Teleportation Spirit And Isekai World

Teleportation Spirit And Isekai World
BAB 2 : Mio Anak Wakil Menteri


__ADS_3

ARC 4 : Kerajaan Partevia


Zen Dengan Mio Berjalan Kaki Menuju Tempat Tinggal Mio, Sesampainya Disana Mio Langsung Menuntun Zen Ke Kamarnya.


"Zen Ini Adalah Kamarmu!!" {Mio}


"Iyah!! Terima Kasih Mio!!" {Zen}


"Sama-Sama!! Ngomong-ngomong Kenapa Topeng Mu Tidak Di lepas?" {Mio}


"Aku Tidak Bisa Melepasnya!!" {Zen}


"Memangnya Kenapa?" {Mio}


"Topeng Ini Adalah Pemberian Dari Ray Dia Bilang Topeng Ini Dapat Menahan Aura Iblis Ku!!" {Zen}


"Begitu Yah? Ray Juga Menciptakan Gelang Ini Untuk Menahan Aura Iblisku!!" {Mio}


"Benarkah? Keren Sekali!!" {Zen}


"Zen!! Apa Kau Lapar?" {Mio}


"Iya Aku Lapar!! Ayo Kita Makan!! Aku Yang Akan Bayar!! Aku Mendapatkan Banyak Uang Pada Saat Melawan Monster Di Dalam Labirin Itu!!" {Zen}


"Benarkah? Baiklah Ayo Kita Makan!!" {Mio}


Mereka Berdua Pun Pergi Ke Restoran Disana Zen Memesan Memesan Ayam Panggang Dan Mio Hanya Memesan Teh Panas Saja.


"Hey Mio Kenapa Kau Tidak Makan? Tenang Saja Aku Yang Akan Bayar!!" {Zen}


Wajah Mio Pun Memerah.


"Bukan Begitu!! Aku Ingin Mengurangi Berat Badanku!!" {Mio}


Zen Yang Mendengarnya Langsung Tersedak.


"Uhuk!! Uhuk.. Uhuk..." {Zen}


"Zen Apa Kau Tidak Apa-Apa!! Ayo Kau Minum Dulu!!" {Mio}


Zen Pun Minum.


"Hey Mio!! Kau Ini Petualang!! Kau Membutuhkan Energi Yang Cukup!! Jadi Jangan Memaksakan Diri Oke?" {Zen}


"Iya...iya.. Aku Tau Kok!!" {Mio}

__ADS_1


Setelah Selesai Makan, Mio Mengajak Zen Melihat Sebuah Pertunjukan Pertarungan Yang Berada Di Ibu Kota, Disana Ramai Sekali Yang Menonton, Untuk Memasuki Nya Hanya Membayar Sebesar Dua Ratus Nars, Saat Acaranya Dimulai Wasit Memanggil Kedua Petarung Untuk Memasuki Arena, Dan Ternyata Petarung Yang Di Panggil Adalah Juara Bertahan, Jadi Para Penantang Harus Bisa Mengalahkan Juara Bertahan Agar Bisa Menenangkan Hadiah.


"Baiklah!! Kita Perkenalan Juara Bertahan Kita Death Killer!!!" {Wasit}


Juara Bertahan Itu Memiliki Tubuh Yang Kuat Dan Besar, Dan Wasit Mengumumkan Hadiah Yang Di Berikan Jika Berhasil Mengalahkan Juara Bertahan.


"Bagi Para Penantang Yang Berhasil Mengalahkan Death Killer Akan Mendapatkan Uang Sebesar Dua Ratus Ribu Nars Dan Pedang Shusima!! Jadi Untuk Kalian Yang Ingin Mendapatkan Hadiahnya Kalian Bisa Mendaftar Sekarang!!" {Wasit}


Mio Terkejut Saat Melihat Pedang Itu.


"Itu Pedang Shusima!!! Satu Dari Dua Puluh Lima Pedang Legendaris!! Keren Sekali!!" {Mio}


Zen Pun Berkata Ke Mio.


"Mio!! Apa Kau Menginginkan Pedang Itu?" {Zen}


"Tentu saja!! Pedang Itu Adalah Pedang Yang Sangat Keren!!" {Mio}


"Mio Tunggu Sebentar Yah!! Aku Mau kesana Sebentar!!" {Zen}


"Iya!!" {Mio}


Pertandingan Pun Di Mulai, Para Penantang Menjadi Tak Berkutik Saat Melawan Death Killer, Karena Dia Memiliki Kekuatan Perisai Cahaya Yang Kuat Dan Pukulan Yang Sangat Kencang Jadi Kebanyakan Para Penantang Kalah Saat Terkena Pukulannya.


"Baiklah!! Penantang Selanjutnya!!" {Wasit}


Dan Wasit Pun Memanggil Penantang Selanjutnya.


"Baiklah!! Pertandingan Tadi Cukup Sengit Tetapi Belum Ada Yang Bisa Mengalahkan Sang Juara Bertahan!! Apakah Penantang Selanjutnya Bisa Mengalahkan Juara Bertahan!! Baiklah Untuk Penantang Selanjutnya Harap Memasuki Arena!!" {Wasit}


Mio Terkejut Melihat Penantang Itu.


"Apa Zen!! Apa Yang Dia Lakukan Disana!!! Yaampun Dia Ini!! Jangan-Jangan Ucapanku Tadi!! Astaga!! Semoga Saja Dia Tidak Terluka!!" {Mio}


Ternyata Penantang Itu Adalah Zen, Ia Ingin Mendapatkan Pedang Itu Untuk Mio.


