
setelah mengantar raya pula, dika pun kembali melajukan mobil ke arah rumah putri yang lumayan jauh jarak nya dari rumah raya.
untung saja besok itu hari libur jadi ga masalah kalo dika pulang malem juga...
akhirnya sampai di rumah putri
" put bangun put udah sampai nih" ucap dika yang sedang membangunkan putri yang susah nya minta ampun klo udah tidur tuh..
"put udah sampe nih, ayo donk bangun" sambil mengoyang-goyangkan badan putri
"ouh... sudah sampe rumah yah" ucap putri sambil menguap
"buruan turun, kamu mau tidur di dalam mobil semaleman" ucap dika sambil bejalan meninggalkan mobil putri
"diiiiikkkkaaaaa" teriak putri sambil berlari
akhirnya mereka sampai di ruang keluarga dan mereka pun kembali untuk istirahat, karena sangat capek nya dika pun memilih untuk menginap di rumah putri karena sudah malem juga dia males kalau harus pulang. saat mereka sedang istirahat tiba-tiba terdengar suara yan berasal dari perut putri
kruyuk kruyuk kruyuk
ternyata cacing di dalam perut putri lagi nyanyi.
"hehehe" sambil tersenyum dan menoleh ke arah dika
"masih lapar kamu? kirain udah mau lanjut tidur lagi!" ucap dika
"masih, tadi kan makan nya sore sekarang udah malem yah laper lagi aku" jawab putri
"ya udah kalau kamu mau makan aku ikutan yah.... aku juga laper nih" sambil dika memegang perut nya
mereka pun ke arah ruang makan untuk mencari makanan yang bisa di makan oleh mereka, dan mereka pun sampai di meja makan dan melihat hidangan yang masih tersedia di meja makan tersebut dan langsung memakan nya.
---------------------------------------------
sesampai nya di rumah raya, ternyata hanya ada adik nya saja yang ada di rumah. orang tua nya sedang pergi kerumah nenek nya karena sedang ada kumpul kelurga.
"ka... tadi siapa yang anter kaka pulang?" tanya lisa
"oh itu tadi ka putri yang anter pulang" jawab raya
__ADS_1
"masa sih ka? kaka bohong yah?"
raya binggung dengan pertanyaan adik nya sedangkan dia memang engga berbohong yang anter dia pulang kan emang putri.
"ga lah, masa kaka bohong. yang anter kan memang ka putri" ucap raya
"mmm.... tadi aku liat yang antar kaka itu cowo... masa aku salah liat sih? yang tadi aku liat itu cowo yang keluar dari mobil sama kaka" cerocos lisa yang merasa di bohongi oleh kaka nya itu
putri pun baru menyadari kalo yang di maksud oleh adik nya itu adalah dika.
"oh maksud kamu dika de" ucap raya
"dika itu siapa ka?" tanya lisa, ya kalo di inget-inget raya tuh ga pernah di anter cowo
"dika itu sepupu nya ka putri, eh ternyata dia itu temen sekolah kakak dulu" jawab raya
"oh gitu.... ko ka putri nya ga ada ka?" tanya lisa lagi
"ada di mobil dia tadi lagi tidur jadi ga di bangunin" sahut raya
"udah ah de jangan tanya-tanya terus, kaka ngantuk nih" ucap raya sambil berjalan menuju ke kamar nya, yang sudah sangat lelah ingin cepat rebahan di tempat tidur
matahari pagi ini seolah malu malu untuk menunjukan wujudnya, membuat orang-orang merasa enggan beranjak dari tempat tidur nya untuk melakukan aktifitas di pagi hari.
di saat raya masih bermalas malasan di atas tempat tidur tiba-tiba.
dddrrrttt..... dddrrrttt.... dddrrrttt....
malas sekali untuk mengangkat telpon itu, tapi suara nya makin sering berbunyi dan akhirnya memaksa untuk raya mengangkat telpon itu, di liat nama yang tertera ya siapa lagi kalo bukan putri
"kenap put? ganggu aja kamu pagi-pagi gini" ujar raya yang masih bermalas-malasan di atas tempat tidur
"pagi giman sih ray... lihat donk ini udah jam 10, kamu ga jadi ke rumah?" tanya putri yang ada di seberang sana
mata nya membelalak saat melihat jam dinding ternyata benar sudah jam 10
"argh.... maaf put aku kira masih jam 7 habis matahari nya masih malu malu buat keluar. oke aku siap-siap yah buat ke rumah mu" sahut raya sambil mempersiapkan diri untuk mandi
hari ini adalah ulang tahun mama nya putri, raya di minta untuk membantu mempersiapkan untuk acara ulang tahun mama nya itu.
setelah selesai dengan persiapan untuk ke rumah putri.... tiba-tiba hujan turun dengan deras nya. raya mencoba menghubungi putri untuk memberitahukan kalo dia akan datang terlambat kerumah nya putri
__ADS_1
"kenapa ray?" ucap putri
"sorry put, seperti nya aku datang terlambat ke rumah mu, di sini hujan nya deras banget aku ga bisa berangkat" jawab raya
"oh ya sudah, tapi kamu tetep datang yah kalo hujan nya sudah berhenti " tanya putri
"iya put tenang saja, aku pasti datang ke sana" sahut raya
kalo hujan deras gini raya ga bisa pergi kemana mana... maklum lah raya bukan orang kaya yang punya mobil bisa kemana za pake mobil. dia orang biasa yang kalo kemana mana menggunakan angkutan umum.
setelah 2 jam hujan pun mulai berhenti... akhirnya raya pun pergi ke rumah putri. sesampai nya di rumah putri ternyata acara ulang tahun mama nya putri sudah selesai. raya pun segera masuk ke rumah putri untuk menemui mama nya putri
"tante lena selamat ulang tahun, maaf raya datang terlambat jadi ga bisa bantu-bantu tadi" ucap raya sambil mencium punggung telapak tangan nya tante lena
"engga apa-apa sayang, makasih yah sudah datang" ucap tante lena
tante lena adalah mama nya putri, dia sudah menganggap raya seperti anak nya sendiri karena cuma raya sahabat putri
putri pun menghampiri raya dan mama nya yang sedang asik mengobrol
"eh ray, baru datang kamu? tanya putri
"iya put... sorry nih baru sampe, maklum lah harus nunggu hujan berhenti dulu" jawab raya
"put... ajak raya masuk ke dalam sayang" ucap tante lena
"oke ma... yukk ray kita ke dalam dulu" ajak putri
" tante, raya ke dalam dulu yah" meminta izin ke tante lena
"iya sayang"
mereka pun melangkahkan kaki menuju ke dalam rumah putri, di dalam sana tidak seramai di luar tadi. karena acara ulang tahun memang di outdoor hanya ada beberapa orang yang di dalam rumah
"ray kamu mau disini apa di kamar aku aja? tanya putri
"di kamar kamu aja yah... soal nya disini masih banyak orang yang lalu lalang" jawab raya
"ya udah kamu ke kamar duluan yah nanti aku menyusul" ucap putri
saat raya sedang berjalan ke arah tangga menuju kamar nya putri. tiba-tiba ada seseorang yang memanggil raya
__ADS_1