Teleportation Spirit And Isekai World

Teleportation Spirit And Isekai World
BAB 1 : Labirin Ibu Kota


__ADS_3

ARC 4 : Kerajaan Partevia


Setelah Menempuh Perjalanan Dari Desa Partevia akhirnya Zen Sampai Di Gerbang Partevia, Para Prajurit Yang Berjaga Memberhentikan Gerbong Yang Dibawa Zen Untuk Di Periksa.


"Permisi!! Barang Bawaan Anda Harus Kami Periksa Terlebih Dahulu Sebelum Memasuki Wilayah Ibu Kota!!" {Prajurit}


Tiba-Tiba Putri Nia Keluar Dari Gerbongnya.


"Memangnya Apa Yang Ingin Anda Periksa?" {Putri Nia}


Prajurit Itu Pun Terkejut.


"Tuan Putri!! Maaf Atas Kelancaran Saya Putri Nia!!" {Prajurit}


Mereka Pun masuk Ke dalam Ibu Kota Dan Menuju Ke Istana Untuk Mengantar Putri Nia, Putri Nia Menyuruh Zen Untuk Bertemu Dengan Baginda Ratu Karena Zen Telah Menyelamatkannya, Tetapi Zen Menolak, Tiba-Tiba Baginda Ratu Datang Dengan Dikawal Oleh dua Prajurit, Baginda Ratu Yang Melihat Pakaian Anaknya Kotor Langsung Merasa Cemas.


"Apa Yang Terjadi Padamu Nia? Apa Kau Baik-Baik Saja?" {Baginda Ratu}


Putri Nia Pun Menjawabnya


"Aku Baik-Baik Saja!! Karena Zen Telah Menyelamatkan Ku!!" {Putri Nia}


Sang Ratu Pun Sangat Berterimakasih Kepada Zen.


"Terima Kasih!!! Karena Telah Menyelamatkan Putriku!! Untuk Membalas Kebaikan Anda Saya Akan Memberikan Hadiah Apa Saja Yang Anda Inginkan!!" {Baginda Ratu}


Zen Terkejut Pada Saat Sang Ratu Berkata Seperti Itu, Dia Pun Berfikir Untuk Meminta Hadiah Uang Agar Dia Bisa Kembali Ke Magical Academy, Tetapi Zen Langsung Ter Ingat Dengan Perkataan Dari Ray.


"Jika Aku Kembali Ke Akademi Dengan Keadaan Seperti Ini!! Pasti Mereka Akan Mencurigai Topengku Ini, Dan Membuatku Melepasnya, Jika Aku Melepasnya Aura Iblis Ku Pasti Akan Keluar Dan Aku Akan Dihabisi Oleh Para Petinggi Akademi Sihir!! Sial!!!" {Zen} Didalam Hati


Zen Pun Menjawab Perkataan Ratu.


"Terima Kasih Atas Tawaran Anda!! Tetapi Saya Tidak Bisa Menerimanya Karena Saya Hanya Kebetulan Lewat Kok!! Saya Izin Pamit, Permisi Yang Mulia!!" {Zen}


Zen Pun Pergi Menuju Labirin Yang Ingin Dia Tuju, Disana Sangat Ramai, Tetapi Belum Ada Satu Orang Yang Masuk Ke Dalam Labirin Itu Karena Labirin Itu Terkenal Dengan Labirin Pembunuh, Kebanyakan Para Petualang Yang Datang, Mereka Akan Membuat Tim Dengan Petualang Lain Sampai Sepuluh Orang, Tetapi Zen Langsung Memasuki Labirin Itu Sendirian, Semua Orang Terkejut Saat Melihat Zen Masuk Ke Labirin Sendirian.


"Dia!! Masuk!! Sendirian!! Apa Dia Ingin Bunuh Diri!!!" {Petualang}


Saat Zen Telah Memasuki Labirin, Zen Langsung Membuka Topengnya, Dan Aura Iblis Yang Di Tahan Oleh Topeng Itu Pun Keluar Seperti Ledakan, Tapi Tidak Menghancurkan Apapun, Aura Ledakan Itu Sampai-Sampai Mengenai Para Petualang, Dan Membuat Para Petualang Menjadi Ketakutan.


