
ARC 4 : Kerajaan Partevia
Di Episode Sebelumnya, Zen Bertemu Dengan Ray Di Dragon Temple, Dan Sekarang Dia Berada Di Kerjaan Partevia, Tetapi Dia Tidak Memiliki Uang, Dia Pun Memutuskan Untuk Menjadi Petualang, Dan Mendaftar Ke Kedai Serikat.
"Permisi?" {Zen}
"Ada Yang Bisa Saya Bantu Tuan?" {Resepsionis}
"Aku Ingin Mendaftar Menjadi Petualang!!" {Zen}
"Untuk Mendaftar Menjadi Petualang Di Serikat Ini!! Anda Harus Mengikuti Tes Terlebih Dahulu!!" {Resepsionis}
"Tes Apa Yang Anda Maksud?" {Zen}
"Tuan Akan Di Tes Bertarung Oleh Seorang Petualang Kelas A Di Serikat Ini!! Jika Dia Menyatakan Tuan Layak!! Maka Tuan Akan Di Terima Menjadi Petualang!!" {Resepsionis}
Zen Pun Langsung Menerimanya, Tadinya Zen Berfikir Tes nya Adalah Menjawab Pertanyaan Dari Resepsionis Tersebut, Resepsionis Itu Pun Langsung Memandu Zen Menuju Ruangan Tes itu.
"Mari Tuan Ikuti Saya!!" {Resepsionis}
"Baiklah!!" {Zen}
"Silahkan Masuk Tuan!!" {Resepsionis}
Zen Pun Memasuki Ruangan Tersebut, Saat Di Masuk Dia Langsung Di Remehkan Oleh Orang Yang Akan Dia Lawan, Orang Itu Bernama Jack.
"Hahahahaha!! Kau Pikir Kau Bisa Menang Melawanku!! Dasar Orang Bertopeng!!" {Jack}
Zen Pun Tidak Memperdulikan Perkataannya, Dan Ternyata Sebelumnya Banyak Orang Yang Gagal, Tes Pun Dimulai Dan Resepsionis Itu Yang Menjadi Wasit.
"Baiklah Kalian Berdua!! Apakah Kalian Siap?" {Resepsionis}
"Siap!!" {Zen}
"Siap!!" {Jack}
Tes Pun Dimulai, Jack Memulai Serangan Dengan Menggunakan Sihir Duri Pengikat, Zen Berhasil Menghindari Sihir Tersebut, Jack Yang Kesana Karena Sihir Duri Pengikat Tidak Ada Yabg Mengenai Zen, Dia Pun Langsung Menggunakan Sihir Tanah Dan Daun Secara Terus Menerus, Tetapi Zen Berhasil Menghindari Semua Sihir Itu, Jack Pun Berteriak.
"Heyy Kau!! Mengapa Kau Hanya Menghindar Saja!! Apa Kau Tidak Bisa Menggunakan Sihir!!! Dasar Lemah!!" {Jack}
"Baiklah!! Akan Ku Gunakan Kekuatan Ku!!" {Zen}
Zen Mengeluarkan Kekuatan Petir Merah Yang Membuatnya Menjadi Sangat Cepat, Jack Yang Melihat Kekuatan Zen Menjadi Kebingungan.
"Cepat Sekali!!" {Jack}
Zen Yang Melihat Jack Lengah Lansung Menyerangnya Dengan Menggunakan Bola Petir Merah.
"Sihir Bola Petir Merah!!!!" {Zen}
__ADS_1
Jack Yang Terkena Serangan Bola Petir Merah Milik Zen Langsung Terjatuh Dan Zen Lulus Dalam Tes Menjadi Petualang.
"Selamat Anda Lulus Dalam Tes Menjadi Petualang!! Ngomong-Ngomong Siapa Namamu?" {Resepsionis}
"Namaku Adalah Zen Ayato!! Namamu Siapa?" {Zen}
"Salam Kenal Zen Namaku Adalah Miku!!" {Resepsionis}
"Salam Kenal Juga Miku!!" {Zen}
"Oh Iya!! Ngomong-ngomong Apa Ada Misi Untukku Hari Ini?" {Zen}
Miku Memberikan Sebuah Kertas Kepada Zen Dan Memberi Tahu Tugas Yang Harus Ia Kerjakan
"Ada!! Tugasnya Cukup Mudah!! Kau Harus Mencari Tanaman ini" {Miku}
"Tanaman Apa Ini?" {Zen}
"Itu Adalah Tanaman Forte!! Tanaman Itu Adalah Tanaman Obat Yang Dapat Mengobati Luka Dan Mengembalikan Energi, Tanaman Ini Hampir Ada Di Seluruh Kerajaan Kecuali Kerajaan Orc Dan Abyss!!" {Miku}
"Baiklah Aku Akan Mencarinya Di Hutan Partevia!!!" {Zen}
"Semoga Berhasil Zen!!" {Miku}
Zen Pergi Menuju Hutan Partevia Untuk Mencari Tanaman Forte, Sesampainya Di Hutan Zen Melihat Ada Tanaman Forte, Dia Pun Mengambilnya, Karena Tanaman Forte Nya Sangat Banyak, Zen Mengambil Sepuluh Tanaman Forte, Dia Pun Kembali Ke Kedai Serikat, Sesampainya Di Kedai Serikat Zen Langsung Memberikan Tanaman Forte nya Kepada Miku.
"Miku!!! Nih Tanaman Fortenya!!" {Zen}
Zen Pun Menunggunya.
