Dua, Hal Yang Tidak Di inginkan Pun Tiba-Tiba Terjadi, Jibi anggota Dari Kenji Tidak Sengaja Menginjak Salah Satu Lantai Yang Sudah Retak,Merekapun Terjatuh Ke Bawah, Karena Pecahan Lantai Yang Besar Ikut Terjatuh Juga, Pecahan Itu Membuat Kehancuran Pada Labirin Hingga ke Lantai Berikutnya, Kenji Dan Kedua Anggotanya Pun Kaget Saat Terbangun Mereka Ternyata Terjatuh Di Tubuh Golem Air Yang Berada Di Labirin Lantai Ke Sepuluh Kecuali Zen, Zen Pingsan Karena Dia TerJatuh Di Pasir.


"Hampir Saja Kita Tiada!!"{Kenji}


"Tunggu Tuan Kenji Kenapa Kita Bisa Terjatuh Ke air??"{Jibi}


"Benar Tuan Mengapa Ada air Di labirin Ini??Tuan Lihatlah Bukankah Itu Golem Air"{Kisaki}


"Benar Tapi Bukankah Golem Air Berada Di Lantai Sepuluh!!" {Kenji}


"Jangan-Jangan Kita Terjatuh Di Lantai Sepuluh!!!"{Jibi}


Golem Itu Pun Melihat Ke mereka Bertiga Dan Langsung Menyerangnya.


"Tidak!! Golem Itu Melihat Kita Lariiii" {Kisaki}


"Dimana Anak Itu??"{Jibi}


"Maksudmu Zen!! Biarkan Saja Yang Paling Penting Kita Harus Lari!!!!{Kenji}


Karena Lari Mereka Terlalu Lambat Bagi Golem Air, Mereka Pun Di Pukul Oleh Golem Tersebut sampai Ter pental Ke Dinding Labirin, Karena Lemparan Itu Sangat Keras Mereka pun Tiada Dan Dimakan Oleh Monster Yang Berada Di Lantai Sepuluh, Monster Tersebut Adalah Water Wolf.


Zen Yang Sadar Melihat Kenji Dimakan Oleh Water Wolf Pun Sangat Panik, Zen Pun Langsung Berdiri Dan Lari, Tetapi Dia Terjatuh, Karena Kaki Kanan Nya Patah, Akibat Terjatuh Dari Lantai Dua Hingga Ke Lantai Sepuluh, Zen Pun Terpaksa Melawannya Karena Sihir Yang Dimiliki Zen Adalah Sihir Air Dan Golem Itu Memiliki Kekuatan Air Sihir Itu Pun Tidak Berpengaruh Terhadap Golem Tersebut.


"Sihir Bola Air!!!Sihir Panah Air!!! Mustahil, Mengapa Tidak Berpengaruh Kepadanya" {Zen}


Zen Pun Mencobanya Terus Menerus Hingga Dia Kehabisan Energi Dia Pun Menyerah Dan Berkata.


"Apa Aku Akan Berakhir Disini" {Zen}


Golem Itu Pun Berada Di Depan Zen Dan Golem Itu Langsung Memukul Zen Hingga Terpental Ke Sebuah Lubang, Zen Yang Terjatuh Di Lubang Itu Pun Langsung Lemas Dengan Tubuh Yang Di Penuhi Darah Zen Pun Berkata Sambil Mengulurkan Tangan Kanannya

__ADS_1


"Maafkan Aku Nona Ayase Seharusnya Aku Mendengarkan mu" {Zen}


Zen Pun Langsung Tidak Sadarkan Diri, Pada Saat Tangan Kanan Zen Terjatuh, Zen Tidak Sengaja Menyentuh Sebuah Kristal, Dan Kristal Tersebut Langsung Mengeluarkan Aura Berwarna Pelangi Dan Masuk Ke Dalam Tubuh Zen, Tiba-Tiba Mata Zen Mengeluarkan Cahaya Seperti Cahaya Pelangi Dan Secara Mengejutkan Zen Yang Tak Sadarkan Diri, Tiba Tiba Berdiri.


__ADS_2