"Aura!! Apa Ini!! Aku Jadi Takut!! Lebih Baik Aku Pergi Saja!!" {Petualang}


Para Petualang Yang Terkena Aura Ledakan Itu Menjadi Ketakutan Dan Berlari Keluar.


Zen Yang Di Dalam Labirin Langsung Menghabisi Semua Monster Yang Berada Di Dalam Sana Untuk Melampiaskan Amarahnya.


"Sial Kenapa Aku Harus Menjadi Seperti Ini!!!" {Zen}


Zen Kesal Karena Dia Tidak Bisa Kembali Ke Magical Academy, Setelah Beberapa Jam Zen Melampiaskan Amarahnya Akhirnya Dirinya Merasa Tenang, Dia Pun Melihat Pintu Besar, Dia Pun Memasuki Pintu Itu, Tiba-Tiba Pintu Itu Tertutup, Zen Melihat Ada Seekor Monster Yang Bentuknya Mirip Kelinci Dan Wajahnya Seperti Kucing, Saat Zen Mendekatinya, Ia Sangat Terkejut, Tiba-Tiba Monster Itu menghilang.

__ADS_1


Zen Melihat Sekeliling, Monster Itu Muncul Tepat Di Belakang Zen, Zen Yang Melihatnya Langsung Menghindar Dan Berhasil, Monster Itu Tiba-Tiba Menjadi Kesal, Dan Mengubah Bentuknya Menjadi Lebih Menyeramkan.


"Membesar yah!!!" {Zen}


Zen Tidak Takut Sama Sekali Dengan Wujud Monster Itu, Zen Langsung Menggunakan Kekuatan Api Biru Untuk Mengakhiri Pertarungan, Tetapi Monster Itu Dapat Menangkis Serang Api Biru Milik Zen, Monster Itu Membuat Zen Terkejut Karena Dapat Berbicara.


"Hahahaha!! Dasar Iblis Rendahan Kau Pikir Kau Bisa Mengalahkan ku!!" {Monster}


Zen Yang Mendengar Perkataan Monster Itu Menjadi Sangat Kesal,


"Aku Bukan Iblis!!!!!" {Zen}


Karena Amarah Yang Sangat Besar, Zen Tidak Sengaja mengeluarkan api Hitam, Karena Amarah Telah Menutupi Dirinya, Ia Langsung Menghabisi Monster Itu Dengan Satu Serangan.


"Terbakarlah Kau!!!!!" {Zen}


Monster Itu Pun Hangus Terbakar Oleh Api Hitam Milik Zen.


Dan Tiba-Tiba Muncul Lah Sebuah Peti Dari Bawah Tanah, Saat Zen Membuka Petinya, Isinya Adalah.


-Satu Buah Mantel


-Tiga Ratus Ribu Nars


- Kristal Monster Evil Serpent


Zen Mengambil Hadiah Itu Dan Memakai Topengnya Kembali, Ia Pun Keluar Dari Labirin Itu, Saat Keluar Dari Labirin Zen Terkejut.


Tiba-Tiba Ada Wanita Cantik Yang Menjawabnya.


"Tentu Saja Di Sini Sepi!! Mereka Semua Ketakutan Karena Aura Iblismu Yang Sangat Besar!" {Wanita}


"Aura Iblisku!!" {Zen}


Zen Langsung Kesal, Karena Aura Iblis Dirinya Membuat Orang Ketakutan, Dia Terkejut Karena Wanita Itu Tau Tentang Aura Iblis, Zen Pun Langsung Mengambil Kuda-Kuda.


"Siapa Kau!! Bagaimana Kau Tahu!! Kalau Aku Memiliki Aura Iblis!!!!"{Zen}


Wanita Itupun Menjawabnya.


