
"Raya"
terdengar suara seseorang memanggil namanya. saat raya menoleh ke belakang ternyata ada sosok dika di belakang raya
"hey... ada kamu dika" sahut raya
"iya... aku disini dari semalem, males pulang jadi disini deh" ucap dika
"oh yah ko kamu di sini... ga di tempat acara?" tanya dika
"engga, aku mau ke kamar putri aja, tadi disuruh putri tunggu di kamar aja" jawab raya sambil berjalan menuju kamar putri yang di ikuti oleh dika
dibawah sana putri memperhatikan mereka berdua yang sedang menuju ke arah kamar nya. "Hmmm dika mau ngapain ngikuti raya gitu, bukan nya tadi udah izin mau pulang" gumam putri
akhirnya putri pun berjalan menuju kamar nya, dengan membawa makanan dan minuman untuk sahabat nya itu
"dika, ngapain kamu di sini? sana deh... tadi kan udah izin mau pulang ko masih ada di sini sih? tanya putri dengan ketus nya
"ya ellah put galak bener, masa aku ga boleh ngobrol sama raya" balas dika dengan candaan
"udah sana pulang jangan ganggu urusan perempuan" ucap putri
raya hanya tertawa melihat ke-2 sepupu itu bicara
"oke oke... aku turun, eh tapi kamu liat mama engga put?" tanya dika ke putri keberadaan mama nya
"tante sofi lagi sama mama di bawah, udah gede masih aja cari mama nya... dasar anak mama" ucap putri yang masih kesal dengan dika
dika pun keluar dari kamar putri dan mencari keberadaan mama nya, untuk meminta izin ke mama nya kalo dia mau keluar untuk ambil motor di bekel dan akan kembali lagi ke rumah putri.
1 jam kemudian dika pun telah sampai kembali di rumah putri... sekarang tamu-tamu di rumah putri pun sudah pulang hanya tinggal keluarga besar putri saja yang ada di sana termasuk keluarga dika
dika pun menanyakan keberadaan putri ke tante lena, dan ternyata putri masih berada di kamar nya. entah ada keperluan apa sampai dika harus kembali lagi ke rumah putri itu.
krreeek
suara pintu kamar terbuka
ke-2 sahabat itu langsung sama-sama menoleh ke arah luar. di dapati sosok seseorang yang akan jadi peganggu .
"ngapain sih kamu balik lagi?" tanya putri dengan kesal
"ga boleh aku ke sini? pelit banget sih kamu put?" tanya balik dika ke putri
__ADS_1
yang sudah mulai sadar kalo putri engga mau di ganggu oleh nya
"aku lagi mau ngobrol ber-2 sama raya, kalo kamu ada perlu nanti aja deh" ucap putri
akhirnya dika pun keluar dari kamar putri... sambil berjalan menuju ke tempat mama nya berada, sambil menempelakan kepala nya ke pundak mama nya itu
"kenapa anak mama ini? ko berubah jadi cemberut gini sih" tanya tante sofi yang merasa ada perubahan dari anak nya itu
"tante, kenapa sih anak nya galak-galak banget sih" ucap dika kepada tante lena
ke-2 wanita itu saling bertatapan mendengar kata-kata dika dengan wajah yang kesal itu, dan membuat mereka tertawa
"kenapa mama dan tante tertawa, padahal aku lagi kesel sama putri yang jutek banget itu" ungkap kekesalan dika kepada mama dan tante nya itu
"dika.... dika semenjak kapan kamu tanggapi kalo putri lagi kesel gitu. sebentar lagi juga baik lagi... biar aja lah putri seperti itu dika" ucap tante lena yang sangat tau watak anak nya itu seperti apa
saat ke-3 orang itu sedang mengobrol dengan penuh canda tawa, putri dan raya turun dari kamar nya.
"ray lihat tuh anak mama itu" bisik putri. raya hanya tersenyum mendengar ucapan putri itu dan mereka berdua pun menghapiri mama nya putri, untuk pamitan karena raya sudah mau pulang
"permisi tante lena, raya mau pulang dulu yah. sudah hampir malam" pamit ke tante lena
tiba-tiba dika terperanjat saat mendengar raya minta izin untuk pulang.
"ray... aku anter kamu pulang yah?" ajak dika kepada raya
"jangan mau ray" sahut putri
"sayang kamu ga boleh gitu yang di ajak itu kan raya bukan kamu nak" ujar tante lena
raya hanya tersenyum mendengar nya
"terima kasih dika... ga perlu repot-repot, aku bisa naik angkutan umum ko" ucap raya
"sudah nak, di antar saja sama dika yah, dika ga repot ko" perintah tante sofi yang menyetujui dika mengantar raya
dika pun tersenyum sambil berbisik kepada mama nya "makasih yah ma, mama pengertian banget sih" ucap dika
tante sofi pun hanya tersenyum dan mulai mengerti maksud dari anak nya itu
"hmmm pada belain si anak mama ini" celetuk putri dengah wajah cemberut
"udah lah ray kamu di antar sama si anak mama ini yah, awas aja kamu dika macam-macam sama raya" ucap putri sambil memperingati dika
__ADS_1
"ayo raya aku antar" sambil berdiri
"iya" ucap raya
raya pun berpamitan kepada semua nya, sambil mencium punggung telapak tangan tante lena dan tante sofi.
raya dan dika pun meninggalkan rumah putri dan menuju rumah raya dengan menggunakan motor dika
sesampai nya di rumah raya
"sudah sampai ray" ucap dika sambil mematikan mesin motor nya
"terima kasih dika, maaf sudah merepotkan jauh-jauh anter aku kesini" ucap raya
"aku ga repot ko, aku senang bisa antar kamu pulang" sahut dika denga memberikan senyuman kepada raya
"aku pulang dulu yah ray" pamit dika
"ga mampir dulu dik? kamu engga cape langsung balik lagi" ajak raya
dika pun tersenyum dan merasa senang karena dapat ajakan dari raya untuk mampir ke rumah nya
" mmm... oke deh tapi ga lama yah" ucap dika yang menyetujui ajakan raya itu
"ayo masuk dika" ajak raya sambil membuka pintu rumah nya. raya pun mempersilahkan dika duduk di ruang tamu. terlihat rumah raya yang tampak sepi
"ko sepi sih ray... pada kemana nih orang rumah?" tanya dika
"seperti nya bapa dan ibu belum pulang dari rumah nenek, lisa mungkin ada di kamar" ucap raya
raya pun membawakan minunan untuk dika...
"silahkan dik di minum" ucap raya
"terima kasih" dika pun tersenyum
mereka melanjutkan obrolan nya, saat sedang asik mengobrol tiba-tiba lisa keluar dari kamar nya dan terkejut ternyata ada laki-laki yang diajak ke rumah oleh kakak nya
uhuk uhuk uhuk
raya dan dika langsung menoleh ke arah sumber suara itu, ternyata lisa sedang memperhatikan mereka berdua.
tak lama dika pun pamit izin pulang. raya pun mengantar dika ke depan
__ADS_1