"Nih Uang Yang Kau Dapat!!" {Miku}
"Terima Kasih!!" {Zen}
Zen Mendapatkan Uang Sebanyak Tujuh Ribu Nars, Zen Pun Bertanya Kepada Miku.
"Miku!! Di Kerajaan Ini Ada Labirin Atau Tidak?" {Zen}
"Ada!! Di Kerajaan Ini Hanya Ada Satu Labirin!" {Miku}
"Apa Kau Tahu Tempatnya?" {Zen}
"Tentu Saja Aku Tahu!!" {Miku}
"Dimana Letaknya?" {Zen}
"Letaknya Berada Dekat Di Dekat Gerbang Ibu Kota, Memangnya Kau Ingin Kesana?" {Miku}
"Iya Aku Ingin Kesana!!" {Zen}
__ADS_1
"Apakah Kau Butuh Bantuan?" {Miku}
"Terima Kasih Untuk Tawarannya, Tapi Aku Bisa Sendiri!!" {Zen}
"Baiklah, Hati-Hati Yah!!" {Miku}
Zen Menuju Ke Labirin Itu Dengan Berjalan Kaki, Oh Iya Letak Ibu Kotanya Berada Di Tengah Kerajaan Karena Kerajaan Partevia Memiliki Hutan Yang Mengelilingi Ibu Kota, Dan Kedai Serikat Di Kerajaan Partevia Ada Tiga, Satu Berada Di Ibu Kota Dan Dua Nya Berada Di Pedesaan Partevia.
Saat Zen Ingin Melewati Hutan Partevia, Dia Melihat Seorang Wanita Yang Sedang Di Rampok Oleh Sekelompok Bandit, Wanita Itu Meminta Tolong Dengan Suara Yang Keras, Bandit yang Mendengarnya Merasa Kesal, Dia Menggunakan Kekerasan Untuk Membuat Wanita Itu Diam, Zen Yang Melihatnya Langsung Berlari Dan Memukul Para Bandit Itu, Dan Membuat Para Bandit Mundur, Tetapi Ada Salah Satu Bandit Yang Menggunakan Sihir Tingkat Tinggi Yang Membuat Para Bandit Yang Mundur Malah Menyerang Lagi, Sihir Itu Adalah Sihir Pengendali Pikiran, Zen Menyuruh Wanita Itu Untuk Berada Di Belakangnya Agar Aman Dari Serangan Para Bandit Itu.
"Aku Sudah Menyerang Berkali-kali Tetapi Para Bandit Ini Dapat Memulihkan Dirinya Lagi!!! Apa Aku Incar Dia Saja Yah!! Baiklah!!!" {Zen}
Zen Menggunakan Sihir Petir Merah Untuk Mengincar Bandit Yang Menggunakan Sihir Tingkat Tinggi, Dan Pada Saat Zen Ingin Menyerang Bandit Itu Dengan Sihir Petir Merah, Para Bandit Lain Tiba-tiba Pingsan, Bandit Yang Mengerakan Mereka Juga Pingsan Karena Sihir Petir Merah Milik Zen.
Zen Bertanya Ke Wanita Itu.
"Apa Kau Terluka?" {Zen}
Wanita Itupun Menjawabnya.
"Aku Baik-Baik Saja Tuan? Terima Kasih Karena Tuan Telah Menyelamatkan Saya!!"
Berkat Bantuan Dari Zen Wanita Itu Selamat Tetapi Pengemudi Yang Mengendarai kendaraan Itu Terbunuh Oleh Bandit Itu.
Mereka Pun Berkenalan, Nama Wanita Itu Adalah Nia Helmepo, Dan Ternyata Dia Adalah Putri Dari Kerajaan Partevia,Dan Ternyata Para Bandit Tadi Adalah Bawahan Dari Naraku, Zen Pun Langsung Bertanya Kepada Putri Nia.
"Naraku? Siapa Dia?" {Zen}
"Naraku Adalah Seorang Bajak Laut Sadis, Dan Tujuan Dia Adalah Menghancurkan Kerajaan Partevia !!" {Putri Nia}
"Naraku Yah? Aku Baru Mendengar Nama Itu!!" {Zen}
"Mustahil Tuan Baru Mendengarnya!! Dia Adalah Satu-satunya Orang Yang Berhasil Kabur Dari Penjara Kematian!!" {Putri Nia}
"Naraku!! Mungkin Aku Bisa Mengalahkannya" {Zen}
"Mustahil Tuan Dapat Mengalahkannya Sendirian!!Oh Yah!! Aku Sangat Berterima Kasih Pada Tuan!! Saya Akan Membalas Kebaikan Tuan!!" {Putri Nia}
Karena Putri Nia Menaiki Sebuah Kendaraan, Zen Berfikir Untuk Menumpang Di Kendaraannyya!!
"Oh Iya Kau Ingin Ke Ibu Kota Kan?" {Zen}
"Benar!! Aku Ingin Kembali Ke Kerajaan Dan Melaporkan Ini Kepada Ibuku!!" {Putri Nia}
"Bolehkah Aku Menumpang? Soalnya Aku Juga Ingin Pergi Ke Ibu Kota!!" {Zen}
"Tentu Saja Tuan Boleh Menumpang Karena Tuan Diriku Selamat Tetapi Apakah Tuan Bisa Mengendarainya?" {Putri Nia}
"Baiklah!!" {Zen}
__ADS_1
Mereka Pun Menuju Ibu Kota Kerajaan Partevia Dengan Menaiki Kendaraan Kuda.