Wasit Pun Menyuruh Zen Untuk Bersiap.


"Apakah Kau Sudah Siap!!" {Wasit}


"Ya!! Aku Siap!!" {Zen}


"Baiklah!! Pertandingan!!! Dimulai!!!!" {Wasit}


Wasit Pun Memulai Pertandingan.

__ADS_1


Pertandingan Dibuka Dengan Serangan Api Dari Zen, Serangan Itu Berhasil Di Tahan Oleh Death Killer, Deth Kikler Pun Memukul Zen Dengan Sangat Keras Sampai-Sampai Mengeluarkan Debu Yang Sangat Banyak, Para Penonton Pun Berbicara Sendiri-Sendiri.


"Wah Pasti Orang Bertopeng Itu Sudah Hancur!!" {Penonton}


"Sudah Pasti Hancur!!" {Penonton}


"Benar!! Malang Sekali Yah!!" {Penonton}


Mio Yang Melihatnya Menjadi Bengong.


"Zen!! Mustahil!!" {Mio}


Desti Killer Itu Tertawa Setelah Memukul Zen!! Pada Saat Debu Telah Hilang, Semua Penonton Terkejut Yang Melihat Zen Sedang Duduk Di Arena, Ternyata Zen Tidak Terkena Pukulan Dari Death Killer, Death Killer Yang Melihat Zen Masih Hidup Merasa Kesal, Death Killer Pun Menggunakan Kekuatan Yang Berhasil Mengalahkan Semua Penantang Yaitu Perisai Cahaya Untuk Membuat Zen Terpental, Sekali Lagi Semua Penonton Di Buat Terkejut Dengan Zen Yang Berhasil Menghancurkan Perisai Itu Dengan Kekuatan Petir Merah,


"Mustahil!! Perisainya Dihancurkan!!" {Penonton}


"Kekuatan Macam Apa Itu!!" {Penonton}


"Orang Bertopeng Itu Dia Kuat Sekali!!" {Penonton}


"Dasar Kau Ini Zen!! Membuatku Kaget Saja!!!" {Mio}


Death Killer Yang Tadinya Tenang Malah Menjadi Marah Akibat Serangannya Yang Di Patahkan Oleh Zen, Death Killer Menggunakan Kekuatan Yang Pernah ia Pakai Pada Saat Melawan Juara Sebelumnya Yaitu Akar Besi, Dia Menggunakan Akar Besi Untuk Mengikat Zen, Dan Berhasil, Death Killer Itu Pun Tertawa Dan Berkata.


"Kau Sekarang Tidak Bisa Apa-Apa Lagi Hahahahahaha!! Kali Ini Akan Ku Habisi Kau!!!" {Death Killer}


Tetapi Akar Besi Itu Dapat Di Lelehkan Oleh Zen Dengan Menggunakan Api Biru, Semua Penonton Pun Terkejut dan Bersorak, Mio Terkejut Dengan Kekuatan Api Biru Milik Zen Yang Dapat Melelehkan Besi Dengan Sangat Cepat.


Death Killer Mencoba Mengikat Zen, Dan Menggunakan Perisai Nya Secara Terus Menerus Tetapi Semua Serangan Itu Dapat Di Patahkan Oleh Zen, Zen Pun Menggunakan Kekuatan Api Biru Dan Petir Merah Untuk Mengakhiri Pertandingan, Zen Memukul Death Killer Secara Terus Menerus, Sampai-Sampai Death Killer Pingsan, Dan Zen Di Nobatkan Sebagai Raja Arena Baru Di Kerajajaan Partevia Dan Berhasil Membawa pulang Hadiah Pedang Dan Uangnya, Zen Sekarang Sudah Seperti Artis Di Ibu Kota Partevia Setiap Orang Yang Bertemunya Langsung Meminta Untuk Bersalaman, Sesampainya Di Rumah Zen Langsung Memberikan Pedang Shusima Kepada Mio.


"Mio!! Ini Hadiah Untukmu!! Ambil Lah!" {Zen}


Mio Sangat Senang Dengan Hadiah Yang Di Berikan Oleh Zen.


"Terima Kasih Zen!! Aku Pasti Akan Menjaganya!!" {Mio}


Setelah Itu Mio Menanyakan Soal Kekuatan Api Biru Dan Petir Merah Yang Dimiliki Oleh Zen, Zen Pun Menceritakan Kepada Mio Dimana Dia Mendapatkan Kekuatan Itu.


Hari Esok Pun Dimulai, Zen Jadi Malas Keluar Karena Setiap Orang Yang Melihatnya Akan Meminta Salaman Dan mengerbunginya, Mio Pun Memberikan Gelang Cadangan Miliknya Untuk Zen, Agar Dia Bisa Melepas Topeng Itu, saat Zen Menggunakan Gelang Itu Lalu Melepas Topengnya, Wajah Mio Menjadi Merah, Zen Pun Bertanya.


"Mio!! Apa Kau Sakit? Wajahmu Memerah" {Zen}


Mio Malah Terkejut Dan Bertingkah Lucu, Zen Yang Melihat Tingakahnya Menjadi Tertawa, Dan Mio Mengatakan.


"Kau Sangat Tampan Yah!!" {Mio}

__ADS_1


Zen Yang Mendengarkan Malah Tersipu Malu, Dan Mereka Berdua Pun Pergi Jalan-Jalan Dan Tidak Ada Yang Mengerbunginya Lagi.


__ADS_2