"Tenang!! Tenang!! Tidak Usah Ketakutan Seperti Itu Dong Denganku!! Perkenalkan Aku Adalah Arselino Mio!!" {Mio}


"Arselino!!" {Zen}


"Iya Arselino Adalah Nama Keluargaku!!" {Mio}


"Aku Sepertinya Pernah Bertemu Orang Dengan Nama Arselino" {Zen}


"Eh Dimana?" {Mio}

__ADS_1


"Kerajaan Helgala!!" {Zen}


"Kau Berasal Dari Sana!! Aku Juga Berasal Dari Sana!!" {Mio}


"Apakah Kau Anaknya Arselino Calvin!!" {Zen}


"Eh! Kau Mengenal Ayahku?" {Mio}


"Aku Mengnalnya!! Kami Sempat Berbincang Saat Aku Di Penjara Di Kerajaan Helgala!!" {Zen}


"Berarti Yang ayahku Ceritakan Adalah Dirimu!!" {Mio}


"Diriku? Apa Maksudmu?" {Zen}


"Saat Ayahku Berada Di Penjara!! Aku Sangat Sedih Sekali!! Ayahku Teruss menjalani Sidang Padahal Dirinya Tidak Bersalah!! Aku Sangat Senang Pada Saat Dia Bisa Bebas Karena Tuduhannya Tidak Terbukti!! Ayahku Bercerita Bahwa Tuan Kayaba lah Yang Membantu Dirinya Di Persidangan!! Saat Malam Hari Ayahku Dihabisi Oleh Seorang Yang Tidak Aku Ketahui, Pada Saat Itu Aku Melihat Ayahku Di Habisi Di Depan Mataku!! Aku Sangat Ketakutan!! Aku Pun Mengumpat!! Aku Menangis!! Saat Aku Keluar Dari Persembunyianku Aku Melihat Jasad Kedua Orang Tuaku Di Depan Mataku!! Aku Melapor Ke Tuan Kijima Tetapi Tuan Kijima!! Tidak Berhasil Menemukan Pelakunya!!! Maaf Aku Malah Bercerita!!" {Mio}


"Tidak Apa-Apa!! Oh ya? Bagaimana Kau Bisa Tahu Kalau Aku Memiliki Aura Iblis?" {Zen}


"Aku Juga Sama Sepertimu!!" {Mio}


"Sepertiku?" {Zen}


"Iya!! Pada Saat Kematian Orang Tuaku!! Aku Tidak Terima!!! Dan Yang Ada Di Hatiku Hanyalah Penyesalan!! Tiba-Tiba Muncul Lah Armodeus, Ia Berkata ingin Memberikan ku Kekuatan Untuk Membalas Dendam Jika Aku Mengikutinya!!! Aku Pun Menyetujuinya! Tetapi Aku Malah Di Jadikan Eksperimen Sama Sepertimu!! Untungnya Ada Seorang Bernama Ray Kuroichi Yang Menyelamatkanku!!" {Mio}


"Eh Kau Mengenal Ray?" {Zen}


"Memangnya Kau Juga Kenal?" {Mio}


"Tentu Saja Ia Adalah Sahabatku!!oh Iya Ngomong-Ngomong Mengapa Kau Bisa Berada Di Sini?" {Zen}


"Aku Mendengar Bahwa Gilgames Di Habisi Oleh Manusia Eksperimennya Sendiri!! Apa Kau Yang Telah Menghabisinya!!" {Mio}


"Benar!! Memangnya Ada Apa?" {Zen}


"Gilgames Adalah Tangan Kanannya Armodeus Dan Kau Telah Menghabisinya!! Ada Kemungkinan Armodeus Mengincarmu!! Sebaiknya Kau Hati-Hati!!" {Mio}


"Aku Mengerti!! Aku Akan Berhati-Hati!!" {Zen}


"Ngomong-Ngomong Dimana Kau Tinggal Sekarang?" {Mio}


"Aku Tidak Memiliki Tempat Tinggal!!" {Zen}


"Tinggal Lah Di rumahku!!" {Mio}


"Mana Bisa!!! Kau Ini Wanita!!" {Zen}


"Tidak Masalah!! Aku Percaya Kau Tidak Akan Berbuat Macam-Macam!! Lagi Pula!! Jika Kau Berani Macam-Macam Aku Pasti Akan Menghabisi Mu!!" {Mio}


"Mengerikan Sekali!!!" {Zen}

__ADS_1


"Bercanda Kok!! Dirumahku Ada Dua Kamar Kau Boleh Tinggal Di Kamar Satu Lagi!!" {Mio}


"Baiklah!!" {Zen}


__ADS_2