TEMAN KECIL

TEMAN KECIL
mengantar


__ADS_3

pantas saja dika tiba-tiba mau ikut menginap, jelas-jelas tadi tidak mau banget ke rumah putri.


dari awal sofi bertemu dengan raya, sofi sudah menyukai nya karena raya itu anak yang sopan dan sahabat dari keponakan kesayangan nya itu.


"kalian sudah makan?" tanya sofi


"sudah tante tadi di rumah raya" jawab putri


"ya sudah tante ke bawah dulu yah" ucap sofi


raya, putri dan dika masih berada di kamar putri untuk saling bersenda gurau sampai dengan larut malam.


⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛


keesokan hari nya


saat sofi sedang menyiapkan sarapan di dapur, raya menghampiri sofi.


"pagi tante... lagi buat sarapan yah?" sapa raya kepada sofi yang sedang sibuk memasak


"pagi juga raya"


"tante mau buat sarapan apa? sini raya bantuin" tanya raya sambil memperhatikan apa yang sedang dikerjakan oleh sofi


"mau buat nasi goreng aja ray, boleh sini bantuin tante" ucap sofi sambil menyuruh raya mendekat kepada nya


sofi dan raya menyiapkan sarapannya, mereka terlihat sangat akrab sekali


setengah jam kemudian sarapan yang mereka buat sudah siap untuk di hidangkan, dan putri sudah ada di ruang makan melihat sarapan yang sudah terhidang di atas meja makan membuat perut putri tidak sabar untuk memakan nya


"ini pasti buatanan tante sofi yah, mmm.... aku sudah ga sabar lagi untuk memakan nya" ucap putri


"ayo kita sarapan biar cacing di perut kita tidak berteriak terus" ajak sofi kepada raya dan putri


"oh yah tante dika tidak ikut sarapan bareng kita?" tanya raya kepada sofi


"dika tuh kalo hari libur bangun nya siang ray, jadi selalu melewatkan sarapan nya" ucap putri sambil terus makan


sofi hanya tersenyum mendengar keponakan nya itu berkata, karena memang benar itu kelakuan dika kalo di hari libur


1 jam kemudian raya pamit untuk pulang


"put, aku pulang yah" pamit raya pada putri


"makasih yah ray, udah temenin aku disini" ucap putri sambil memeluk raya


putri pun bergegas pamit ke sofi


"tante, raya pamit pulang yah" pamit raya pada sofi sambil mencium punggung telapak tangan nya

__ADS_1


"iya raya, makasih udah nemenin putri" ucapan terima kasih dari sofi


"sama-sama tante"


"oh ya kamu pulang pake apa?" tanya sofi


"pake angkutan umum tante" jawab raya


"sebentar biar tante bangunkan dulu dika yah biar dia antar kamu pulang" ucap sofi sambil berjalan ke kamar untuk membangunkan dika


"tidak perlu tante, biar raya naik angkutan umun saja" tolak raya


sofi tidak menghiraukan tolakan dari raya, sofi tetap melanjutkan untuk membangunkan dika


"de... bangun donk sayang" sambil sofi mengoyang - goyangkan tubuh dika


"ade masih ngantuk ma" jawab dika dengan mata yang masih terpejam


"ya udah kalo gitu, jangan cari raya yah nanti kalo bangun tidur" ucap sofi yang merasa kata-kata nya ini akan membangunkan dika dari tidur nya


dika terperanjat bangun mendengar kata-kata dari mama nya itu


"kenapa bawa-bawa nama raya sih ma?" tanya dika sambilbmengucek mata nya


"mama mau minta tolong kamu de buat antar raya pulang, kasian raya kalo harus naik angkutan umun de" jawab sofi sambil tersenyum


dika bergegas keluar kamar untuk mengantar raya pulang


di dalam mobil


"masih pagi ko udah pulang aja ray?"


"iya dik, kan putri udah ada yang nemenin tante sofi dan kamu".


"maaf yah udah merepotkan kamu dik buat antar aku pulang"


"engga apa-apa ray, aku seneng ko bisa antar kamu pulang"


sesampai nya di rumah raya, raya mengajak dika untuk mampir ke rumah nya dan dika pun dengan senang hati menyetujui ajakan raya.


keluarga raya selalu berkumpul semua pada hari libur.


"assalammu'alaikum"


"wa'alaikumsalam, ka kamu sudah pulang?" ucap ibu yang sedang berada di ruang keluarga


"iya bu" sambil berjalan ke arah ruang keluarga dan mempersilahkan dika untuk menunggu di ruang tamu. setelah menemui ibu nya di ruang keluarga, raya ke dapur untuk mebawaja minuman dan cemilan untuk dika


"ada tamu ka?" tanya lisa yang berada di dapur juga

__ADS_1


"iya ada dika sepupu nya putri tadi antar kaka pulang" ucap raya sambil berjalan menuju ruang tamu


setelah mendengar jawaban dari raya, lisa langsung menghampiri ibu dan bapa nya yang sedang ada di ruang keluarga


"bu, pa ka raya bawa temen laki-laki nya loh" ucap lisa


ibu dan bapa hanya tersenyum mendengar kata-kata lisa, sebenarnya tidak ada masalah kalo raya atau lisa membawa teman laki-laki kerumah asalkan tidak dalam keadaan rumah tidak ada siapa-siapa


"ko pada senyum sih?" tanya lisa heran melihat rekasi kedua orang tua nya


"terus bapa harus gimana de... masa melarang kaka mu untuk bawa temennya ke rumah, ya bagus lah main nya di rumah ga keluyuran kemana-kemana jadi masih dalam pengawasan bapa dan ibu" jawab bapa dengan bijak


"silahkan dika" raya mepersilahkan dika sambil menyimpan cemilan dan minuman untuk dika di meja tamu


"terima kasih sudah merepotkan mu" ucap dika


tak lama ibu dan bapa menghampiri raya dan dika di ruang tamu


"pa, bu perkenalkan ini dika" ucap raya yang mencoba memperkenalkan dika kepada orang tua nya


"om, tante perkenalkan nama saya dika teman nya raya" ucap dika sambil mencium puggung telapak tangan bapa dan ibu nya raya


"oh iya nak dika silahkan duduk, maaf sudah merepotkan nak dika mengantarkan raya pulang" ucap bapa


"tidak merepotkan om" ucap dika


beberapa menit berlalu dengan obrolan-obrolan antara orang tua raya dan dika, ini pertama kali nya teman laki-laki raya ngobrol langsung dengan orang tua nya raya, karena raya tidak pernah membawa teman laki-laki nya ke rumah.


orang tua raya sangat senang apabila bisa dekat dengan teman-teman raya karena mereka bisa mengetahui bagaimana teman-teman anak nya


"om tante maaf saya harus pamit" pamit dika kepada orang tua raya


"iya nak dika, terima kasih sudah mengantar raya" ucap ibu raya


"iya tante" sambil tersenyum


dika segera melajukan mobil nya ke rumah putri untuk menjemput mama nya yang masih berada disana


sesampai nya di rumah putri


"lama sekali de balik nya" ucap sofi


dimana disana sudah ada lena mama nya putri yang sudah pulang, mereka berkumpul di ruang keluarga


"iya mah maaf" dengan senyum di bibir yang memperlihatkan wajah bahagia nya


"dia mah kesenengan tante klo urusan nya sama raya" ledek putri sambil menjulurkan lidah ke hadapan dika


"apa sih kamu put" ucap dika sambil cemberut

__ADS_1


__ADS_2