
Dengan masih menggunakan baju seragam sambil memegang ponsel nya berharap putri membalas pesan nya hingga tak terasa raya sudah tertidur
putri membalas pesan dari raya dengan senyuman. dika yang merasa aneh melihat putri tersenyum ke arah ponsel nya
"putri kamu masih sehat kan?" sambil melihat ke arah putri
"dari tadi juga aku sehat dika kan dari tadi ngobrol sama kamu aku baik-baik aja" ujar putri masih dengan memegang Ponsel nya
"kenapa kamu senyum-senyum?" tanya dika penasaran
"hahaha ini loh raya kirimin aku pesan, di kira nya aku marah sama dia, padahal kan engga"
tawa putri
"terus-terus dia nanyain tentang aku engga?" putri pun melirik ke arah dika, sambil tertawa "ya engga lah dika, kamu terlalu ke PD an banget sih"
"boleh donk... aku minta no telpon nya aja deh put semua nya nanti aku usaha sendiri... janji deh" pinta dika
"mmm ya sudah nanti aku kirimkan no nya, tp ga boleh lebih yah" ujar putri
"iya sepupu ku sayang" ucap dika
⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛
raya terbangun dari tidur nya, dan meraih ponsel nya. terdapat pesan balasan yang dari tadi dia tunggu
📨 : "aku engga marah sama kamu, kenapa aku harus marah sama kamu?"
📨 : "kamu juga sahabat terbaik aku raya"
raya sangat senang saat membaca balasan pesan dari putri
malam hari nya saat raya sedang mengerjakan tuga sekolah nya ada pesan masuk ke dalam ponsel nya
dddrrttt..... dddrrttt..... dddrrttt.....
📨 : "hy raya... kamu lagi apa? boleh aku ganggu engga nih (dika)"
saat raya membaca pesan dari dika, raya cuma tersenyum dan berkata dalam hati "dasar tukang ganggu dari dulu juga ga berubah tukang gangguin orang"
dari kecil dika tuh sudah terkenal anak yang sangat aktif sekali, dia itu pasti gangguin temen-temen nya, semua teman perempuan nya itu pasti selalu di buat nangis oleh nya termasuk raya, setiap hari nya 1 anak perempuan itu di buat menangis seperti ada jadwal target kejahilannya itu. wali kelas nya sudah tidak tau harus berbuat apa kepada dika
__ADS_1
pernah 1 hari dika di hukum oleh wali kelas nya untuk membersihkan toilet selama jam pelajaran pertama, tapi yang terjadi dia tidur di belakang gedung sekolah... selalu aja ada celah untuk menghindar dari hukuman wali kelas nya
tak lama raya membalas pesan dari dika itu
📨: "eh tukang ganggu, aku lagi ngerjain tugas sekolah, jangan ganggu yah" perintah raya
raya pun menyimpan ponsel nya agak sedikit jauh dari nya, takut-takut nanti dika menghubungi nya lagi terus dia ga bisa selesaikan tugas sekolah nya lagi
1 jam kemudian raya selesai dengan tugas nya dan mencoba meraih ponsel nya kembali. ternyata benar ada pesan dari dika
📨 : "oke kamu lanjut kerjakaan tugas nya yah. nnt klo sebelum jam 9 kamu sudah beres kabari aku yah, biar aku telpon kamu nanti"
raya pun coba untuk membalas pesan dari dika itu khawatir ada hal penting yang ingin dia bicarakan
📨 : "aku sudah selesai... kalo kamu mau telpon silahkan"
tak lama setelah terima pesan dari raya, dika pun segera menelpon raya
kring... kring... kring...
📞 raya : "kenapa dika?"
📞 dika : "engga apa-apa cuna pengen telpon aja"
📞 dika : "hahaha emang kalo telpon harus ada perlu terus gitu? ehhh tapi ada deh"
📞 raya : "ada apa?"
📞 dika : "besok aku jemput lagi yah"
📞 raya : "engga usah aku bisa pulang sendiri lagi pula besok aku harus cari barang titipan bapa dulu sehabis pulang sekolah"
📞 dika : "ke besok aku antar yah... byeeee"
dika pun langsung menutup telponnya
"dasar ga sopan main matiin telpon aja, main mau jemput aja lagi" gumam raya dengan sebal nya
⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛⚛
keesokan hari nya di sekolah
__ADS_1
saat jam pulang berakhir raya melangkahkan kaki ke luar kelas akan tetapi ada sosok laki-laki yang menghampiri raya
"hay raya, pulang bareng yuk?" ajak alvin
"maaf alvin, aku engga bisa" jawab raya dengan ketus
"ya sudah engga apa-apa... tapi hari minggu kita jalan yah" dengan tatapan yang tidak bersahabat dari raya sampai memelototkan mata nya ke hadapan alvin...
raya pun segera berlari menjauh dari alvin, malas untuk lama-lama dekat dari alvin
di depan gerbang sekolah sudah ada putri dan dika yang menunggu raya... sambil melambaikan tangan nya putri pun memanggil raya
"raaaayaaaa"
raya berlari menghampiri ke-2 nya
"kenapa kamu lari-lari kayak di kejar hantu aja" tanya dika
masih dengan nafas yang tidak beraturan
"ho'oh" hanya kata-kata itu yang di ucapkan raya
putri pun melihat sekeliling ke arah dalam sekolah
ternyata benar yang di pikirkan putri kalo ada hantu gentayangan di siang hari bolong
"hhhmmm... kamu di ganggu apalagi sama dia ray" ucap putri setelah melihat alvin
"maksud kamu put?" tanya dika dengan bingung yang tidak mengerti dengan kata-kata putri
"udah yuk kita pulang jangan lama-lama di sini" raya sambil berjalan menuju mobil putri dan masuk terlerlebih dahulu
putri dan dika saling berpandangan melihat raya yang sudah ada di mobil putri. mereka berdua langsung menuju ke mobil putri. putri pun masuk ke mobil dan berkata "ray, bukan nya dika jemput kamu... kenapa kamu masuk mobil aku"
raya pun tercengang dan lupa kalo dika sudah bilang akan jemput dia...
"ups sorry dika" sambil melirik ke arah dika
"udah turun dari mobil ku... kasian dika udah jemput masa tetep pulang sendiri" ucap raya
dika hanya tersenyum mendengar kata-kata mereka, dan raya turun dari mobil putri segera menghampiri dika dan pulang bersama dika. sebelum pulang ke rumah, raya pergi ke salah 1 mall terlebih dahulu untuk mencari titipan bapa nya.
__ADS_1
sesampai nya di mall itu mereka segera mencari barang titipan bapa nya raya ternyata barang yang dicari itu saat ini sedang susah di cari sehingga membuat mereka be-2 harus berkeliling mall itu. sekitar 2 jam mereka berkeliling akhirnya mereka menemukan nya. mereka merasa lapar dan langsung menuju food court mall itu saat mereka sedang berjalan ke arah food court ternyata raya melihat alvin yang sedang bersama teman-teman nya makan di food court tersebut
tatapan alvin tajam melihat mereka berdua sedang jalan.. raya sangat tidak nyaman dengan tatapan alvin seolah akan memakan mangsa nya itu. dika tidak menyadari ada keanehan pada raya karena dika masih memutarkan mata nya untuk mencari tempat yang kosong