TEMAN KECIL

TEMAN KECIL
Alvin


__ADS_3

akhirnya dika menemukan tempat kosong untuk mereka, alvin masih menatap tajam ke arah raya dan dika... mereka berjalan ke arah tempat yang kosong itu. saat sedang makan wajah raya sangat gelisah, membuat dika bingung karena pada saat sebelum makan raya tampak ceria


"ray, kamu sakit?" sambil memegang tangan raya, sontak raya terkejut saat dika memegang tangan nya dan dika pun melepaskan nya dan raya hanya menggelengkan kepala saja


"maaf yah ray" raya hanya menganggukan kepala nya


tidak ada kata-kata yang keluar dari mulut raya


akhirnya mereka pun pulang... di tempat parkir terlihat alvin mengikuti mereka, yang membuat raya semakin cemas.


"hay raya" senyum licik yang di tunjukan alvin. raya tidak menjawab nya, tanpa sadar raya memegang tangan dika dengan erat sehingga membuat alvin makin kesal


dika melirik ke arah raya dan bertanya "teman mu?"


raya hanya terdiam tidak menjawab nya.


"maaf kita permisi duluan" pamit dika kepada alvin


alvin segera mengikuti mereka


sesampai nya di rumah raya, dika langsung pamit pulang. alvin tetap mengikuti dika, sampai akhirnya dika menyadari ada yang mengikuti nya dan mencoba berhenti untuk mengetahui siapa yang mengikuti nya.


saat dika menghentikan motor nya ternyata motor yang mengikuti nya itu juga berhenti di depan motor nya dika dan menghampiri dika. dika terkejut ternyata orang yang tadi menyapa raya ternyata dia yang mengikuti nya. tanpa basa basi alvin pun langsung memuluk dika


bhugk.... bhugk.... bhugk....


"apa-apaan ini" tanya dika sambil memegang wajah nya yang sudah di pukul oleh alvin


"jauhi raya jangan coba dekati raya, ngerti ga lo?" jawab alvin sambil berlalu meninggalkan dika


"sial siapa sih tuh orang main pukul aja" ucap dika sambil melajukan motor nya ke arah rumah putri. dia ingin mencari tau tentang laki-laki itu ke putri.


sesampai nya di rumah putri


"habis jadi jagoan yah?" ucap putri saat melihat dika...


"udah lah aku minta air hangat dan handuk kecil dulu sakit nih" ucap dika dan putri meminta kepada bi minah untuk menyiapkan apa yang di butuhkan dika


"ngapain sih kamu kesini kenapa ga langsung pulang, pasti takut di marahin tante sofi yah?"


"bukan tapi aku mau tanya sama kamu siapa orang yang bikin aku kayak gini" putri bingung kenapa dika yang bertanya sama putri


bi minah mengantarkar air hangat dan handuk kecil ke dika...


"makasih bi"

__ADS_1


"iya den" ucap bi minah


sambil membersihkan wajah dika, putri bertanya "maksud kamu apa yah? aku ga ngerti"


"tadi tuh ada orang yang ngikuti aku dari mall, pas aku sadar ada yang ikuti yah aku berhenti. tiba-tiba dia pukul aku deh, habis pukul dia bilang aku ga boleh deketi raya" singkat cerita dika


otak putri langsung berpikir dan mengarah ke 1 orang dan langsung mengambil ponsel dan menunjukan foto orang yang di curigai nya itu


"yang mukulin kamu orang ini bukan?" tanya putri sambil menujukan foto yang ada di ponsel nya


"iya bener, siapa dia?" tanya dika


"alvin" jawab putri


"alvin itu siapa, pacar nya raya?" tanya dika "kalo raya punya pacar aku udah nyuruh kamu jauhi dari awal kamu bilang kamu suka raya" jelas putri


"terus siapa dia kenapa sampai mukulin aku"


"alvin itu orang yang deketi raya dari dulu


✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳✳


alvin itu anak paling pintar dan paling berkuasa di sekolah, siapa sih yang tidak tidak suka dengan alvin, sudah pintar, tampan kayak pula... pasti tidak akan ada yang menolak nya. sedangkan raya wanita yang lebih banyak diam karena dia hanya biwsa banyak bicara hanya di depan orang-orang terdekat nya saja.


sampai ke 1 hari di mana alvin dan teman-teman nya melihat raya mereka langsung mengalihkan pandangan pada alvin. mereka memperhatikan alvin yang tidak melepaskan pandangan pada raya.


"kalo ga salah nama nya raya anak kelas 1-1" ucap riki


"anak nya diam bro... susah deketin nya" ucap roni


alvin hanya mengangguk-anggukan kepala yang menyatakan dia mengerti


"cantik, manis" ucap alvin


ke esokan hari nya di depan sekolah alvin sudah menunggu raya datang... saat alvin melihat raya jalan ke arah lapangan, alvin bergegas berlari


bruughk.....


"maaf aku engga lihat kamu" ucap alvin kepada raya


"iya engga apa-apa" ucap raya singkat


"kamu anak kelas 1 juga yah?" tanya alvin


"iya" sambil menganggukan kepala

__ADS_1


"sama donk kita, kenalkan aku alvin anak kelas 1-3" sambil mengulurkan tangan


"raya anak kelas 1-1" ucap raya


sambil berjalan menuju kelas masing - masing mereka mengobrol


beberapa hari berlalu raya semakin dekat dengan alvin sudah mulai berangkat dan pulang di antar jemput oleh alvin... raya bukan lagi orang pendiam lagi di depan alvin... raya juga merasa sudah mulai nyaman dekat dengan alvin


sampai pada akhirnya raya mendapat kabar kalo alvin itu sakit... lalu raya pun mencoba menghubungi alvin


📨raya : "alvin kamu sakit?"


📨alvin : "iya ray aku sakit"


📨raya : "ya sudah kamu istrirhat yah jangan lupa makan dan minum obat"


📨alvin : "maksih raya"


pada saat pulang sekolah teman nya alvin mengajak raya untuk menjenguk alvin ke rumahnya. raya pun ikut bersama dengan teman-teman alvin. sampai nya di rumah alvin hanya ada pembantu saja yang menemani alvin di rumah. orang tua alvin sangat sibuk sekali sampai tidak mempunyai waktu untuk alvin


"alvin - alvin bisa sakit juga lo?" ucap roni


"sial lo" sambil melempar bantal nya ke arah roni


"alvin gimana keadaan kamu sekarang?" tanya raya sambil tersenyum


"yah seperti yang kamu lihat" jawab nya


mereka pun bersenda gurau untuk mengibur alvin yang sedang sakit sampai tak terasa 1 jam sudah menemani alvin dan teman-teman alvin berpamitan untuk pulang. tiba-tiba pembantu alvin mengantarkan makan siang dan obat-obat untuk alvin


"silahkan di makan den" ucap nya


"makasih bi" jawab alvin


saat raya berpamitan untuk pulang bersama teman-teman alvin. alvin pun mencoba menarik tangan raya


"boleh temani aku makan dulu... setelah itu baru kamu pulang" pinta alvin


raya hanya tersenyum dan menganggukan kepala


"lo semua duluan aja nanti raya pulang di anter sopir" perintah alvin kepada teman-teman nya


"oke bos" ucap nya bersamaan


hanya tinggal alvin dan raya di dalam kamar. raya yang dengan sabar menyuapi alvin karena alvin sedikit manja saat itu ke raya. sambil memegang tangan raya dan membisikan kata-kata pada telinga raya

__ADS_1


" I Love you"


__ADS_2